
2 Minggu sebelum shiro datang...
hallo minna, namaku Sheila nur vaj'ash aku Putri ketiga dari seorang gubernur di Jawa barat memang hidupku di penuhi dengan segala kemewahan namun tidak demikian dengan hak ku di rumah ini ibu ku selalu mencemooh diriku begitu pula dengan kakak"ku yang selalu menindasku.
Seolah olah aku di jadikan pembantu di rumah ini di suruh melakukan hal ini hal itu tanpa henti namun mereka hanya berhenti saat ada ayah ku , aku ingin sekali mengadukan nya kepada ayah dan mengeluh tapi sekali lagi aku tak mempunyai keberanian untuk itu.
Pagi ini aku merasakan sakit di sekujur tubuhku , namun perlahan aku membuka mataku untuk bangun tak lama kemudian suara pintu dibuka paksa. lalu aku melihat kakak keduaku membawa sebuah ember dan gagang pel kemudian ia berjalan ke arah ku dan menarik rambutku aku mengerang kesakitan'.
"Dasar pemalas ini sudah pagi cepat kerjakan tugas harian mu lalu membuat sarapan kau tidak maukan aku menyuruh kak Erna tuk memasukan kepalamu ke bak mandi lagi.!!". ucap nya dengan keras seraya berteriak
"Ba... baik.. kak akan ku kerjakan tolong lepaskan rambutku in..ini.. sa....sa...sakittt..." Ucap ku dengan meringis kesakitan.
Dia pun melepaskan rambutku seraya mendorong ku hingga membentur lantai " ckk ... Cepatlah kalau begitu aku dan ibu takan mau menunggu"jelasnya.
Aku yang masih terjatuh menangis sekeras kerasnya.
"Hiks hiks hiksss..... mengapa hidupku jadi, jadi seperti ini apa aku pernah melakukan kesalahan hiks ...." Ucapku dengan berusaha bangkit dan mengusap air mataku.
Akupun bergegas menyiapkan makan tuk mereka sarapan sebelum melakukan tugas rumah lainnya,
Dan karena ayah ku hanya saat pagi di rumah oleh karena itu mereka membiarkanku sarapan bersama.
Dan ayah mulai membahas tentang kunjungannya kemarin ke ibu kota saat bertemu dengan salah satu Ninth mith seraph.
"Ehemm ... Sheila kemarin aku bertemu dengan salah satu anggota Nighth mith dan aku memberi tahu bahwa aku memiliki seorang putri yang berbakat di bidang sihir dan ia tertarik tuk menjadikanmu salah satu murid nya , nah apa kau tertarik ?!!"
Ucapnya panjang×lebar.
Aku sekilas melirik kedua saudari ku dan mereka hanya cuek .
"Hmm ayah aku akan mengikuti keputusan ayah saja bagaimana pun itu " balasku dengan tersenyum cerah.
"Baiklah kau akan berangkat hari ini , bersiaplah!" Ujarnya.
"Ha..ha.hari ini tap..i aku harus beres beres rumah ayah"ucapku dengan pandangan sedih.
"Biarkanlah kakak dan ibumu yg melakukanya, tak apa bukan ??" Jelasnya dengan menatap kedua saudari ku.
"Hm tak apa ayah biarkan kami berdua yg melakukan nya dan kau bisa bersiap siap lebih cepat lebih baik " ucapnya sambil menekan kata di akhir.
Ayahku pun menyiapkan mobil avanzer nya lalu memanggil ku ketika sudah siap ,akupun memasukan segala keperluan tuk disana .
Saat di perjalanan hp ku berbunyi tanda pesan masuk ,akupun memeriksa nya dan di sana terdapat pesan~
" *Kau putri jalanq gara gara kau kami melakukan pekerjaan yg seharusnya milikmu awas kau nanti jika kembali ku cabuti semua rambutmu , ku harap kau tak pernah kembali lagi jalanq kecil*"
Begitulah isinya aku tak terkejut karena telah menduga hal tersebut .
