SUDDENLY FALL IN LOVE

SUDDENLY FALL IN LOVE
6. SFIL



Sepanjang perjalanan kembali ke rumah Anna sudah sedikit lega namun juga heran..apa maksud Marven membuat syarat yang begitu konyol. Dan entah mengapa Anna juga menyetujui syarat konyol Marven yang tak masuk akal.


Anna memparkir rapi mobil Maminya digarasi. Selama sebulan Mami ada di Bali sebagai peserta seminar pendidikan tingkat international sehingga Anna terpaksa sendirian dirumah. Karena Mbak Siti asisten rumah tangganya hanya datang di pagi hari dan akan pulang sore hari.


Anna memasuki rumahnya dua lantainya yang memiliki model minimalis, walaupun Mami singel parents tapi ia selalu memberikan yang terbaik untuk Anna baik dari segi kehidupan maupun pendidikan.


Langkahnya terhenti ketika dering telepon di ponselnya memanggilnya. Senyumnya mengembang menerima panggilan telepon itu.


" Hai Yaz...tumben telepon..ada apa ? " Sapa Anna kepada Diaz dibalik sambungan telepon


" Kapan kamu ada waktu Ann...aku hanya ingin meluruskan kesalahpahaman dulu " Ucap Diaz yang sontak membuat Anna ngilu teringat ia di bully teman SMA karena diam-diam mengirim surat cinta pada Diaz


" Emm...baiklah...hari ini juga bisa " Anna memutuskan menyelesaikan semuanya hari ini.


" Baiklah Ann..tolong kirim alamatmu,, akan segera ku jemput " Ucap Diaz lagi


" Oke Yaz..aku siap-siap dulu...see you " Anna menutup teleponnya.


Diaz menunggunya diluar gerbang rumah Anna. Dan hanya 5 menit ia menunggu Anna sudah muncul dihadapan Diaz.


" Selamat malam Pak Dokter " Sapa Anna dari balik pintu gerbang dengan senyum mengembang.


" Selamat malam Ann " Diaz menyambut Anna dengan senyum yang sama.


" Kita akan kemana ?" Tanya Anna disela perjalanan mereka


" Ke caffe favoritku Ann...kamu mau kan ?" Jawab Diaz yang masih fokus mengendarai mobilnya.


Dan selanjutnya hanya terdengar suara radio selama perjalanan mereka ke Caffe.


Diaz membawa Anna kesalahsatu sudut kursi, dan memesankan beberapa cemilan.


" Ann...aku mau ngomong " Ucap Diaz memulai percakapan


" Iya Yaz.." Respon Anna singkat


" Pertama aku minta maaf karena meninggalkan luka untukmu dulu dan kedua aku sungguh tak ada maksud menyakitimu Ann...surat yang kamu kirim ke aku sungguh aku tak tau, surat itu di rebut Bima waktu itu dan selanjutnya apa yang terjadi aku tak memahami karena pada saat itu Mamaku sedang sakit Ann jadi mengabaikanmu " Jelas Diaz panjang lebar


" Sudahlah Yaz..itu semua masalalu yang pahit kita lupakan saja,," Pinta Anna " Dan aku sudah memaafkan kamu Yaz" Ucap Anna lagi


" Thanks Na...kita bisa memulainya lagi dari awal " Kata Diaz ambigu


" Oke kita bisa menjadi teman yang baik lagiĀ  seperti dulu " Kata Anna menyedot jus melon tanpa gulanya


" Baiklah Ann..kalau itu mau kamu, kalau suatu hari hubungan kita lebih dari teman apakah kamu mau " pernyataan Diaz mengagetkan Anna


" Maksud kamu Yaz ?"


" Yah menjadi sepasang kekasih mungkin " Jawab Diaz tanpa ragu


" Kita jalani saja dulu...oke "


Dan mereka sepakat untuk menjadi teman lagi seperti dulu.


Sebenarnya cinta monyetnya dengan Diaz sudah hilang dari 3 tahun yang lalu walaupun ia masih merindukan Diaz karena selama 3 tahun ini mereka benar-benar kehilangan kontak. Dan Diaz juga sempat kaget melihat penampilan baruku dengan berat badan yang hilang hampir separo karena mengubah pola makan dan olahraga tentunya.


Diaz juga sempat memuji Anna menjadi semakin cantik dan itu tentu saja membuat Anna tersipu malu. Anna juga memberitahu Diaz bahwa ia juga menjadi seorang beauty vlogger dan Diaz antusias akan menonton videonya nanti.