Too Comfortable

Too Comfortable
part 6



Apakah pikiran ku saja ?....


Tidak ! ini bukan pikiran ku saja , dia benar - benar berjalan ke arah kita berdua tepat didepanku . tiba -tiba suasan terasa dingin seperti ada yang menusuk , aku tahu mungkin dia sengaja ingin mempermainkan ku dengan ini .


"Maukah kau menjadi pasangan ku nona Lin ?."Ucap Artha seraya mengulurkan tangannya dan tersenyum dihadapan ku , jika aku menolak mungkin hal buruk terjadi padaku.


" Baiklah ." apa daya upaya ... hiks..hiks..


aku tidak bisa menolaknya hanya untuk kali ini saja Ya Tuhan .....


Setelah Artha mengajak Zeline" Siapa aku ? dimana aku ? XiaoLine dia jahat !" dan meninggalkan Nina sendiri di luar .para tamu juga agak ribut setelah melihatku berjalan masuk bersama dengannya.


🗣" hey .. kau lihat ? biasa nya Tn.Artha s'lalu berjalan bersama nona Marina ."


👥" iya .. iya .. betul ! kemana nona Marina ? kenapa dengan gadis ini , dia memang cantik namun siapa tahu dia wanita yak tahu diri ."


Dalam hati , aku penasaran siapa Marina itu ? hiks...hiks...pokoknya baru juga datang reputasi sudah hancur begini. " Hei kau sengaja ya ?! "Tanyaku kesal pada Artha namun , kulihat wajahnya yang dingin dan datar ini tidak berubah sedikitpun .


" memangnya kenapa ? kau asistenku , tidak mungkin kan kau membiarkan bos mu kesulitan ? " Balas Artha seperti tidak ada yang terjadi apa - apa , tapi itu juga tidak menghentikan untuk para gadis ini menghampirinya , banyak wanita yang menyapa nya minum dan berkenalan.


" maaf ."Seketika Artha mengernyitkan dahinya ia tampak kesal di kelilingi oleh banyak wanita , Zeline yang tadinya disamping Artha kini agak menjauh setelah banyak para wanita itu menghampiri Artha . Ukh..namun aku merasa seperti ada yang memberiku senyum licik " maaf kan aku nona - nona , aku sudah punya pacar takutnya ia akan marah ." jawabnya pada para wanita itu , aku tahu dia mempersulitku dengan ini , para wanita itu juga menatap tajam ke arahku . seakan akan aku melarang si Artha gila hump lihat bagaimana aku mengatasi ini hehehe😈.


" Aigoo..maaf kan aku nona - nona kali ini aku tidak akan marah padanya , karena sepertinya nona - nona ini juga orang yang baik ."Ujar ku pada wanita itu hihihi ... lihat bagaimana aku mengatasi.


👥" ah.. nona ini sangat baik pada Tuan Artha , siapa namamu nona ? "


" namaku Lin Zhe panggil saja aku Lin , kalau begitu aku pergi dulu ya ."setelah beres berurusan dengan para wanita gila itu , aku menjumpai Nina dan memberi selamat pada kedua pasangan .


" Hei Xiao kau tahu ? calon kakak sepupuku berasal dari keluarga Xia lho , apa kau kenal ?."


" Tidak , mungkin dia kerabat kakek yang dibicarakan itu . jika ada waktu aku akan mencoba bertanya padanya ." Mungkin dia Tian Xia , suatu saat mungkin aku juga akan berkunjung pada rumah paman jika terkena masalah.


" Apakau sudah cukup bersenang - senang ?" suara yang terdengar familiar ini sangat menusuk , membuatku takut untuk menoleh kearahnya .


" i...iy..iya.."Suara ku terbata - bata untuk menjawabnya mungkin sebentar lagi aku akan terkena amarahnya .


"ahhaa..hahaha.. Tn.Artha mungkin aku , aku akan segera pulang sekarang ."


jawabku kata - kata ini sudah ada dipikiranku , ini efektiv untuk menghindarinya .


" biarku antar kau pulang ."Ucapnya seraya mengejarku dan menggenggam tangan kecilku.


(Deg.........Deg...Deg....)


Perasaan ini terasa aneh setelah ia menggenggam tanganku , apa mungkin aku terlalu mabuk saat tadi minum ?


" Baiklah ."


Jawabku reflex setelah ia berbicara . Dalam hati , Hwuaaaaaa...apa yang aku lakukan ? bukankah aku tadi sengaja menghindarinya , kenapa aku malah menerima ajakannya .