Tak terasa waktu lama berlalu
"Sheil kita sudah sampai ayo turun" ucap ayah.
"Hn.."
Ayah mengantar dan mengurusi segala keperluan dan aku hanya di suruh mencari kamar ku . setelah bertanya kebeberapa orang akhirnya aku menemukanya.
'Ahhh badanku lelah sekali lebih baik ku beristirahat dulu' pikirku
~'~'~'~'~'~'~'~'~'~'~'~'~'~'~'~'
1 Minggu Sheila di akademi,(saat shiro datang) namun shiro berkeliling kota dahulu di saat ajaran baru di mulai.
Seorang gadis menangis di toilet khusus perempuan matanya tampak lebam dan menghitam di sebabkan karena ia begitu banyak mengeluarkan air mata ia Sheila yang sedang mengelap air matanya di westapel dengan tisu.
"Meski aku sudah jauh dari rumah tapi tetap saja seperti ini tidak ada yang berubah hiks..hiks.." ia masih mengalami pembulian dan di jadikan pesuruh oleh kakak kelasnya teman sekelasnya tak ada yg berani membela bahkan berteman hanya sebatas mengenal dan melihat.
Flash back (mode) on..
Saat itu Sheila sedang mengantri makanan di kantin setelah mendapat makanan yg ia inginkan ia berbalik dan tak sengaja menabrak seseorang perempuan berambut merah.
"A...aku minta maaf aku tak sengaja "ucap Sheila
"Siall... Jelata mana yang berani menabrak ku "ucapnya yg sedang terduduk di lantai.
"Bangun lah hime flame "ucap salah seorang laki-laki berambut cokelat temannya .
"Uhh... Terimakasih Reo, kita lihat siapa orangnya ,oh kaulah orang nya "ujarnya sambil membalas uluran tangan dari laki laki tersebut dan melihat ku
"Ahh.. iya aku orang nya tapi aku tak sengaja"
"Lihat apa yang kau perbuat kau harus mengganti seragam sekolah ku ini harganya 7 jt cepat"balasnya
"Tapi.."
"Ahk kau tak punya uang rupanya maka kau harus melayani dan jadi pembantu ku di sekolah sampai hutangmu lunas pahamm!!!"
Jelasnya
"Ahh... iii.. iya paham"balasku karena takut di bentak nya .
Flash back off
Dan mulai dari sini Sheila di jadikan pembantu layaknya budak di suruh kesana kemari ia hanya mengangguk saat gadis berambut merah itu menyuruhnya namun sudah seminggu berlalu dan hutangnya masih 3,7 jt yg ia cicil melalui uang jajannya.
Dan ia berniat mengakhiri hidupnya karena sudah tak kuat dengan itu semua dan ia juga berniat melompat dari atas gedung karena agar pihak sekolah tahu bahwa banyak murid yg depresi akan bullying seperti nya.
"Hiks....hikss ayah aku tak kuat sungguh maafkan aku..." Aku yang mulai memejamkan mataku dan mulai melemaskan tubuh ku agar terjatuh dari pinggir gedung sekolah.
Aku merasakan tubuh di terpa angin saat merasakan jatuh tubuh ku Merakan kehangatan seperti di peluk sesaat dan kemudian
Booomm...
Itulah yang seharusnya terjadi..
Di saat aku merasa kan tubuh ku yang seharusnya hancur berkeping keping dan berceceran namun masih utuh saat ini.
"Ap apa yang terjadi , dimana ini "ucapku sambil mengedarkan mataku melihat sekeliling.
"Ahh... Kau sudah bangun rupanya kau ada di UKS tadi kau terjatuh dari atas gedung sekolah lalu seseorang menolong mu dan membawamu kemari "balasnya
"Ahkk benarkah dimana dia sekarang??"tanyaku
"Hm entahlah , heii kau mau kemana kau masih sakittt...!!!!" Teriaknya karena tiba tiba ku berjalan ke luar dengan cepat.
