
"aku cinta kamu Cin.. aku ga akan lepasin kamu", Cindy membalas pelukan gw dengan tangis bahagia. "Zinn tidak akan ragu-ragu saat bertemu kita nanti, apakah kamu masih mau ikut dan melawan dia?", tanya gw,
"Aku akan lindungi kamu dari Zinn..", jawab dia pasti. Dan kitapun berangkat ke medan perang.
.................................
Strategi kali ini lumayan susah. Setiap job ditugaskan berpasangan dengan job lainnya dan menjadi satu tim. Sebenernya gw dan Cindy berbeda tim, tapi karena gw ga mau jauh dari dia, gw minta tukeran sama kk lilsquall yang jadi partner dia. Untungnya dia setuju... bagus deh.
Seperti biasa, incaran pertama Cora adalah Chip Bellato, artinya bertemu lagi dengan Zinn. Sesaat sebelom nyerang, gw menatap Cindy dengan penuh ragu, tapi dia membalas tatapan gw dengan sangat yakin, membuat pede gw balik lagi. Akhirnya perintah dari Archon pun turun, kita semua menyerang dengan penuh semangat.
Bener aja Zinn ada di barisan paling depan. BMAUnya berdiri tegak bagaikan sebuah monster yang bersiap menerkam gw, Dengan buff2 yang diberikan dari Cindy, kita berduapun dengan yakin menyerang BMAU Zinn, sialnya, serangan gw masih terlalu cupu untuk BMAUnya Zinn, masih aja 1 1 1 1 1 yang keluar. Zinn menyerang gw dengan membabi buta, seolah ingin menghancurkan gw sampe ke tulang yang terakhir. Gila nih si Zinn, gw tau dia cemburu, tapi sampe segininya?! Dibelakang gw, Cindy sedang mempersiapkan diri untuk summon isis, sayangnya gw udah mulai kepayahan, lagi-lagi gw dihempaskan oleh Zinn, sementara Cindy belom bisa bergerak karena sedang persiapan. Untung gw ditolong sama kk Arcueid, si templar cewe. Mantap juga serangannya bisa bikin itu BEMO cape juga. Tapi ternyata ga bertahan lama juga dia, dan Zinn pun dengan sukses mementalkan dia. Saat Zinn berbalik arah untuk mendatangi gw lagi, BLAARR!!!
Rupanya isisnya Cindy sudah siap dan menghancurkan lengan kanan BMAU itu. Keliatan banget kalo si Zinn shock, Cindy belom berhenti disitu, dia memerintahkan isis menyerang lagi, kali ini serangan dilancarkan ke tangan kiri BMAUnya. BLARRR!!! Keliatan banget kalo Cindy ga mau membunuh Zinn dan tidak mengarahkan serangannya kebagian vital BMAU Zinn. Zinn mulai bergerak ke arah Cindy, oi..oi..?! masa sih dia mau nyerang Cindy?! Cindy keliatan aneh...dia... pucat?? dan keliatan lemes?? kenapa dia?? apa dia belom bisa nguasain isis seutuhnya?? hei!! sadar! Cindy sekali lagi memerintahkan isis untuk menyerang Zinn, kali ini kearah kokpitnya. DARR!! Serangannya kali ini tidak bertenaga, ga bisa apa sengaja?? Tapi serangannya cukup membuat kokpit Zinn hancur sebagian, dan gw rasa cukup untuk gw tembus dengan pedang gw.
Saat Zinn udah cukup deket dengan Cindy, Cindy udah ga bisa bergerak dan terduduk di tanah, sementara isisnya udah menghilang. Zinn terus mendekati Cindy, sepertinya dengan maksud buat nginjek Cindy. Sebelom Zinn sempet deket sama Cindy, gw udah bisa sampe ke depan dia dan berdiri diantara Zinn dan Cindy, gw bisa liat tampang Zinn di celah yang dibuat oleh isisnya Cindy pada kokpit BMAU itu. Gw pun melancarkan jurus andalan 'Thrust' untuk menghentikan Zinn untuk selamanya! saat gw menusukkan pedang gw ke arah kokpit Zinn, tiba-tiba ada sekelebat bayangan dari belakang gw, dan sebelom gw menyadari apa yang terjadi, JLEBB.....!!
"Maafin aku Vi... kamu... adalah orang yang... paling aku cintai... belahan jiwa.. aku", kata dia sambil menahan sakit, yang membuat air mata gw tambah deras. "Tapi aku ga mau.... kamu membunuh seorang sahabat.... yang udah kamu sayangi selama.... bertahun-tahun hanya demi aku...", aku mencoba mengatakan sesuatu, tapi Cindy menutup mulut gw dengan jarinya. "Kamu adalah.. cinta sejati aku... aku bahagia bisa dipertemukan... sama kamu.. maafin aku ya, Vi... aku akan selalu mendampingi kamu... meskipun dari dunia lain....aku.... cinta.... kamu...", dan diapun menghembuskan nafasnya yang terakhir di pelukkan gw. Gw pun berteriak histeris ke langit...
"UWWAAAAAAAA....!!!", tiba-tiba badan Cindy bersinar dengan terang seiring teriakan gw, dan perlahan-lahan tubuhnya menghilang menjadi butir-butir sinar yang melayang ke langit. Gw memperhatikan dengan penuh takjub pemandangan itu, karena gw belom pernah ngeliat hal seperti itu sebelomnya, para patriot Cora yang berada disekeliling gw pun menghampiri gw dan melihat pemandangan menakjubkan itu. Dalam beberapa saat, sinar-sinar itu membentuk lagi sebuah wujud yang bersinar terang. Dan dihadapan gw hadir sesosok isis! dengan wajah dan tubuh Cindy!!
Cindy yang berubah wujud itu membuka matanya dan tersenyum kepada gw. Gw jadi teringat kata-kata si dokter kepada gw, 'menurut legenda, para isis yang dimiliki oleh para summoner yang dulunya cowo semua, adalah perwujudan cinta dari kekasihnya yang sudah tiada...', gw pun berdiri dihadapan Cindy dan wujud isisnya. Gw menyentuh pipinya, dan terasa hangat sekali, bukan hangat orang biasa... Cindy dalam senyumnya berkata,
"aku akan tetap berada disisi kamu... selama kamu mau..", setelah dia berkata itu, tiba-tiba tubuhnya bercahaya terang kembali membuat gw menutup mata, saat itu gw merasakan sesuatu merasuki tubuh gw. Dan setelah gw membuka mata, Cindy sudah tidak ada, tapi gw merasaka, sesuatu yang hangat didada gw...... Cindy... orang yang paling gw cintai... adalah summmon isis gw sekarang......
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
To be continued