SUDDENLY FALL IN LOVE

SUDDENLY FALL IN LOVE
1.SFIL



Anna Letisia menangis dibawah pohon tepat dibelakang sekolahnya. Hari ini adalah hari kelulusannya tapi ia malah menyendiri dan menangisi nasibnya. Yah Anna menangis karena ditolak cintanya oleh seseorang yang ia kagumi sedari 2th yang lalu. Sosok yang begitu tampan menurutnya, seorang ketua OSIS disekolahnya, Diaz Aditya namanya.


Bukan itu saja yang membuat Anna sedih, tetapi juga ia mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan dari teman-temannya mungkin karena penampilan fisiknya yang jauh dari kata cantik. Tubuhnya padat berisi, dan kulitnya kecoklatan dengan behel yang menempel digiginya. Ah Anna merasa malu sendiri dan menyesal mengungkapkan perasaannya melalui surat hingga akhirnya surat cintanya dibaca seluruh teman sekelasnya dan menjadi bulan-bulanan mereka.


Sedangkan Diaz hanya diam melihat itu dan malah meninggalkan Anna sendirian tanpa menolongnya dari bullyan teman-temannya.


Anna kira Diaz juga memiliki perasaan yang sama untuknya selama 2 tahun kedekatan mereka. Yah diam-diam mereka sering belajar bersama maupun makan diluar. Harapan Anna cintanya akan bersambut pupus sudah dan berakhir dibawah pohon beringin tempat Anna menangis sekarang.


Huh..sungguh menyakitkan.


Setelah menangisi nasibnya entah berapa jam dibawah pohon beringin Anna putuskan untuk pulang kerumah. Anna bernafas lega karena sekolah sudah bubar jadi tak ada yang akan melihatnya dengan keadaan yang sedikit kacau dan berantakan.


Ia berjalan gontai mencari angkutan umum dan ingin segera pulang kerumah untuk curhat dengan maminya.


Maminya tau segalanya tentang perasaan Anna terhadap Diaz Aditya, dan ia mendukung Anna sepenuhnya.


Mami adalah seorang singel parents dan berprofesi sebagai seorang dosen. Sedangnya Papinya sudah sejak lama tiada karena sebuah kecelakan pesawat. Jasadnya pun tak pernah ditemukan hingga Mami hanya bisa mengikhlaskan kepergian Papi yang begitu kami cintai.


Sesampainya dirumah meluapkan tangisnya kepada Mami dan menceritakan semua yang terjadi disekolah.


" Enggak sayang...anak Mami cantik kok, biarkan saja Diaz menolak permata Mami..nanti pasti dia menyesal " Kata Mami menghibur putri kesayangannya itu hingga membuat senyum samar dibibir Anna.


" Dih Mami bisa aja " Anna berusaha ceria


" Gitu dong...anak Mami kalau senyum tambah manis " Mami memeluk Anna penuh kasih.


Pertama kali jatuh cinta dan ternyata ditolak membuat Anna sedikit trauma dan kepercayaannya terhadap laki-laki menjadi pudar.


Setelah Mami mengambil Ijazah SMA Anna, sorenya mereka akan pindah ke Jakarta. Karena Mami pindah mengajar disalah satu Universitas ternama disana dan mau tak mau Anna mengikuti kemanapun Mami pergi.


Annapun pergi tanpa memberitahu teman-temannya dan berpamitan dengan sahabatnya Adell. Ah Anna menyesal tidak menemui Adell sebelum ia pindah ke Jakarta.


Kalau Anna bisa memilih mungkin dia tak akan pernah memilih jatuh cinta karena ternyata jatuh cinta itu menyakitkan. Tapi Anna harus move on demi Mami, wanita yang paling ia sayangi.."Huuwaaggg Anna semangat" teriak Anna sebelum meninggalkan rumah masa kecilnya, rumah pemberian Papanya.


Perjalanan kali ini terasa begitu berat buat Anna apalagi harus meninggalkan kota kelahirannya Surabaya dan juga harus jauh dari sahabat satu-satunya Adell Delina seorang gadis periang yang selalu bisa membuatnya tertawa lepas tanpa beban...Ah belum sehari saja Anna sudah kangen gadis cerewet itu.