'Ahhhh..... Siall mengapa ia mengganggu apakah hidup ku bertambah sial 'pikirku
Akupun bergegas kembali ke atap sekolah melakukan hal yang sebelumnya gagal namun alangkah terkejutnya aku melihat seorang laki-laki berambut putih dengan baju penuh debu dan kotor sedang berbaring tertidur di bangku panjang dengan tangan sebagai bantalanya.
Akupun merasa iba dan bertanya tanya 'apakah ia yang menolong ku,namun aku tak pernah melihat nya selama ini di academy' batinku
Aku pun menjadikan paha ku sebagai bantalnya karena menurut ku tertidur seperti itu membuat kepalamu sakit.
Hampir dua jam lebih aku menemaninya dan meminjamkan bantal pahaku namun ia tak kunjung bangun juga saat ku perhatikan
'ia cukup tampan juga 'pikirku melihat angin menerbangkan sebagian rambut putihnya.
Terlihat matanya berkedip dan aku menyapanya.
"Hallo apa tidurmu nyenyak? Ucapku
"Ehhhhh...."
"Siapa kau"lanjutnya
MC pov
"Hmm jadi begitu aku mengerti " aku mengangguk setelah mengetahui nama dan mendengar semua penjelasan nya mengapa ia melakukan hal itu.
"Yaak... namaku shiro aku baru masuk hari ini salam kenal Sheila" ucap ku sambil tersenyum.
"Salam kenal juga kak shiro " balasnya dengan tersenyum ramah.
"Ehh aku ini anak kelas satu tak perlu pakai kata kak cukup shiro , ayo kelas sudah di mulai.
"Hn " ia hanya mengangguk
Akupun berjalan menuju kelas
Namun.... Yang membuat ku bingung adalah MENGAPA CEWEK INI MENGIKUTI KU !!!! .
Sesampainya di kelas ada seorang guru menyapa kami .
" Hohoho kau Sheila dari mana saja kau Taukan bahwa jam terakhir pelajaran ku ,hmm dan siapa pemuda perak ini " ucapnya
"Hmm pak guru Shin dia temanku murid baru katanya" balas Sheila.
Sebelum aku menjawab salah seorang mengatakannya pada guru Shin ini
" Benar pak ia murid kelas ini aku sudah mendatanya di absen bapak bisa mengeceknya " ucap seorang gadis berambut ungu berkaca mata hmm dia ketua kelas seperti nya entahlah akupun lupa .
"Hm begitu kah ya sudah cepat masuk kita mulai pelajaran nya ".
Akupun duduk di bangku yah tentu di pojok dekat jendela sendiri dan melihat keluar terus menerus memikirkan apa yg akan ku lakukan nanti.
"Bapak akan mengajarkan kalian apa itu tehnik komunikasi telepati , ya itu adalah tehnik mengirimkan pesan pada seseorang yang mencakup radius tak terbatas tergantung penggunanya dengan cara mengirimkan gelombang pikiran bersamaan dengan pesan yg akan di sampaikan dengan konsentrasi mana tentunya ..." Jelasnya
'hah apakah aku bisa lagipula itu hanya membuang buang mana' pikir seorang perempuan bernama rosie .
'itukan hanya orang jenius dan pandai dalam ilusi saja ahahha' pikir Leo mengejek.
"Ehemm siapa bilang itu hanya pemborosan itu dapat dilakukan saat memikirkan strategi dalam menghadapi lawan agar lawan tidak mengetahui nya mana ada orang bodoh yg berteriak membocorkan rencananya, dan semua orang bisa jika mereka memiliki mana serta mempelajarinya dan bukan ilusi.dan kau masih dalam kelasku shiro"
Ucap guru tersebut.
'oh shitt' Aku yang menyadari hal tersebut langsung menutup segala koneksi pikiran ku secara total.
