
Anna berlari memasuki sebuah gedung yang memiliki 30 lantai. Ia sudah terlambat 10 menit untuk pertemuan dengan perusahaan kosmetik yang akan mengontraknya.
Tok...tok..tok...
Anna mengatur nafasnya yang memburu dan segera memasuki ruang rapat. Untungnya rapat belum dimulai dan itu membuat Anna sedikit lega.
Di ruangan itu sudah ada 2 beauty vlogger yang lain yang sudah memiliki nama dan tentunya subscriber jutaan. Ana menyapa keduanya.
" Hallo kak Tanya Farasya dan Kak Kekey " Sapa Anna sopan
" Hallo Anna Letisia yah..wah gw ngefans banget loh ma lo...konten lo keren Ann " Puji kak tanya yang ramah dan cantik
" Makasih Kak.. lain kali kita collab ya kak " Kata Anna lagi
" Wah..boleh banget tuh Ann..lo atur aja deh waktunya " Kata kak Tanya yang membuat Anna kegirangan.
5 menit sudah cukup untuk basa basi hingga muncul seorang perempuan yang memiliki penampilan modis dan anggun.
" Hallo semuanya..perkenalkan saya manager keuangan dan kalian bisa panggil Ellisa " Ucap Ellisa dengan senyum manis
" Oya CEO kami juga akan menyempatkan menyapa kalian " Katanya lagi hingga seseorang masuk dengan tampilan yang gagah, Anna mengenal lelaki dihadapannya. Yah dia adalah orang yang menolongnya sekaligus yang ia serempet.
Meski kaget tapi Anna harus bersikap professional.
" Hai semuanya...perkenalkan saya Marven Putra Atmaja..senang bekerja sama denga kalian..semoga produk baru dari perusahaan kami mendapat respon yang baik di pasar dengan bantuan kalian semua " Ucap Marven singkat dan segera meninggalkan ruang rapat, tapi dari sudut matanya ia dapat melihat kalau Marven melirik Anna tajam dan itu membuat bulu kuduknya meremang di tatap begitu tajam oleh seorang laki-laki.
*****
Usai menerima telepon dari Ellisa, Marven ingin berpamitan dengan gadis yang tadi ia tolong tapi langkahnya terhenti ketika melihat sosok yang begitu ia bencia. Dia adalah Diaz.
Pandangan Marven menyelidik dan senyum sinis tercetak di wajah dinginnya ketika melihat senyum dari kedua insan tadi.
Hingga Marven pergi melaju dengan mobilnya.
" Mas Marven " Panggilan Ellisa membuyarkan pikirannya " Ayo Mas..semua sudah menunggu diruang rapat " katanya lagi
" Baiklah Ell..Mas menyusul ya " Marven bersiap ke ruang rapat untuk menyapa para beauty vlogger yang akan mempromosikan produk terbaru perusahaannya.
Sampai di ruang rapat Marven sedikit terkejut melihat gadis yang tadi terlintas dipikirannya, tapi Marven harua profesional dan tak menghiraukan gadis itu hingga kedua mata mereka bertemu pandang dan ada desir aneh didalam diri Marven yang dingin.
" Anna Letisia " gumam Marven dengan senyum smirk setelah mengetahui nama gadis itu.
Dia juga membuka Channel youtubenya yang memiliki 500rb lebih pengikut dan viwersnya selalu lebih dari 1jt.
Di Channelnya ada juga tips diet karena Anna dulunya chubby tapi menurut Marven masih manis dan cantik.
" Mas Marven...Lagi liat apa sih senyum-senyum sendiri " Seperti biasa Ellisa anak nyelonong masuk ke ruangannya tanpa mengetuk pintu
" Biasa lagi liat pertandingan bola " Aku Marven yang langsung menutup Channel Ana Letisia
" Ah masa sih bola..tadi senyumnya kaya lagi kasmaran seh mas " Ellisa tak percaya hingga memastikan apa yang ditonton Marven
" Ngaco kamu " Marvel mencubit pipi Ellisa yang chubby
" Aww...ih Mas Marven" Ellisa mengusap pipinya yang dicubit Marven
" Udah ah Mas mau pulang " Marven bersiap memakai jas kerjanya
" Eh makan dulu yuk Mas...Elli laper " Kata Ellisa merajuk
" Ayo bururan Ell "
" Traktir ya Mas "
" Huum " Jawab Marven datar seperti biasanya.