The Queen Off Mafia

The Queen Off Mafia
mengajar ratu bullying



Azka berlari mengitari lapangan 10 kali, ia tidak merasa kelelahan, karna memang ia sudah terbiasa berlari mengitari markasnya yang 3x lebih besar dari lapangan sekolahnya


Arion yang sedari tadi melihat Azka berlari merasa kasihan, ia membeli air mineral di kantin dan memberikannya pada Azka


"Nih minum" ucap Arion memberikan satu botol air mineral, saat memberikan air mata Arion tak sengaja melihat lengan Azka yang terluka


Ia langsung menarik Azka dan membawanya ke UKS dan mengobati lengan Azka


Selesai mengibati tangan Azka, Arion menatap mata Azka juga Azka yang menatap Arion


Deg deg deg jantung Arion berdetak kencang, ia langsung mengalihkan pandangannya kearah lain


"Nih udah gw balut luka lu, lu tadi belum minum kan, nih minum dulu" ucap Arion memberikan air pada Azka


Namun Azka hanya melihatnya datar lalu beranjak pergi dari UKS menuju kekantin meninggalkan Arion yang masih ada di UKS


"Gila tuh cewe, gak pernah gw ngasih minum ama cewek, sekalinya ngasih dicuekin" gumam Arion


Saat jam istirahat


Teman teman Azka menyusulnya kekantin, mereka melihat Azka duduk dibangku seperti biasanya menyantap makanannya, mereka lalu menghampirinya


"Gw kira lu nggak berangkat tadi" ucap Salsa


"Telat ya lu tadi?" tanya Angela


"Hmmm" jawab Azka


"Elah percuma lu tanya dia pasti juga jawabannya cuman hmmm doang," ucap Abila menatap Azka yang sibuk dengan makannya


"Udah lo sono pesen" Suruh Abila pada Salsa


"Iya, samain ajalah biar gampang" jawab Salsa lalu pergi memesan


Tak lama datang lah Danu dkk menghampiri meja Azka dkk


"Gabung ya, yang lain udah penuh" pinta Kenzo


Sontak Angel, Salsa dan Abila melirik Azka


Azka yang sadar dilirik pun melihat Danu dkk lalu lanjut makan makannya


"Hmmm" dehem Azka


Danu dkk yang mengertipun langsung ikut duduk dan bergabung dengan Azka dkk


Danu yang melihat lengan Azka diperbanpun lega


"Syukur Dek luka lu udah nggak kebuka" batin Danu tersenyum


Saat mereka tengah asik memakan makannya satu kantin heboh karna ada salah satu anak cupu adek kelas yang dibully oleh Sasa dkk


Azka yang melihat mereka membully orang yang lemahpun berdiri hendak menghampiri mereka, namun ia dicegah oleh Arion


"Lu diem aja disini, mereka emang ratu bully, udah biasa kek gitu" ucap Arion


"Ck ****" ucap Azka lalu pergi menghampiri Sasa dkk


"Tuh anak dibilangin juga" gerutu Gavin


"Baik juga tuh cewe. Eh apaan sih gw" batin Arion


"Lepas" ucap Azka sembari menghempas tangan Cherry yang menjambak rambut adek kelas


"Apa lo, jangan ikut canpur deh" bentak Sasa menampar pipi Azka


"Iya dasar lo ganggu aja" ucap Agnes


"Udah sono lu pergi!" usir Annisa mendorong tubuh Azka


Azka yang sedari tadi sudah menahan emosinya kini tak bisa lagi manahannya, ia langsung menampar pipi Sasa, Agnes Annisa juga Cherry


PLAK


PLAK


PLAK


PLAK


4 tamparan mendarat dipipi mulus mereka hingga mereka jatuh tersungkur


"Wah gila parah"


"Iya nggak ada yang berani ngelawan Sasa dkk"


"Iya tapi sekarang udah ada yang berani"


"Jadi kita nggak perlu takut lagi"


Bisik para murid yang ada dikantin


Sasa dkk berdiri dan hendak melawan Azka secara bersama sama, namun dengan cepat Azka menenendang perut mereka secara bersamaan dengan tendangan memutar, yang membuat Sasa dkk jatuh kembali


Lalu Azka berjongkok dan berbisik pada mereka ber 4


"Berani lagi lu ngebully orang, nyawalu melayang ditangan gw" bisik Azka pada Sasa dkk dengan aura yang mencekam


Sasa dkk hanya mengangguk mengerti, lalu mereka pergi dari kantin karna sudah dibuat malu


Azka menghampiri adek kelas yang dibully tadi


"Lu nggak papa?" tanya Azka datar


"Ng..ngak papa kak" ucap adek kelas


Azka lalu pergi kekelasnya diikuti teman temannya


Sedangkan Danu dkk masih dibuat melongo dengan apa yang dilakukan oleh Azka. Terutama Danu yang tidak pernah melihat adiknya bertengkar bahkan menghajar orang


"Nu lo kenapa?" tabya Ferel yang melihat Danu bengong


"Eh nggak nggak papa, yaudah kekelas aja" ajak Danu


Lalu mereka semua pergi kekelas