Diperjalanan pulang didalam mobilnya Artha , suasana ini sangat canggung aku terus memikirkannya sulit dipercaya dia tadi menggenggam tangan ku , hiks...hiks..sepertinya aku disihir olehnya .


" Baik , sudah sampai ."Ujar Artha untuk memberhentikan mobil nya , namun kelihatannya Zeline sedang melamun ia tak mendengarkan ucapan Artha barusan.


"Hey , tak ku sangka kau sangat ingin bersamaku ." sekejap aku tersadar saat ia mengucapkan katanya , aku terus melamun memikir kan bagaimana ia menggenggam tangan ku tadi ?


"ah...maaf kan aku Tuan aku sedikit lelah ... hhaahaa..terimakasih telah mengantarku ." serentak balasku , dan langsung memasuki pintu rumah ku yang sudah sejak tadi di depan mata . namun aku penasaran apa dia sudah pergi atau belum .


• Rumah Artha ,,


Huh .. tak kusangka aku akan mengantar wanita emosian itu pulang ke rumahnya . dan membuat ku menggenggam tangannya dengan tidak sengaja . ternyata dia menarik juga , bisa membuatku untuk memikirkan nya. untuk kedepannya dia adalah wanitaku , wanita milik Artha Mulya .


//•Pukul 06.00 AM .........


⏰ Kring .. kring .. (suara alarm)


Zeline yang masih bermimpi di kasurnya melupakan status pekerjaannya sebagai asisten Artha . Lama kelamaan suara alarm mengganggu mimpi nya dan teringat hari pertama bekerja nya sebagai asisten " Hoaammmm....pukul berapa ini ? " raut wajah yang masih mengantuk menatap ke arah jam dipinggir kasurnya ," Ya Tuhan ..!! hari ini , hari pertama aku masuk kerja dan aku sudah telat ?!" setelah mengetahui bahwa dirinya akan terlambat , ia terburu - buru bersiap untuk berangkat bekerja.


(📲 Suara panggilan )


Nomor tak dikenal xxxxxx


Nomor siapa ini " Halo ?? dengan siapa saya berbicara ? "


" Kau beraninya terlambat nona Lin ! , cepat kesini langsung masuk keruangan ku segera !! " ( Tut....tut...tut...tut..)


Suara amarah ini tidak lain tidak bukan ialah iblis Artha , hari pertama aku sudah terlambat entah hukuman apa yang akan dia berikan padaku ?


• Pintu depan Ruang Owner •


(tok ...tok ...tok...)


Harus kah aku langsung masuk ? pekerjaan apa yang akan aku lakukan ," Permisi tuan Ar--//"sebelum aku selesai berkata pintu ruangan nya terbuka dan langsung dibuka oleh Artha sendiri .


" Cepat ikuti aku untuk kau bekerja ." ujar Artha seraya menyuruh Zeline untuk mengikutinya .


Dalam hati , tak kusangka aku berada didalam lift yang sama denganya . Tapi , ini langsung menuju lantai dasar sebenarnya bagaimana pekerjaan ku ini.


dilantai dasar aku mengikutinya sampai tempat parkiran , di juga mengarah pada mobilnya mungkinkah dokumennya berada di dalamnya.


" Apa yang kau tunggu ? cepat dan masuk kedalam mobil ."ucap Artha menyuruh Zeline untuk masuk bersamanya.


" sebenarnya apa pekerjaan ku sebagai asistenmu ? " Tanya ku pada Artha , karena ini sangat aneh.


" pekerjaan mu cukup turuti apa kata perintahku ."Jawabnya serius dengan menegaskan bahwa ia bos nya .


Selang beberapa waktu mereka berhenti di Sebuah restoran pribadi milik Artha , Zeline yang masih tampak kebingungan karena dia mengajaknya ketempat ini .


" ini tidak terlihat seperti bekerja ."ujar Zeline kebingungan .


" tentu saja kau sedang bekerja , kau bekerja menemaniku sarapan pagi disini ." jawab Artha dan menarik tangan Zeline untuk masuk kedalam bersama nya.


Kenapa ini kebetulan sekali , aku sama sekali belum memakan apapun . dan aku berencana untuk tidak sarapan dulu hari ini , tidak kusangka dia malah mengajakku sarapan bersamanya dia sedikit kelihatan tak berperasaan ternyata dia masih memiliki sisi kehangatan juga.


Ditengah - tengah kami sedang menyantap makanannya , tiba - tiba saja dari kejauhan aku melihat seorang perempuan cantik sepertinya dia kenal dengan Artha , mungkin dia berniat untuk menjumpai Artha juga .


Siapa wanita cantik ini ?


(Jangan lupa like , komen dan berikan dukungan vote kalian )


Trimakasih