THE REAPER WIND'S

THE REAPER WIND'S
Prolog(Ch.0)



Tahun 3005 (Kalender Matahari)


Perang Nuklir Impact sudah berakhir.... Semua kembali untuk melakukan pembaruan dan perawalan dari hidup mereka yang baru.


" Republik kalah... Dan kita menang., Empire sudah berhasil menguasai dunia terkecuali beberapa bagian tempat..."


" Hmmm, Ya...semua sudah berakhir."


" Lalu apa yang ingin kau lakukan?"


" Membuat keluarga harmonis dan hidup damai, begitulah... Lalu kamu, apa yang kamu inginkan?"


" Melanjutkan tujuan awal ku..."


Setelah peperangan yang panjang itu semua kembali damai. Kezaliman sudah sirna namun untuk beberapa waktu ke depan.


Sampai waktu itu tiba...


****


Tahun 3080 (Kalender Matahari)


75 tahun setelah peperangan berakhir dengan kemenangan ditangan The Empire. Kini dunia kembali damai sejahtera dan makmur.


Seluruh dunia tunduk dibawah kekuasaan The Empire terkecuali beberapa tempat. Seperti Tevyat, Orbus dan Malefor. Tiga tempat ini bisa dibilang adalah tempat yang istimewa karena beberapa alasan dan faktor mengapa tempat ini menjadi istimewa.


Saat ini dunia merujuk pada dua kekuasaan besar yaitu The Republic dan The Empire. Walaupun mayoritas negara tunduk pada The Empire tapi The Republic masih memiliki kekuatan untuk tetap eksis di dunia karena menandatangani beberapa perjanjian dengan The Empire setelah kekalahan mereka di peperangan Nuklir Impact 75 tahun lalu.


Namun saat ini terdapat beberapa isu dikalangan pemerintah yaitu tentang munculnya kekuatan baru yang dimungkinkan oleh pengamat sebagai kekuatan ketiga bernama The Legion.


Ini membuat The Empire dan The Republic kembali meningkatkan kualitas dan kuantitas militer, ekonomi dan politik mereka untuk bersiap menghadapi kekuatan ketiga ini karena salah satu pengamat politik terbaik dunia "Eson Alphonse" mengatakan :


" Kekuatan ini (The Legion) akan menjadi kejutan baru yang sangat berpotensi untuk menjadi penguasa yang baru."


-(Eson Alphonse, 3079) dikutip dari Okeworld.com


Apakah konflik akan terjadi lagi setelah 75 tahun berlalu?


****


Tahun 3098


Tevyat (.....)


Seorang pemuda bernama Roy berjalan diantara lorong-lorong gedung ruangan putih di lantai 15 untuk menemui Ayahnya.


Dengan pakaian yang rapih dan dasi motif garis-garis berwarna merah delima.


Roy sudah berada di depan pintu.


" Permisi?"


" Masuk..." Seseorang mengatakan itu didalam ruang dan pintu ruangan pun terbuka.


Di dalam ruangan Roy melihat dua orang, yang satu sedang duduk di sofa dengan secangkir kopi ditangannya, yap itu adalah Ayahnya dan yang lain juga sedang duduk di sofa lainnya yang juga melirik ke arah Roy.


' Aku kira, Ayah sendirian ternyata ada orang lain disini.' batin Roy.


Namun, setelah diamati baik-baik siapa orang itu Roy langsung bereaksi.


" Apa yang kau lakukan disini Onoree, pergi dari sini sekarang juga!"


" Hei, Roy tidak begitu caramu melayani tamu dari luar. Duduklah kita bicarakan baik-baik." Pinta ayahnya.


" Tapi..."


" Duduk!" Bentak Ayahnya.


Roy langsung mengikuti perkataannya dan duduk di samping Ayahnya .


" Hahaha, Aku disini tidak untuk mencari masalah. Aku datang kesini untuk membuat sebuah kesepakatan dengan Ayah mu. Tidak dengan mu, Roy...."


" Hah?!"


"... Dan tentu saja untuk melamar dek Vanya, hehe...."


Jika seandainya tidak ada ayahnya disana, mungkin Roy sudah melempar orang ini di lantai 15 saat itu juga.


" Jadi kesepakatan apa yang ingin kau buat dengan kami, Nak Dewa?"


" Oh, Aku disini meminta Anda dan perusahaan anda untuk lebih memusatkan pemasokan minyak ke negara kami, karna-"


" Itu tidak mungkin terjadi, mana bisa kau melakukan hal itu, Pa Dewa. Kau harusnya tau sekarang seluruh dunia sedang dalam krisis minyak besar-besaran." Tukas Roy


" Roy! Duduk Ayah bilang. Nak Dewa sedang bicara disini kau seharusnya memiliki sopan santun dan profesionalitas sebagai karyawan."


Roy kembali duduk dan bersikap tenang walaupun hatinya tidak merasa tenang. Dewa melanjutkan kembali pembicaraannya.


" Sampai mana kita?"


" Karena." Timpal Roy.


" Oh ya, "karena" sebuah alasan. Alasan Saya datang kemari adalah karena kami perusahaan Nikel terbesar di seluruh wilayah Republic berhasil menemukan cadangan gas yang sangat besar dan juga markas serta jejak kelompok ******* Legion." Ujarnya.


" Apa!?"


Seketika Roy dan Ayahnya kaget di sana. Legion akhir-akhir ini membuat pergerakan yang mencurigakan di seluruh tempat termasuk wilayah The Republic dan The Empire.


" Tapi bagaimana mungkin? Sampai saat ini pihak militer belum menemukan apapun."


" Maka dari itu kami bekerja sama dengan anda untuk membantu kami membuat sebuah alat navigasi/GPS yang dapat melacak posisi pelaku dari suatu kejadian berdasarkan tempat aksi terkait."


" Lalu, mengapa kalian membutuhkan minyak dalam jumlah besar? Apa hubungannya?" Tanya Ayah Roy.


" Jadi begini, Oracle Research milik perusahaan kami mulai kehabisan bahan bakar. Kau tau kan Oracle Research? Alat yang sampai saat ini selalu menciptakan hal baru."


Roy dan Ayahnya hanya mengangguk.


" Maka dari itu kami butuh pasokan minyak yang cukup besar untuk mengisinya kembali." Jelas Dewa.


Mendengar hal ini sungguh sangat mengejutkan, pasalnya militer pemerintah masih belum menemukan alasan mengapa kelompok ini bergerak dan meneror pemerintahan tanpa maksud dan tujuan yang jelas. Dimana sekitar 1,5 tahun lalu kelompok yang dicurigai ini meneror salah satu pejabat di Empire dengan secarik kertas kecil dengan menggunakan darah segar. Tapi bukan itu saja terjadi juga sebuah serangan bom yang menghancurkan sebuah tempat di Burqoh(salah satu kota metropolitan di Empire)


Dan saat melakukan investigasi di tempat kejadian para penyelidik menemukan sebuah pecahan Orb Terra(sebuah benda yang dianggap keramat oleh sebagian besar masyarakat Burqoh) yang kemungkinan besar dicuri oleh kelompok tersebut. tapi, tidak ada yang tau mengapa kelompok ini mengambil benda itu.


Sampai saat ini kelompok yang paling dicurigai adalah Legion karena mereka kelompok rahasia dan independen tanpa terikat dengan pemerintah manapun. Dan selalu membuat konspirasi.


......BERSAMBUNG.......