The Queen Off Mafia

The Queen Off Mafia
menyerang markas lawan sendirian



"Mafioso yang masih hidup urus mereka semua" perintah Azka pada mafiosonya


"BAIK QUEEN" jawab para mafioso


Setelah itu Azka langsung pergi menyusul Justin menuju ruang penyiksaan diikuti Carlet dan Ayyara


BRAK


Azka menendang pintu bertulis penyiksaan


Justin yang sudah selesai mengikat tangan kanan WT menyingkir mempersilahkan Azka menanganinya


"Apa maksudmu menyerang markasku?" tanya Azka dengan aura yang mencekam


"Aku hanya ingin bermain main" jawab tangan kanan WT


"Bermain main" ucap Azka menyeringai


"Ku mohon jangan habisi aku" pinta tangan kanan WT


"Katakan dimana letak markasmu" ucap Azka


"Aku tidak akan mengatakannya" jawab tangan kanan WT


Azka langsung mengambil cambuk dan mencambuki tubuh tangan kanan WT


"KATAKAN" bentak Azka


"Aku tidak akan mengatakannya"


Lalu Azka beralih mengambil pisau


"Kau tadi ingin bermain bukan? Baiklah sekarang mari kita bermain" ucap Azka maju dengan senyum devilnya, lalu menyayat pipi kanan dan kiri tangan kanan WT


Lalu ia mengukir tulisan Black Devil didada tangan kanan WT


"Akh sakit" rintih tangan kanan WT


"Bagus juga karyaku" puji Azka pada dirinya sendiri


Lalu ia menyayat tubuh tangan kanan WT dan mengulitinya


"Kau masih tidak ingin mengatakannya" ucap Azka memandang tubuh menjijikan tangan kanan WT yang dipenihi darah segar


"Hu....hutan selatan" ucap tangan kanan WT


"Bagus" ucapnya


Azka lalu maju dan membelah perut tangan kanan WT dan mencabut ususnya


Tangan kanan WT pun mati dengan mengenaskan


Justin, Carlet dan Ayyara yang melihat Azka menyiksa tangan kanan WT bergidik ngeri


"Mungkin aku tidak akan nafsu makan" bisik Carlet pada Ayyara


"Aku juga begitu" jawab Ayyara berbisik


Azka lalu keluar untuk membasuh tangannya


"Kalian jaga markas" ucap Azka hendak pergi


"Mau kemana lu?" tanya Justin menghentikan Azka


"Hutan selatan" jawabnya


"Lu mau nyerang sendiri?" tanya Justin


"Besok aja Dek, ini udah larut" saran Ayyara


"Nggak" jawab Azka berlalu pergi


"Kita ikutin aja" saran Ayyara


"Ayo" sahut Justin lalu pergi mengambil mobilnya diikuti Carlet juga Ayyara


Kini Azka sudah berada didepan markas White Tiger


Ia masuk kedalam markas dengan membunuh para mafioso White Tiger


Sampai didepan pintu bertuliskan Leader ia menendang pintu tersebut dengan keras


BRAK


Membuat sang leader kaget bukan main karna yang datang adalah leader mafia no 1


"Kau telah mengacak acak markasku bukan?" tanya Azka dengan menyunggingkan senyum yang jika dilihat sangat menyeramkan


"Mau apa kau?!" tanya Leader WT dengan nada tinggi


"Menghabisi mu" jawab Azka


"Jangan harap kau bocah ingusan" ucap Leader WT melemparkan pisau lipat dan mengenai lengan kiri Azka


Namun seperti kebal Azka tidak merasa kesakitan sama sekali


Azka yang sudah gerampun membuka pedangnya dan maju menebas tangan kanan Leader WT


"Akh" jerit Leader WT


Leader WT berusaha menyerang namun serangannya ditangkis dengan mudah oleh Azka


"Bagaimana? Mudah bukan" ucap Azka


"DASAR KAU BOCAH INGUSAN KAU PANTAS MATI" bentak Leader WT


Azka lalu merobek mulut Leader WT dengan pisau lipatnya


Ia lalu memotong kedua kaki Leader WT


Setelah itu ia menebas kepala Leader WT dan melemparkannya keluar dikerumunan para mafioso WT


Para mafioso WT tercengang melihat kepala Leadernya menggelinding seperti bola


"Kalian ingin bergabung denganku atau mati seperti dia?" tanya Azka dingin


"KAMI AKAN BERGABUNG DENGAN MU QUEEN" jawab para mafioso


"Kalian datang kemarkas BLACK DEVIL" ucap Azka lalu pergi keluar dari markas WT, namun ia mengibarkan bendera BLACK DEVIL terlebih dahulu


Saat keluar Justin, Carlet dan Ayyara menghampiri Azka


"Dek lu nggak papa kan?" tanya Ayyara khawatir


"Gw gpp" jawab Azka datar


"Itu lengan lo berdarah" ucap Justin


"Eh iya itu berdarah, kita obatin dulu" ucap Carlet


"Nggak kalian balik kemarkas, bawa mafioso WT" ucapnya lalu pergi menaiki mobilnya


"Tuh anak emang ya, mau gw obatin juga" kesal Carlet


"Udah biarin, luka fisik kayak gitu nggak akan ngaruh buat dia," ucap Justin


"Mending lu bantuin gw urus tuh mafioso" imbuh Justin


"Hmm yaudah ayok" jawab Ayyara


Mereka lalu membantu mafioso WT untuk mengambil senjata yabg tersisa untuk dibawa kemarkas BLACK DEVIL