"Tidak mungkin ia dapat membaca apa yang aku pikirkan " ucap rosie.
"Hmm aku juga sungguh hebat"ujar leo.
"Hahahah ternyata kalian lucu ,namun hanya ada satu orang yg menyadari nya dan langsung memblokir koneksi nya hingga tak bisa ku baca huahahha "ucap guru itu tertawa lebar
"Siapa dia sensei shin ?" Tanya seorang pemuda bernama Teo yg terlihat seperti orang Jepang.
"Hmm siapa ya apa kau tahu shiro siapa orang nya ?" Ejeknya menekan kata katanya
Aku pun menoleh dan menjawab
"Hm? Mungkin aku " stelah menjawab dengan pokerface aku kembali menoleh keluar jendela mengabaikannya.
"Begitukah shiro kau sungguh membuatku tertarik HAHAHA" balasnya.
Yang lain hanya 😕 bingung terdiam .
"Ahkk akhirnya selesai juga saatnya kembali" aku pun beranjak dari tempat duduk namun Sheila mendekat ku .
"Shiro bolehkah kita jalan bersama?" Ucapnya
" Tentu kenapa tidak " balasku
Aku pun mengobrol hingga tak sadar sudah berada di depan asrama academy' 'huh iya aku lupa aku tak menginap di kos kosan lagi bodoh ' dan akhirnya aku mencari kamar di bantu Sheila.
Malamnya aku tak bisa tidur dan mencoba keluar meski harus izin dengan penjaga atau satpam sih
Aku mengunjungi danau di belakang academiy hanya 500 meter dari asrama .
*Note(asrama laki laki dan perempuan di campur dan hanya ada 2 gedung setiap siswa 1 kamar jika mereka tunangan atau bersaudara mereka di ijinkan tinggal 1 kamar layaknya apartemen lahk ).
Aku masih termenung menatap danau yang memantulkan sinar bulan karena danaunya cukup besar itu membuat sekeliling nya menjadi terang ,tak lama kemudian di tengah danau air mulai bergejolak dan tiba tiba seekor Salamander raksasa muncul dari sana dan mulai mendekat.
Aku yang saat itu melamun reflek menghentakkan energi alam yang sedang ku kumpulkan .
'ukhh dasar manusia tak tahu sopan santun sudah mengganggu sekarang malah memukul ku dengan energi alam '
Entah mengapa aku mendengar suara itu di dalam pikiran ku.
"Hmm siapakah yang sedang berbicara " aku memutar mutar kan badanku tuk mencari asal suara.
'terkutuk lahk kau buwung puyuh bocah sialaan itu suaraku aku yg berbicara'
"Ouwh jadi itu kau ya kadal hitam, jadi kau sedang bergumam apa tadi?"
'bangs*t kau kutu putih hiaaa'
Diapun mencoba memukulku
Akupun menyatukan kedua jariku jempol dan telunjuk tengah dan....
STLAKKK...
Aku menyentil kepalanya setelah menggunakan Blade step kearahnya .
Diapun kesakitan aku hanya tertawa terbahak bahak
"Oi kau kadal siapa sedang apa kau disini?". tanyaku
'Uhh sakit tau bocah , namaku Roku sang Salamander bocah ingat itu baik baik !!!!" jelasnya.
" Oke kadal nama ku shiro salam kenal" ucapku dengan tersenyum.
'bocahhhhh.... ...!!!!! '
Dan malampun menjadi ramai karena mereka berdua .
Tamat......
Awokawwkw bercanda gaes masih ada lanjutannya kok tapi next chapt oke 😇.
Maaf bila ada kesamaan dengan charakter atau jalan cerita lain aku hanya menceritakan hal yang seperti nya menarik di baca itu saja .
Salam dari author amatir awoakak
Jan lupa like vote and subrek (eh salah coment) sok apa ajh terserah asal membangun Jan matrial di bawa kemari .
Next TBC...