
Aku dan Ryan sedang menuju ke tempat kota kota tua berada,dan itu juga dekat dengan Candi Prambanan.
Sebenarnya aku masih lelah sekali karna waktu malam itu,tapi aku paksakan saja lah Karna Ryan sedang bersemangat untuk pergi keliling Yogyakarta.
Saat aku sampai di tujuan,aku sangat kaget melihat sekitar daerah sana sangatlah tua.
disana aku dan Ryan memasuki daerah itu,dan pas ingin masuk ternyata harus membeli tiketnya sebesar 15rb.
ku kira tiketnya cuma ada satu,ternyata lebih dari satu dan itu di tempat yang berbeda beda.
aku coba untuk ke tiket berwarna kuning.
Setelah lama mencari ternyata tempat tiket berwarna kuning itu dekat dengan lobby beli tiket.
di tiket berwarna kuning itu adalah rumah orang kaya pada jamannya.
aku melihat luar sekitar rumah dan dalam rumah.
di luar ada seperti kendaraan transportasi yang memakai kuda.
setelah keliling sekitar sana.
sekarang aku menuju perkotaan disana.
saat aku sampai,disana sangat lah banyak kota kota yang sangat kuno dan jadul.
Mulai dari kendaraan bermobil,sepeda,tempat jual jual barang,dan tempat bikin tato.
Disana aku benar benar takjub dengan kota Yogyakarta,karna banyak sekali sejarahnya yang tersimpan di dalamnya.
mulai Candi Borobudur,Candi Prambanan,Tebing Breksi,tempat baju Batik.....dan hal lainnya.
aku dan Ryan berkeliling di sana hingga sore.
setelah aku berkunjung ke sana......aku dan Ryan memutuskan untuk pergi makan di luar.
sudah lama mencari,aku dan Ryan memutuskan makan di restoran Steak.
"Haruna........disana sangatlah menakjubkan bukan,mulai bangunan rumahnya,mobilnya.....dan juga tempat barnya yang sangat jadul".
Ucap Ryan.
Aku hanya mengangguk.....dan memakan daging Steak.
setelah makan Di restoran,Aku dan Ryan memutuskan untuk pulang ke hotel.
Karna katanya Ryan melihatku yang kayaknya lagi kecapean,makannya dia memutuskan pulang ke hotel.
aku hanya diam dan menuruti permintaan Ryan,dan sebenarnya juga aku memang capek sih......tapi ya kalo Ryan ingin melanjutkan perjalanan juga gak apa apa kok.
Saat berada di hotel........tanpa pikir panjang aku langsung tiduran di ranjang,dan tanpa di sadari aku langsung tertidur pulas.
ini adalah terakhir aku berada di yogyakarta,karna kata Ryan kita bakal jalan jalan lagi setelah 4 hari istrahat di rumah masing masing.
Sebenarnya aku menolak dan tidak mau ikut,akan tetapi Ryan memohon kepada ku,sampai sampai aku luluh dengan permohonan dari Ryan.
Haaah......mau gak mau aku harus mengalah lagi...
Saat ingin pulang aku dan Ryan memutuskan kembali lagi ke tempat Bakpia sebagai oleh oleh dari yogyakarta....
Saat sampai di Tempat Bakpia.......aku tidak lagi terkejut sama ramainya orang disana.
Saat selesai membeli Bakpia......aku memutuskan kembali ke tempat jual baju batik.....karna aku ingin membelikan baju batik untuk kakak aku dirumah.
Saat semuanya beres.....aku,Ryan,dan Pak Yanto.....memutuskan pulang kembali ke jakarta.
Saat perjalanan pulang aku dan Ryan membahas perjalanan ke Yogyakarta tadi.
"Haruna gimana jalan jalannya asik gak?"
Ucap Ryan.
"Lumayan lah.......walau......kamu selalu membuatku kesal disana.....humpp"
Ucap ku dengan nada kesal.
"hehehe.....ya maaf......karna aku selalu greget kalo liat kamu....karna gemesin tau,apa lagi pipinya....uuuuy tembem beud tembem".
Ucap Ryan sambil mencubit kedua pipi Haruna.
"Ish......lewpawsiwn tawu.....sawkit".
Ucap ku dengan keadaan kedua pipi di cubit Ryan.
"Hehehe.......ya aku lepasin deh.....tapi jangan marah yaaa".
