THE SECRET CRUSH

THE SECRET CRUSH
11



Lee Ji Eun


Drrrrrrtt


Ponsel Ji Eun berdering di atas meja nakas kamarnya, mungkin menjadi kebiasaan mendapat telepon dari Park Seo Joon membuat Ji Eun selalu gelagapan setiap kali ponselnya mendapat panggilan telepon.


Sama seperti saat ini, Ji Eun sampai setengah berlari keluar dari dalam kamar mandi dengan rambutnya yang masih basah tak terbalut handuk dengan sempurna, saat mendengar dering ponselnya.


Jeduuggh


"Aduh! Aduh! Aduh!" rintih Ji Eun kesakitan sambil lompat-lompat dengan satu kakinya dan kaki lainnya ia angkat dan dipijatnya karena tak sengaja membenturkan kakinya di ranjang.


Dering ponsel pun terus berbunyi seakan memang berharap telepon tersebut segera diangkat, Ji Eun pun meraih ponselnya.


...📞Huang Zitao is Calling...


"Aduh bikin kaget aja, aku kira dari Direktur tapi ternyata dari Tao..." gumam Ji Eun melihat tulisan dilayar ponselnya.


Ji Eun menjawab panggilan itu, "Halo Tao, sudah lama ya, apa kabar?"


"Tidak, kabarku tidak baik..." jawab Tao dari seberang telepon.


"Apa?! Kenapa?! Ada apa?!" tanya Ji Eun sedikit panik.


"Aku putus dengan Irene," jawab Tao dengan nada bicara yang sendu.


**


"Ji Eun, my bestfriend~~" sapa Tao melambaikan tangannya tinggi.


Aku membuang nafas jengah setelah menemukan dimana meja Huang Zitao setelah dia dengan heboh menyapaku seperti itu, lihat dia...


Ckck pria yang sedang patah hati yang melampiaskannya dengan minuman, jelas sekali kalau Tao saat ini sudah cukup mabuk.


"Tao, kamu minum berapa banyak?!" tanya Ji Eun tepat di meja Tao.


"Aku kangen kamu, temanku~~" ucap Tao yang tiba-tiba bangkit berdiri dan memeluk Ji Eun.


"Iya, iya, tapi sekarang cepat lepas pelukanmu! Kamu sangat berat tahu!" Ji Eun berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan pelukan itu dan kembali mendudukan Tao ke kursinya seperti semula.


"Hiks Irene bilang, aku tidak benar-benar menyukai dia, katanya di sekelilingku terlalu banyak orang atau apalah..." cerita Tao sambil terus meneguk minuman kerasnya.


"Apa maksudnya?" tanya Ji Eun bingung.


"Dia curiga aku selingkuh," jawab Tao seadanya.


"Kamu kan suka bersosialisasi, kenapa jadi selingkuh?" ujar Ji Eun.


"MAKANYA! MEMANGNYA DI SEKITARKU ADA WANITA LAIN?!" pekik Tao dengan entengnya.


Huang Zitao!!! Terus aku ini apaaaaaa?!


"Eh, tapi Ji Eun juga seorang wanita ya~~" ucap Tao sembari menepuk-nepuk lembut kepala Ji Eun.


Degg


Kedua mata Ji Eun membulat sempurna, merasakan sentuhan lembut di kepalanya dari tangan besar Tao, melihat senyuman Tao yang menyipitkan kedua matanya sempurna saat dia sedang menepuk-nepuk kepala Ji Eun, berhasil membuat Ji Eun mematung untuk beberapa menit dan tak bisa melepaskan pandangannya dari wajah Tao.


"Malam ini kamu harus minum temani aku, aku lagi sedih banget tahu... Nah, ayo bersulang demi persahabatan kita~~" ujar Tao menyodorkan segelas minuman kelas ke Ji Eun.


"Hahaha iya, per-sa-ha-bat-an," ucap Ji Eun dengan nada getir menerima minuman itu untuk bersulang kemudian meminumnya dengan sekali teguk.


Tao kelihatannya sedih sekali, pada akhirnya dia tidak lama juga pacaran dengan Irene.


Dipikir-pikir selama 8 tahun berteman, Tao tidak pernah bertahan lama saat pacaran, makanya dulu ku pikir mungkin saja aku akan bisa bersama Tao.


Aneh!


Padahal dulu jantungku selalu berdegub sangat kencang setiap kali bersamanya, tapi tadi dibandingkan berdebar lebih tepatnya itu hanya rasa terkejut saja setelah dia menangis seperti orang bodoh lalu tiba-tiba tersenyum dan menepuk-nepuk lembut kepalaku.


Apa sekarang pada akhirnya aku sudah terbiasa dengan sikapnya?


...•••THE SECRET CRUSH•••...


Han So Hee


Han So Hee berjalan dengan sangat elegan memasuki lobi sebuah perusahaan yang cukup luas. Sesampainya di meja resepsionis, lantas Han So Hee menaruh salah satu lengannya disana dan memainkan jarinya mengetuk-ngetukannya dengan sangat manis.


