The Journal Of Love

The Journal Of Love
Episode 1 (Apa yang sebenarnya aku inginkan?)



Seperti Biasa aku kembali terlambat ke Sekolah lagi karna malam itu aku membantu kakak aku di kantor,karna dikantor kakak aku ada suatu meeting yang dimana aku harus menjadi direktur presentasinya dan mengapa juga.......AKU YANG HARUS MENJADI ITU,kenapa tidak orang lain saja,aku kan bukan pegawai atau pekerja di sana kenapa aku harus ikut menjadi itu,hah......sudah lah tidak akan ada gunanya aku marah marah tentang hal itu,aku juga udh ikhlas membantunya.


saat aku berada di dalam kelas tak seperti biasanya,murid perempuan tiba tiba mengosipkan seseorang di sekolah ini,aku sedikit mendengarnya yaitu,di kelas ku akan kedatangan murid baru yang katanya cowok ganteng,ya......aku sebenarnya tidak tertarik sih karna......aku juga salah satu cewek paling cantik nomor 1 di sekolah ini,dan ya.....karna hal itu aku menjadi populer dan di benci oleh para cewek di sekolah ini,tapi ya....sekali lagi aku tidak peduli dengan hal seperti itu.


beberapa menit kemudian,Guru wali kelas ku masuk,dan benar saja ada murid baru di kelas ku tapi karna aku tidak peduli jadi tidak terlalu mementingkan seberapa ganteng nya dia.


Waktu telah berjalan cukup lama waktunya istirahat,aku mengeluarkan bekal makanan ku,aku membawa bekal nasi goreng ayam.


Oh ya aku lupa memberitahu sesuatu kepada kalian,sebenarnya aku berada dimana sih?....aku berada di negara indonesia,negara yang paling ku sukai mulai budaya,ras,suku,dan juga kepercayaannya.


Saat aku sedang makan bekal ku,tiba tiba aku di datangi murid baru itu yang bernama Ryan (di baca Rayan),dia menanyakan kantin ada dimana,aku heran kenapa bertanya kepada ku?kenapa tidak ke orang lain saja,hah......merepotkan saja.


"Kantin ada di bagian lobby sekolah yang tidak terlalu jauh dengan gerbang sekolah".


Ucapku.


"Terimakasih banyak,ngomong ngomong kenalin donk nama aku Ryan,nama mu?".


Ucapnya.


"Nama ku Haruna Ai salam kenal".


ucapku sambil mengunyah makanan.


"Oh ya katanya kamu cewek paling cantik nomor 1 ya di sekolah ini,sampai sampai nama kamu populer di sekolah lain juga lo".


Ucapnya.


"Ntahlah.......aku tidak peduli mau seberapa cantiknya aku,karna di balik cantiknya aku,ada suatu kejadian yang membuatku.......seperti ini hingga sekarang".


Ucapku.


tiba tiba dia diam membeku beberapa saat,setelah itu dia berbicara kepada ku,dia mau ke kantin dulu nanti kita lanjut bicaranya aku sudah lapar,aku menganggukan kepala ku,dan setelah dia pergi aku lanjutkan makan,dan ntah mengapa aku tiba tiba mengeluarkan setetes air di mata ku.


jam 3 sore waktunya aku pulang ke rumah,saat aku sudah berada di rumah tiba tiba kakak ku berbicara kepada ku.


"Ai kenapa kamu?pas kakak menjemput mu di sekolah,kakak melihat mu seperti sedang menangis,ada apa?apakah masalah di sekolah?".


Ucap kakak ku.


"Tidak kak aku baik baik aja kok jangan khawatir mungkin akibat kemarin malam,makannya muka aku kelihatan seperti sedang menangis".


Ucapku.


"Jangan berbohong,kakak tau ekspresi wajah mu,jangan pernah berfikir kakak tidak tau seperti apa kamu ini,selama ini kamu tinggal bersama kakak sudah beberapa tahun kita tinggal berdua,kakak selalu melihat kamu Ai selalu mengawasi mu mulai kebiasaan mu,emosi mu,dan lain lain,jadi kakak tau kamu berbohong atau tidaknya,jadi apa yang membuat mu menangis Ai?cerita ke kakak jangan dipendam".


Ucap kakak ku.


Aku tidak bisa menghindar lagi dari tajamnya mata kakak aku,mau tak mau aku menceritakannya kepada kakak ku.


"Astaga Ai,kakak kan sudah pernah bilang,jangan pernah mengingat hal itu,Itu sudah lama jangan kamu ingatkan kembali jangan membuat mu tersiksa karna masa lalu mu,kakak tau tidak semudah itu melupakan masa lalu yang begitu menyakitkan,tapi setidaknya jangan pernah mengingatnya,karna itu adalah satu satunya jalan untuk kamu Ai,jangan pernah mengingatnya lagi ya,janji?".


Ucap kakak ku.


Aku mengangguk dan memeluk kakak ku,ntah mengapa aku selalu merasa nyaman,hangat,tenang, saat aku memeluk kakak ku,seolah olah kakak ku adalah rumah bagiku.