Ucap Ryan yang masih mencubit kedua pipi Haruna.
"bowdow Amawt lewpawsiwn sewkawrawng!!".
Ucap ku dengan keadaan masih di cubit kedua pipi oleh Ryan.
"Gak mau ah,kamu aja ngambek jadi gak mau ku lepasin karna gini aja kamu udh gemesin apa lagi pipinya di cubit......uuuy gemes beud gemes".
Ucap Ryan yang masih mencubit kedua pipi Haruna.
Ucap ku yang masih di cubit kedua pipinya sama Ryan.
"ok dehh.....".
Ucap Ryan.
akhirnya Ryan melepaskan kedua pipi aku,aku seketika langsung memukul Ryan.....karna kesal.
"looooh......katanya gak bakal marah......ku cubit lagi nih mau?".
Ucap Ryan.
"Gak gak gak........sana kau dasar orang mesum".
Ucap ku.
Disana aku dan Ryan bercanda hingga saat jam 22.12,aku dan Ryan tertidur pulas di mobil.
Aku benar benar Bahagia dengan Ryan.....karna dia selalu membuatku nyaman di sampingnya,hingga saat tidak ada dia aku benar benar kesepian.
walau dia selalu membuatku kesal dengan tingkah lakunya.....ntah mengapa aku tidak merasa risih dengan perilaku dia kepada ku.
malah aku merasa nyaman saat di bertingkah lucu kepada ku atau pun mengejek ku,aku hanya merasa nyaman saat dia begitu kepada ku.
aku sangat bersyukur bisa mengenalnya walau suatu hari nanti dia akan..........
M.............i
Akhirnya sekian lamanya aku berjalan pulang dari Yogyakarta ke jakarta,akhirnya sampai juga.
Aku mengatarkan Ryan pulang terlebih dahulu.
"Akhirnya kita pulang ke jakarta ya......yeeeey".
Ucap Ryan.
"Ya....akhirnya aku bisa istirahat tenang di zona nyaman ku....dan tidak lagi di ganggu oleh orang mesum di sebelah ku ini".
Ucap ku.
"Ohhh......jadi mau di cubit lagi pipinya".
Ucap Ryan yang mencubit kedua pipi Haruna.
"Awww.....lewpawsiwn iswh.......sawkiwt ihw.....".
Ucap ku.
Disana aku dan Ryan bercanda,hingga tak terasa sudah sampai di rumah Ryan.
Aku disana melihat Ryan turun dari mobil.....dan melambaikan tangan kepada ku.....
tapi tanpa aku sadari.....aku malah turun dari mobil dan memeluk Ryan.
"eeeh......Haruna kenapa?".
Ucap Ryan.
"jangan tinggalkan aku Ryan.....aku bakal kesepian......".
Ucap ku dengan muka memulas penuh memohon.
"Hey Haruna.......aku akan tetap berada di sisi mu kok......ntah aku berwujud Roh,bayangan,atau manusia seperti ini aku tetap akan berada di samping mu hingga akhir titik perjuangan kita berdua".
Ucap Ryan yang mengelus kepala Haruna.
"tapi......" Ucap ku yang di potong oleh Ryan.
"Kalo kamu merasa kesepian saat aku tidak ada.......kamu pegang barang yang ku kasih kepada mu,peluk barang itu.....genggam erat barang itu......bahwa saat kamu melakukan itu......aku akan datang kepada mu walau hanya lewat dari kerinduan atau hati".
Ucap Ryan.
Aku hanya terdiam mendengarnya sambil memeluk Ryan.
"Haruna........ingat.......aku tidak akan meninggalkan mu begitu saja walau aku hanya berbentuk roh,aku akan tetap berada di sisi mu,dan ingat juga Haruna.....aku akan mengorbankan nyawa ku untuk melindungi mu dari segala sesuatu yang datang kepada mu suatu hari nanti".
Ucap Ryan.
" I Always Be With you Haruna".
Saat aku mendengar kata itu dari Ryan......aku seketika nangis sejadi jadinya di depan Ryan.
Ryan hanya memeluk dan mengelus elus kan kepala ku.
Hah.........ntah mengapa aku selalu ingin di sampingnya tidak ingin dia pergi walau aku tahu aku akan bertemu lagi dengannya nanti.
ntah lah......dia seperti Zona Nyaman ku sekarang.
Zona yang tidak akan pernah ku tinggalkan selama hidup ku.