"Ada yang bisa saya bantu, Nona?" tanya wanita pegawai resepsionis Seo UN Grup.


"Ah, saya ingin bertemu dengan Direktur Park Seo Joon," jawab So Hee.


"Apa anda sudah membuat janji?" tanya kembali wanita pegawai resepsionis itu.


"Ah, janji temu ya... Bilang saja, Han So Hee dari Han Jin Enterprise ingin bertemu," ujar So Hee.


"Maaf Nona, tanpa membuat janji sebelumnya, anda tidak dapat menemui Direktur," jelas wanita pegawai resepsionis itu.


"Saya minta tolong, anda sampaikan saja dulu ke Direktur Park Seo Joon kalau saya--" paksa So Hee sedikit menarik perhatian orang-orang di lobi.


"Ada apa ini?" tanya seorang pria yang tiba-tiba muncul berdiri di belakang So Hee.


"Selamat siang Pak Direktur. Ah, Nona ini memaksa untuk menemui anda," jelas wanita pegawai resepsionis.


"Di-rek-tur....?" gumam So Hee membalikan tubuhnya, menemukan sosok pria tersebut.


"Ah, bukan beliau, yang saya maksud Direktur Park Seo Joon," lanjut So Hee menjelaskan sedikit gelagapan bergiliran menatap ke wanita resepsionis dan pria tersebut.


Pria itu mendekatkan langkahnya, membuat tubuh So Hee dan pria itu berdiri berhadapan cukup dekat.


"Saya Park Seo Joon, anda siapa?" tanya pria itu.


"APA?" pekik So Hee syok tak kuasa menahan tinggi suaranya.


**


"Jadi, pria itu adalah Sekretaris anda?" tanya So Hee menunjuk Song Kang yang duduk di salah satu meja restoran disana tak jauh dari meja So Hee dan Seo Joon.


"Benar. Jadi, anda Han So Hee asli?" tanya Seo Joon.


"Iya benar saya-- HAH APA? KENAPA ANDA--?" pekik syok So Hee kembali, Lagi-lagi tak kuasa menahan emosinya.


"Saya sudah tahu semuanya," ujar Seo Joon dengan menunjukan senyum miring nya menatap Han So Hee di depannya.


"Jadi, apakah anda mau bekerjasama?" lanjut Seo Joon.


Aku memberanikan diri untuk mendatangi 'lelakiku' untuk mengajaknya pergi makan siang bersama, tapi apa ini?!


Aku mendapatkan banyak sekali kejutan yang sama sekali tak terduga, bersyukur karena tidak jadi mengkhianati usaha kerja keras sahabat tersayangku, tetapi juga secara tiba-tiba aku terjebak sendiri ke dalam masalah yang sudah aku timbulkan.


KENAPA AKU JADI TERJERAT DENGAN PARK SEO JOON SI PASIEN SAKIT JIWA INI?!


Siang itu mereka bertiga menikmati makan siang bersama dengan Song Kang yang turut bergabung ke meja mereka berdua dalam suasana kecanggungan yang sangat luar biasa berkat aura mematikan yang berasal dari Park Seo Joon.


Dari makan siang tersebut, Han So Hee pun menyadari sesuatu bahwa ternyata begitu sangat menyiksanya berasa di dekat seorang Park Seo Joon.


Sekarang aku merasa sangat berdosa pada Ji Eun sayangku... Pasti sayangku amat sangat menderita selama ini gara-gara aku.


"Maaf, waktu itu saya tidak sempat memperkenalkan diri dengan benar sehingga menimbulkan salah paham yang cukup membuat anda bingung," ujar Song Kang berjalan di samping So Hee mengantarnya ke mobil So Hee terparkir.


"Ah, tidak apa-apa, kemarin juga salah saya karena memotong anda saat berbicara jadi..." ucapan So Hee menggantung, ia tak sampai hati menjelaskannya karena hal itu mempermalukan dirinya sendiri.


"Perkenalkan, saya Song Kang Kepala Sekretaris Seo UN Grup," ujar Song Kang sepertinya ia memang pria yang cukup peka.


"Sa-saya Han So Hee putri dari Presdir Grup Han Jin," ucap Han So Hee memamerkan senyumnya untuk mengusir kecanggungan di antara keduanya.


"Senang berkenalan dengan anda, Nona Han So Hee. Hati-hati dalam perjalanan anda," ujar Song Kang membukakan pintu mobil mempersilahkan So Hee masuk ke dalam mobilnya dengan senyum yang sangat menawan.


Entah apapun itu, karma baik ataupun karma buruk yang telah diterima Han So Hee pada siang itu.


Terlepas dari dia yang harus bertanggung jawab dan terjerat oleh rencana Park Seo Joon, dia juga mendapatkan sinyal hijau dari surga untuk masa depan percintaannya.


...•••THE SECRET CRUSH•••...