
Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu Erlang, karena hari ini dia akan pergi bersama Grane, dan Erlang telah berniat kalau hari ini, dia akan menyampaikan perasaannya kepada Grane.
TUUT…TUUT…
"Halo Lang, nih aku lagi siap-siap, kamu udah dimana?"
"Aku juga lagi siap-siap Grane, bentar lagi berangkat kok!"
"Ooh, ok Lang!" Grane memutuskan telfon dan berbaring diatas ranjang, ya dia belum tau harus memakai baju apa saat pergi dengan seorang cowok, karena selama ini grane tidak pernah pergi dengan laki-laki lain selain Axel.
"Ah iya juga, aku pake baju ini aja lah, lagian kita kan ngga lagi kencan!"
Grane menggunakan Denim overall dress yang dikombinasikan dengan white crewneck sweater dan ballerina shoes, "Ini ngga berlebihan kan?!" Sejenak grane berpikir kalau mereka akan kencan, tapi itu membuat Grane malu sendiri, bisa-bisanya dia menganggap kalau mereka sedang berkencan. Meskipun begitu Grane juga menata rambutnya menjadi ikal dengan poni tipis yang bergelombang menutupi dahi mungilnya.
Tak lama kemudian Erlang datang ke rumah Grane, "Grane, gua udah didepan gerbang, berangkat yuk!" teriak Erlang.
Grane yang mendengar teriakan Erlang, mengintip dari jendela kamarnya dan memberikan kode lalu segera turun kebawah, sesampainya Grane dibawah, dia merasa kalau sebentar lagi akan ada ejekan yang datang.
"Emm, permisi nona, Grane nya ada?" kata Erlang sengaja mengejek.
"Huh, aku sudah tau akan begini!" kata Grane dalam hati. "Aneh ya?" tanya Grane cemas tentang penampilannya.
"Ah, apakah kamu Grane?! waah gua sempat pangling nih, dari jam berapa lu dandan" ejek Erlang lagi.
"Au ah, mau ditemenin ngga nih!" ancam Grane kesal.
"Iya-iya, btw…lu cantik Grane!" goda Erlang.
"Paan sih, yuk buruan!!"kata Grane malu.
Erlang lalu menghentikan godaannya dan langsung menyodorkan helm kepada Grane. Mereka mulai menelusuri jalan yang mulai ramai dengan motor Erlang, sampailah di sebuah cafe yang tidak jauh dari sekolah mereka.
Erlang memesan beberapa menu yang tertulis di buku menu, Grane hanya bisa diam dan menerima apapun pesanan yang dipesan oleh Erlang.
"Hmm Grane, lu beneran suka sama Axel ya?" tanya Erlang ketika mereka sudah memilih tempat duduk mereka.
"Entah lah, Lang, aku juga ngga tau sama perasaan aku sendiri, sejak dia ngejauhin aku, aku makin sadar, kalau hubungan kami hanyalah sahabat, tidak pernah lebih, daaan aku juga ngga tau, kenapa dia Setega itu langsung ngejauhin aku, kalo misalnya dia jelasin dulu situasinya, mungkin aku ngga bakal kecewa gini deh!" jelas Grane.
"Grane, gua mau ngomong sama lu!" kata Erlang ragu.
"Ngomong aja!" balas Grane sambil menyeruput coklat panas yang di genggamannya.
"Emm, sebenarnya gua suka sama lu Grane… Tapi lu jangan salah paham dulu Grane, gua ngga maksa lu buat jadi pacar gua kok, gua hanya…"
"Makasih, Lang! kamu udah jujur!" ujar Grane memotong pembicaraan Erlang, "Aku bukannya nolak, tapi aku rasa, ini terlalu cepat dan simpel, aku ingin mendengarnya sekali lagi ketika nanti aku benar-benar yakin dengan perasaan aku! aku harap, kamu bisa menunggu sampai waktu itu tiba" jelas Grane lagi.
"Apa itu artinya, gua punya kesempatan?" tanya Erlang senang.
"Hmm, bisa jadi?!" kata Grane mengangguk dan tersenyum.
"Oke, gua bakal nunggu lu!" ujar Erlang dengan semangatnya dan mengangkat kedua tangan yang di kepalkan ke udara, memberikan tanda senang atau 'hore'.
...****************...
...Maaf sebesar-besarnya kepada para leaders 'the first rainbow in this month' author belakangan ini lagi kurang enak badan, kepala author sakit banget, kayak mau pecah, jadi author rehat dulu buat beberapa hari ya....
...Oh iya, kalo para leader suka sama cerita 'the first rainbow in this month' ini, kasih coment, like, and kasih juga hadiah ya leaders....
...Arigatou Gozaimaste...
...Ghamsa Hamnida...
...Thank you...
...'Afwan...
...Makasiiih...
^^^Salam Hangat Dari^^^
^^^Author Baru @hafiantara^^^
^^^Follow My Ig (@laila_ilhaa)^^^