Too Comfortable

Too Comfortable
part 3



 


🏠


 


- Kediaman Herman Xia -


Hari itu Herman Xia tepatnya adik Ryan Xia (ayah Zeline) yang kebetulan ayahnya Lina Xia , sepertinya ia tampak amat kesal karena saham Perusahaan Xia yang sudah jatuh ke tangan adiknya belum juga dapat diambil alih .Lina Xia seringkali menghabiskan uang ayahnya , karena dari kecil dia sudah dimanja dan belum bisa belajar berbisnis ,


"Kamu memang tidak bisa diandalkan !! Sungguh menyesal aku membiayai dirimu !."dengan nada kesal nya Herman Xia membantingkan barang apa saja yang ada di dekat nya kearah lina .


"Maaf Ayah (menangis terisak-isak) , lain kali aku akan mulai belajar sgala tentang perusahaan untuk membantumu ayah....hiks hiks...."jawab lina menangis ketakutan.


Kamu tidak bisa lihat hah ?!! Anaknya Ryan dia sudah bisa berbisnis , tidak seperti kau !!."ujar nya kesal .


Ayahnya yang masih tampak agak kesal pergi meninggalkan lina yang tengah menangis karena dimarahi habis-habisan oleh ayah nya itu.


"Lihat saja ! Aku tidak akan kalah dari Zeline itu , dari dulu sampai sekarang dia selalu menang Tapi , kali ini aku juga tidak akan kalah !!."Gumamnya lina .


Dari dulu lina memang selalu terbelakang , mulai dari kasih sayang dari kakek Walaupun XiaYi kakek mereka mempunyai banyak cucu namun yang paling ia sayangi hanyalah Zeline , bahkan Zeline dari kecil selalu mendapatkan apa yang tidak didapatkan oleh cucu lain .


- Malam Hari -


(Kamar Zeline)


Senja telah pergi kini malam mulai sepi , bersama dingin yang setia menyelimuti . Entah apa yang membuat malam ini begitu sepi , padahal hidup ini telah lama tercukupi..Rumah..Harta...kehidupan yang mewah...kurangnya kehangatan kah ? Kurangnya sebuah keluarga ? Rasa sakit di masa lalu..aku ingat dengan sangat jelas 6 tahun lalu waktu itu ibu memang benar-benar menyayangiku dengan sangat tulus kehangatannya sehangat mentari pagi . Tapi mengapa ibu berselingkuh ? Dan juga rasanya ibu seperti dijebak oleh seseorang , setelah rumornya juga ibu menghilang tanpa ada jejak .


' Rasanya Dunia Ini Sangat Tak Adil '


Pagi hari ini , Zeline sangatlah sibuk akan pekerjaannya yang sangat mendadak , apalagi semalam ia kurang tidur..banyak beban pikiran pula ,"Rasanya agak bosan menjalani kehidupan seperti ini ."Ucap Zeline dengan nada lesunya.


"Selamat pagi direktur Zeline !! semalam pasti tidurmu sangat nyenyak yah...sampai sampai terlihat jelas di wajahmu."Ucap arya yang tiba-tiba muncul dihadapan Zeline.


dalam hati ,'jelas-jelas dia tahu hari ini muka gue gak mood banget , huuh pria aneh.


Zeline juga menghiraukan sapaan tsb,"Hey..semangat banget yah !..sampai sampai aku nyapa aja nggak dianggap nih."


"Bukan urusanmu , mengerti ?!."jawab Zeline ketus.


Rapat pagi ini begitu mendadak , Zeline yang semalam tidak terlalu memikirkannya karena rapat nya akan diadakan di jam setelah makan siang tiba-berganti jadwal .


Sesaat terlintas sesuatu pikiran di kepalanya , ia juga sudah bosan mengurusi dengan segala hal yang menyangut perusahaan. Zeline segera bergegas untuk menyampaikan keinginannya , Namun untuk saat ini jadwal kerja ayahnya sangat padat .


"kaya nya cuma bisa ngomong di rumah ya."ujar Zeline.


 


🏠


 


- Kediaman Ryan Xia -


Saat ini dirumah nya Zeline sedang menyampaikan keinginannya kepada ayahnya , "Bukannya nggak bisa , cuman ayah khawatir sama kamu yang belum terbiasa dengan kehidupan seperti itu ."jawab ayah Zeline yang tengah sangat cemas.


 


*🕴\- mohon maaf , Tn.Yi datang untuk berkunjung* \-


 


Dalam hati Zeline terpikir untuk meminta bantuan dari kakeknya , karena Zeline ialah cucu kesayangan nya . Terlebih lagi kakek nya sangat suka dengan keturunannya yang hidup mandiri.


Zeline pun menjelaskannya juga kepada kakek nya , setelah panjang lebar di jelaskan nya tentu saja kakek nya sangat menyetujui akan hal ini .


"Zeline .. tentu saja kamu dapat melakukannya , namun apakah kamu siap melakukan kehidupan itu ? kamu juga harus mulai belajar mencari uangmu sendiri mulai dari nol apa kamu siap ?."tanya dari kakeknya


"Zeline si....//"jawabnya namun zeline belum beres berbicara omongannya sudah terpotong.


"kami juga hanya akan menyiapkan tempat tinggal mu dan tujuanmu saja , apa masih sanggup?."tanya nya lagi


"Zeline siap kek , apapun yang terjadi !."


Akhirnya kesepakatan pun telah tercapai namun ayah zeline masih mengajukan pertanyaannya,"Tapi pah..bisnis Zeline siapa yang kelola..aku juga gak mungkin atasi semuanya."ujar ayah zeline.


"Kamu tenang aja bisnis dan investasi cucuku akan diurus semuanya untukku dan Keberangkatannya menuju Inggris."Jawabnya serius dari seorang paruh baya.


•Jangan lupa like dan komenannya ya temen²