The young marriage &Attack On Titan•

The young marriage &Attack On Titan•
6



Lalu bibi mendekati Carla, "nyonya pagi ini mau sarapan apa??" ucap bibi Ani yang tersenyum.


"oh ya, kamu mau sarapan apa sayang??" tanya Carla ke Lucy.


"nasi goreng aja ma" jawab Lucy.


"nasi goreng ya bi, terimakasih" ucap Carla yang tersenyum manis.


"baik nyonya, saya buatkan" jawab bibi Ani, lalu ia pergi ke dapur dan membuat sarapan.





"iya anjir, lawak banget kalo belum kerjain tugas mereka, nanti Lucy bakal kasih tau lagi ke mereka njir" Eren mengoceh panjang lebar tetapi zeke hanya mengangguk paham.


Sembari menuruni tangga Zeke dan Eren mengobrol, lalu di susul dengan papa yang juga menuruni tangga sembari membenarkan lengan kemeja putih nya.


"pagi mama cantik" sahut Eren yang tersenyum ke Carla.


"pagi ma" ucap Zeke yang tersenyum tipis.


Lucy berdecih, "cih, modus" gumam nya, lalu Eren melirik Lucy, "ngomong apa lo tadi?" tanya Eren kepada lucy.


"enggak, gue ga ngomong apa apa" ucap Lucy cepat.


Eren mendekati Lucy lalu mencubit pelan pipi nya itu, "bohong banget adek gue ya!" ucap Eren.


"ih sakit anjir" ucap Lucy yang melepas tangan Eren, yang mencubit pipi nya.


"lo itu gemes pipi nyaaa, sini gue gigit pipi lo geregetan gue liat nya, kayak ngeliat bakpao tau gak" ujar Eren yang gemas dengan lucy, dan masih mencubit pipi Lucy pelan.


"ih apa apaan dah!, sakit ren" ketus lucy.


"iya iya maaf, udahan nih" ucap Eren yang terkekeh kecil, lalu melepas cubitan nya itu.


Carla menggeleng kepala pelan, ia tersenyum tipis melihat kelakuan anak nya itu. "kamu ini usil banget sama adek kamu ren" ucap Carla kepada Eren.


"orang dia gembul pipi nya jdinya gereget liat pipi nya Lucy ma, maaf" ucap Eren yang tertawa.


"cih, sial, sakit banget" gumam Lucy yang memutar bola mata malas.


Zeke hanya tertawa melihat mereka, lalu papa datang, "ada apa ini pagi pagi udah ribut" ucap Grisha yang datang sembari memegang tas laptop nya.


"hayoo papa dateng" ucap Zeke.


"sakit anjir" ketus Lucy kepada Eren.


"iyaa maaf, ga lagi lagi dah maaf yak" ucap Eren yang tertawa.


"eh papa hehe lagi bercanda aja kok" ucap Eren.


lalu Zeke mendekati lucy yang sedang mengusap pipi nya pelan, "sakit banget ya?" tanya Zeke kepada lucy, ia meletakkan tangan kanan nya di pipi lucy, lalu mengusap nya pelan.


lucy hanya mengangguk pelan, "masih sakit?" tanya zeke kembali.


"udah ga terlalu sakit sih" ucap lucy, dengan wajah dingin nya itu.


kok detak jantung gue ga teratur ya...?, gue salting....?


lucy berpikir sampai akhirnya Eren tersenyum jail melihat mereka berduaan seperti itu, "ekhem ekhemm!!, cieee ciee" sahut Eren kepada lucy dan Zeke.


seketika lucy menoleh ke Eren lalu menyipitkan kedua mata nya, "kenapa lo" ucap lucy, dengan suara nya yang datar.


"cih menyebalkan orang satu ini, untung abang gue kalo bukan udah gue makan ni orang" batin lucy yang geram.


"cocok juga kalian berdua" celetuk Eren, yang seketika membuat Lucy, Zeke, dan juga Carla membelalakan kedua matanya lalu mengkerut kan keningnya kecuali Lucy.


"anjir, apa apaan lo ren kek gitu" ucap Zeke yang mengerutkan keningnya.


