THE REAPER WIND'S

THE REAPER WIND'S
The Secret Community(Ch.4)



Ada banyak isu bertebaran di ranah militer The Empire. Sebuah komunitas rahasia yang menjaga keutuhan persatuan dan keamanan wilayah The Empire secara transparan. Mereka bergerak tak terlihat dan selalu menyelesaikan masalah dengan sangat rapih, tidak ada jejak, tidak ada tanda tapi yang pasti masalah yang terjadi tiba-tiba selesai.


Namun suatu ketika ada salah satu orang disana yang menjadi saksi langsung melihat aksi misterius komunitas ini. Dengan jubah yang menutupi tubuhnya. Dipunggung jubah tersebut terdapat lambang naga melingkar dan membentuk sebuah bola api. Dan dibawah lambang tersebut terdapat tulisan yang cukup besar bertuliskan,


Flame's....


Komunitas rahasia nan misterius di The Empire.


****


" Dimana para suruhan mu itu Roy?" Tanya seseorang yang sedang duduk di kursi di sebuah ruangan teknisi, begitupun dengan orang yang ditanya itu.


" Entahlah belum ada kabar sampai sekarang, sudah 3 hari sejak aku menyuruh mereka melakukan misi itu..."


" ...tapi mereka belum memberikan kabar apapun, ini aneh." Jawab Roy.


" Apa kau sudah menghubungi mereka?" Tanya orang tersebut.


" Belum." Jawab Roy


" Begitu ya..., hah, lebih baik kau segera mencari informasi tentang kondisi mereka. Kau tau bos sudah marah dan dia bisa saja menghukum mu bukan suruhan-suruhan mu itu." ucap nya dan segera ia pun beranjak dari tempat itu.


Sosok yang berbicara tadi adalah Dewan Eksekutif 1, Daniel.


Roy hanya diam saja dan memikirkan para Crescent Night.


" Apa mereka baik-baik saja? Rasyid, Alvaro, Sergio dan Saul...kalian harus kembali secepatnya. Semoga kalian tetap selamat." batin Roy dalam keheningan ruangan itu.


****


Flame's


Flame's kata yang sangat umum di benak seluruh masyarakat, yang berarti Api/berapi. Namun, Flame's disini bukan lah hanya kata biasa. melainkan sebuah kelompok misterius yang didirikan oleh seorang keturunan bangsawan.


Sosok itu bernama Regard de Victoria, Putra/pangeran dari kerajaan/keluarga Victoria. Keluarga kelas bangsawan dan pemilik daripada Victorian Legal Institute.


Regard atau yang kerap dipanggil 'Red' oleh teman-teman seumurannya. Berhasil membuat sebuah komunitas yang cukup besar dari kalangan masyarakat kelas bawah. Dia membuat visi misi yang meyakinkan dan sangat menarik.


Salah satu yang pertama mengikuti komunitas ini adalah G, Ghibli von d heart. Yang merupakan seorang gen Z (panggilan bagi para pemilik Inner Power).


Regard memulai perjalanannya dari yang dulu cukup manja sampai menjadi yang sangat disegani oleh semua 'Sir' di The Empire saat ini.


Semua itu berkat perjuangan kerasnya mencari kedamaian dan keadilan.


****


Roy menatap handphone nya dari tadi. Dia cemas akan keadaan para temannya itu(Crescent Night).


Berjalan kesan kemari sesekali melihat handphone nya. Roy pergi dari tempatnya dan kemudian menaiki motor Ninja XX keluaran terbaru.


Dia kemudikan secepat mungkin dan keluar dari Ibu kota Empire. Ya, dia berjalan menuju Askelon untuk menjemput teman-temannya.


Namun dibelakangnya tanpa disadari Roy diikuti oleh seseorang. Dengan menggunakan jaket kulit hitam, dia mengikuti Roy.


Roy yang sadar tiba-tiba menghentikan motornya dan melihat kearah belakang. Si pemotor jaket kulit itu juga ikut berhenti dan membuka helmnya.


" Mau kemana, Roy?"


Roy menatap tajam kearah suara untuk fokus melihat siapa yang berbicara sebab kondisi cuaca yang sudah larut malam.


" Siapa?"


" ini aku, Yoru..."


Roy mengeluarkan nafas lega. Rupanya penguntit itu adalah rekannya, dia bersyukur. Roy mempertanyakan maksud kedatangan Yoru dengan pakaian seperti itu.


Yoru menjawab, " Aku hanya tidak ingin mencolok dan menarik perhatian, apalagi kalau kau ingin tau tadi ada yg mengikuti dirimu, loh.."