Hari ini Hari minggu,kakak ku mengajak ku jalan jalan,seperti biasa kakak aku selalu mengajak ku jalan jalan saat di hari minggu dia selalu mengajak ke mall,makan di luar,nonton bioskop atau main permainan yang ada berada di dalam mall.


tak begitu lama,aku dan kakak ku memutuskan makan di restoran Waroeng Steak,walau sebenarnya aku dan kakak ku sudah pernah kesana malah bisa di bilang tiap hari makan di sana,ya....mau gimana lagi karna saat sedang mencari tempat makan,kakak aku malah layaknya seperti orang yang tersesat saja,dasar siapa yang mengajak ku makan diluar tapi tak tau mau kemana.....huh.


saat sudah berada di tempat makan,aku dan kakak ku memesan makanan disana,banyak sekali menu yang tersedia,aku memesan Double Chicken Steak dan kakak ku memesan Steak Beef Impor,saat aku sedang mengasihi pesanan ku,aku melihat 1 keluarga yang sangat harmonis,tapi saat aku melihat ke harmonisan itu seketika kepala aku pusing dan aku segera kembali ke tempat duduk ku.


"Ai kenapa kamu?".


Ucap kakak ku.


"Gak tau kak tiba tiba kepala aku pusing banget".


Ucapku.


Seketi kakak ku melihat sekitar restoran dan.


"Hah......Ai sudah lah kakak kan keluarga mu,kakak akan selalu membahagiakan mu,kakak kan selalu membuat mu ketawa nyaman dan lain lain kan?sudah jangan di pikirkan ya".


Ucap kakak ku.


"Aku gak mau cuma 1 anggota keluarga doang,aku aku sama seluruh keluarga kak,aku ingin sekali bisa seperti itu aku selalu iri melihatnya,mengapa mereka bisa bahagia walau sederhana?dan mengapa aku yang memiliki kebutuhan yang lebih tidak bisa membuat ku bahagia sama sekali?Kenapa?".


Ucapku.


"kan ada kakak hana,kakak koero dan......"Aku seketika membentak kakak ku."AKU KAN SUDAH BILANG AKU TIDAK INGIN ITU.....AKU CUMA MENGINGINKAN SELURUH KELUARGA KU MEMBAHAGIAKAN KU BUKAN CUMA KE 3 KAKAK KU DOANG ATAU SAUDARA KU,AKU MAU SELEURUH KELUARGA KU SAJA,TERUTAMA KEDUA ORANG TUA KU KAK......(HIKSS)".


Ucapku dengan perasaan marah dan sedih.


Kakak ku membeku beberapa saat,aku hanya menangis di depan kakak ku sambil menunggu jawaban kakak ku yang sedang seperti memikirkan kata kata untuk menjawab amarah ku itu.


"Ai......kakak akan berusaha supaya kamu bisa bahagia dengan seluruh keluarga kita,jadi mohon kasih kakak waktu untuk itu,kakak yakin kamu bisa bahagia dengan seluruh keluarga kita suatu hari saat nanti".


Ucap kakak ku.


Aku yang masih dalam keadaan menangis hanya menganggukan kepala dan memakan pesanan yang sudah datang di meja makan .


Waktu begitu cepat berlalu hari sudah malam,bintang bintang bercahaya menerangi sekitarnya,kapan aku seperti bintang ya?selalu menerangi sekitarnya walau keadaan sudah gelap gulita seperti itu,rasanya aku ingin menyudahi hidup ku tapi ntah mengapa aku selalu teringat dengan kata kata kakak ku.


Kakak ku berkata:Hidup memang lah menyakitkan,hidup memang lah pahit,hidup memang lah tidak adik,Akan tetapi mau seberapa menyakitkan hidup kita,seberapa pahitnya hidup kita,tidak adilnya kehidupan kita,tapi ingat kita harus tetap mensyukuri apa yang ada.


mereka bahagia tapi mereka tidak tak seberapa menyakitkannya perjuangan diluar sana.


hidup mereka manis tapi mereka tidak akan tahu seberapa pahitnya dunia dan perjuangan diluar sana.


hidup mereka adil tapi mereka tidak tahu seberapa tidak adilnya hidup diluar sana.


jadi mau seberapa pahitnya,menyakitkannya,tidak adilnya hidup ini.


bahwa itu semua akan menjadi kebahagian mu,Karna kamu sudah terbiasa dengan semua rasa pahitnya dunia ini.


jadi tetap lah hidup di dunia ini dengan cara mu,pilihan mu,pemikiran mu,jadi lah diri mu sendiri,hidup ini panjang tanpa adanya batas.


Makannya aku bingung dengan perkataan itu,aku ingin bahagia dengan seluruh keluarga ku terutama kedua orang tua ku,akan tetapi aku memikirkan hal lain terus menerus.


Jadi......apa yang sebenarnya aku ingin kan di dunia ini?.