SUDDENLY FALL IN LOVE

SUDDENLY FALL IN LOVE
5. SFIL



Setelah hari yang panjang dan melelahkan akhirnya Anna bisa merebahkan badannya dikasur.


Ingatanya kembali saat bertemu Diaz. Setelah sekian lama tak bertemu ternyata Diaz seorang calon dokter dan mereka sudah bertukar nomor telepon. Meski terlambat setidaknya Anna harus mengetahui apa alasan Diaz mengacaukannya semasa SMA.


Adell : Mang Usman kenapa Ann ?


Sebuah pesan masuk dari sahabatnya Adell


Anna : Jatuh Dell ma gw tadi siang...hahaha


Adell : gila lo Ann malah ketawa


Anna : Mang usman gpp kok Dell..paling lecet


Adell : Tapi lo baik-baik aja kan ?


Anna : Iya gw sehat wal afiat Dell.


Adell : Syukur deh Ann...ywdh ketemu besok dikampus yah.


Anna : Oke Dell.


Anna meletakkan ponselnya disisi badannya hingga sebuah telepon masuk tapi dari nomor yang tidak dikenal.


" Hallo " Sapa Anna ragu-ragu


" Ini dengan Anna Letisia " Suara laki-laki terdengar dibalik telepon


" Iya dengan saya sendiri " Ucap Anna kemudian


" Kami dari bengkel mobil dan meminta anda untuk datang kesini besok untuk melunasi semua perbaikan mobil Pak Marven " Kata orang bengkel menjelaskan


" Baiklah Pak..besok akan saya selesaikan " 


"Apa-apan tuh orang katanya gak usah dipikirkan perbaikan mobilnya ini malah minta aku yang lunasi..heeh dasar" Gerutu Anna setelah mematikan sambungan teleponnya.


" Baiklah sepertinya aku harus menguras tabunganku kali ini...hiksss " Anna membuka buku rekeningnya yang terdapat


Tiga digit hasil adsensenya selama 3 tahun tapi kali ini ia harus merelakan untuk membayar perbaikan mobil Pak Marven iya itu namanya Marven seorang CEO PT Muse Cosmetic yang pasti mahal karena itu mobil sport.


Sekitar pukul 14.00 Anna segera pergi ke Bengkel untuk mengurus pembayaran perbaikan mobil. Kali ini ia mengendarai mobil Maminya karena Mami khawatir putrinya kenapa-kenapa lagi karena harus naik sepeda motor lagi.


" Siang Pak " Sapa Anna kesalah satu pegawai bengkel tersebut


" Siang Neng, Ada yang dapat kami bantu " Tanya pegawai itu ramah


" Oh...mari saya antar ke kantor " pegawai itu membawa Anna ke lantai 2 bengkel yang terdapat kantor yang cukup rapi.


" Silahkan tunggu disini dulu Neng, sebentar lagi Pak Damar tiba " Kata pengawai itu menjelaskan dan segera berlalu


Sekitar 10 menit sudah Anna menunggu hingga terdengar suara langkah kaki mendekatinya. Reflek Anna menengok ke belakang dan Anna melihat Pak Marven mendekatinya. Wajahnya yang rupawan dan tubuhnya yang atletis sempat membuyarkan lamunannya. Umurnya kira-kira 28 tahun terpaut 5 tahun dari Anna.


" Ehemmm " Marven membuyarkan lamunan Anna " Maaf saya sedikit terlambat " Suara baritonnya menyadarkan Anna


" Selamat siang Pak " Anna segera bangkit dari kursinya dan memberikan salam, karena tidak dipungkiri perusahaan Marven juga baru menjalin kerjasama dengannya sebagai beauty vlogger jadi Anna harus profesional dan memberikan kesan yang baik.


Marven menyambut tangan Anna dengan penuh percaya diri sedangkan Anna terlihat gugup dan sedikit kikuk. Untung sedetik kemudian muncul Pak Damar pemilik bengkel ini hingga suasana awarkk segera pergi.


" Hallo Neng Anna, saya Pak Damar pemilik bengkel ini, Sesuai permintaan Pak Marven ini sudah kami rinci total biaya perbaikan mobil Pak Marven.


" Oh baiklah Pak..berapa ?" Tanya Anna sambil mengeluarka kartu miliknya


" Semuanya 300jt " Ujar Pak Damar yang membuat Anna kaget karena saldonya hanya 200jt.


" Ap...pa 300jt Pak...itu gak salah " Anna melirik ke Marven yang terlihat santai dengan nominal sebegitu banyaknya padahal seingat Anna mobil Marven hanya tergores sedikit.


" Ini sudah kami diskon 10 persen loh" Kata Pak Damar kembali dengan senyum ramah. " Sebentar ya saya tinggal dulu, ada tamu didepan " Kata Pak Damar lagi dan pergi meninggalkan Anna dengan Marven saja.


" Ee...Pak Marven bisakah anda memberi kelonggaran untukku membayar biaya perbaikan mobil bpk " Anna berbicara terbata karena lelaki disampingnya tak henti memandangnya intens


" Emm...boleh " Katanya singkat dan membuat Anna sedikit lega


" Baiklah Pak...di ATM saya ada uang 200jt silahkan anda gunakan dan sisanya 100jt akan saya bayar 1 bulan lagi " Ucap Anna sopan


" Bisa saja...tapi aku punya syarat " Kata Marven kemudian


" Maksud bapak " Anna kaget mendengar Pak Marven mengajukan syarat


" Ya...saya bisa menunggu satu bulan asal setiap hari kamu harus menemaniku makan malam " Kata Marven penuh misteri


" Menemani malam ???" Pekik Anna tak paham maksud Marven


" Yah kamu harus siap menemani makan malamku setiap hari, sebagai jaminan kalau-kalau kamu akan kabur akan hutangmu " Ujar Marven dengan tatapan tajam dan sikap tenang.


" Ya ampun...siapa si yang akan kabur" pekik  Anna dalam hati


" Gimana " Tanya Marven kemudian


" Oke baiklah...deal.." Anna menjabat tangan   Marven sebagai tanda kesepakatan dan dibibir Marven tercetak kemenangan disana.