Roy kaget dengan pernyataan tersebut, jadi perasaannya benar bahwa ada yang mengikutinya tapi bagaimana Yoru tau.


Roy bertanya, " lalu siapa mereka, apa kau tau?"


" Entah, mereka memakai full body, dan karena pakaianku tadi juga aku berhasil mengecoh mereka."


' begitu ya, baguslah Yoru berhasil mengecoh mereka. Tapi setelah ini aku harus tau siapa orang-orang itu, akan ku selidiki nanti...' Batin Roy.


" Jadi kemana kau akan pergi?" tanya Yoru dengan santai.


" Aku..., sedang menyusul bawahan ku." jawab Roy dengan sedikit keraguan saat menjawabnya.


Yoru membuat wajah usilnya seketika dan menjawab.


" Oh iya, tidak disangka jika ada anggota FLAME'S memiliki ke khawatiran pada bawahannya padahal biasanya kalian orang-orang berhati iblis, kan?"


Telinga Roy sedikit kepanasan, tapi dia hanya membuang nafas dan segara menaiki motor miliknya, dia tidak bisa buang-buang waktu ditempat itu apalagi dengan orang usil dihadapannya.


Yoru kemudian mencoba melakukan klarifikasi perkataannya kepada Roy. Agar perkataannya tadi tidak dimasukan kehati, namun apalah daya Roy sudah melaju kencang dan pada akhirnya Yoru juga ikut menyusul Roy.


****


Para Crescent Night saling menjaga satu sama lain dan bertahan dengan sekuat tenaga melawan Zen. Zen sangatlah berbakat dengan kelihaiannya dia mampu mengeluarkan potensi dari Inner Power miliknya itu.


Alvaro dan Rasyid sebagai penyerang sampai kesulitan menangkis segala serangannya, bahkan dari awal Zen menggunakan Inner Power miliknya. Rasyid dan Alvaro tidak bisa menyentuh sedikit pun Zen yang menyerang bahkan tak bergerak dari tempatnya.


Rasyid sadar kekuatan mereka semua jauh dibawah Zen dan itu sebuah kenyataan. Para Crescent Night mulai kelelahan melawan serpihan-serpihan tajam yang dihancurkan dan digabungkan kembali dan terus seperti itu. Rasyid dan Alvaro, mereka berdua sebagai penyerang mendapatkan banyak luka gores yang tak terhingga.


Setelah sangat lama menyerang seperti itu, Zen mendapatkan sebuah suara dering telfon dan seketika Zen merubah gaya bertarungnya dari yang pasif menjadi aktif. Zen mengumpulkan semua serpihan itu dan menyatukannya menjadi sebuah tongkat yang cukup panjang dengan ujung yang tajam dan sekilas terlihat seperti jarum, ya memang seperti jarum.


Zen mulai menyerang Rasyid dan Alvaro yang berada di garis depan, pandangannya begitu tajam sampai membuat Rasyid bergetar hatinya, menandakan jika mentalnya sudah hancur dikala itu juga. Dan tak butuh waktu lama Zen berhasil melumpuhkan mereka berdua.


Saul dan Sergio hanya bisa mematung melihat serangan yang dilancarkan Zen kepada Rasyid dan Alvaro. Saul berteriak,


" Rasyid!! Alvaro!!"


Namun, teriakan Saul tidak menerima reaksi dari mereka berdua, menandakan jika mereka telah kalah.


Di sisi lain Zen membuang nafas dan melewati sekitarnya yang terpaku. Para penjaga di sana langsung menuju tempat pertarungan itu dan segera menangkap para Crescent Night dan membawanya ke kantor pengamanan kriminal terdekat untuk ditindaklanjuti.


Zen berjalan menuju komandan penjaga di sana dan memerintahkan komandan penjaga untuk memberikan para kriminal itu penjagaan tingkat A+.


Komandan itu langsung raut wajah ketakutan. jika sudah tingkat A+ atau lebih itu berarti para kriminal tersebut bukan kriminal biasa. Komandan penjaga hanya mengangguk saja dan memerintahkan bawahannya untuk segera membawa para kriminal itu ke kantor pengamanan. Setelah itu dia pun salam hormat pada Zen dan segera pergi. Sementara Zen langsung menelpon seseorang dan berkata..


" Ya, Aku segera ke sana..."


*****


Roy masih memutar gas motornya, dengan kecepatan tinggi dia berusaha agar segera sampai ke Tesla, kota Republik.


...---BERSAMBUNG---...