"Eren... " ucap Carla pelan lalu menggeleng kepala pelan.


"maaf ma, bercanda doang kok" ucap Eren.


.


.


.


Lalu bibi datang, "nyonya sarapan nya sudah siap, ini tuan kopi anda" ucap bibi ani sembari tersenyum.


"baik bi, Terimakasih ya" Carla pun berdiri, "ayo sarapan dulu kalian, nanti setelah sarapan kalian berangkat ya, jangan telat kayak Eren" ujar Carla, sembari menyindir dan melirik Eren.


"dih ma, parah banget" lalu Eren mendekapkan kedua tangan nya.


"makanya jangan tidur kemaleman" sahut Grisha yang sedang menyeruput kopi.


"papa juga ikutan nih, parah banget" ucap Eren, lalu ia memutar bola mata malas.


................


lucy pun selesai sarapan, lalu Zeke bertanya kepada lucy, "mau bareng sama gue atau sama supir mama?".


"hm, bareng lo aja deh, siapa tau mama mau pergi kan" ucap lucy yang menerima tawaran Zeke.


"oke, kalo gitu ayo lah berangkat" zeke mengambil kunci mobil milik nya, lalu menggendong tas hanya sebelah.


Begitu juga Lucy ia mengambil tas menggendong tas sebelah saja. "ma Lucy sama zeke berangkat dulu ya" ucap Zeke yang tersenyum.


"oh iya, hati hati ya kalian" jawab Carlq yang juga tersenyum.


"ma, Eren juga berangkat ya" sahut Eren lalu menyium pipi Carla.


"iya iya, hati hati juga kamu ya" ucap Carla.


"papa berangkat dulu ya ma, kalo ada apa apa kasih tau papa ya, bisa juga kasih tau ke sekertaris pribadi papa juga ya" ujar papa yang sembari mengelus pundak Carla dengan pelan.


"iya, pa, mama bakal kabarin kok" ucap Carla ia tersenyum manis.


"yaudah papa berangkat ya" Grisha pun berjalan keluar.


"iya hati hati" sahut Carla





Zeke menyalakan mobil Mercedes berwarna hitam nya yang mewah itu, "ayo masuk, telat nih nanti, kita ada rapat kan" ujar Zeke kepada Lucy.


"iya" jawab Lucy, lalu ia masuk ke dalam mobil tersebut.


"Eren naik motor ya?" tanya Lucy kepada Zeke, zeke yang sedang menggunakan seat belt pun menoleh sedikit.


"iya, kenapa emang?" tanya Zeke kembali sembari menyetir mobil.


"gapapa sih, tumben aja dia ga bawa mobil" ucap Lucy yang terkekeh kecil.


Zeke menyeringai, "hmm, palingan ga ada temen nya aja makanya ga naik mobil, biasanya kan Lo bareng sama dia" ujar Zeke.


Zeke membuka kaca mobil lalu ia mengangguk pelan ke penjaga gerbang rumah, "pagi tuan muda" ucap si penjaga gerbang rumah, sembari mengangguk dan tersenyum.


"jangan pake tuan muda lah, Zeke aja" ucap Zeke yang tertawa kecil.


"waduh, ga sopan saya kalo manggil nama kayak gitu, mendingan tuan muda saja" ujar penjaga gerbang rumah, ia tertawa.


"yaudah deh, gapapa terserah bapak aja" jawab Zeke.


"saya berangkat dulu ya pak" ucap Zeke, lalu ia kembali menyetir mobilnya.


"iya tuan muda, hati hati" sahut penjaga gerbang rumah.





"ciailah di panggil 'tuan muda' ga tuh" ucap Lucy yang menaruh dagu nya di tangan, sembari melihat ke kaca mobil.


"njir kayak apaan aja gue di panggil gitu" ucap Zeke yang terkekeh kecil.


"tapi cocok sih" gumam Lucy.


"hah?, cocok?" tanya Zeke yang sedikit menoleh ke Lucy.


"enggak kok, gapapa, gue liat itu tuh banyak banget yang lagi jalan kaki" ucap Lucy cepat, ia sedikit gugup.


... Bersambung ...


...****************...