Story Of The End

Story Of The End
Tamika Vs Rikudo



Zenon pun menatap jaine.


"kau sebaiknya menyelamatkan rakyat yang membutuhkan jaine biar aku dan tamika menyerang mereka." kata zenon menatap jaine.


jaine pun menata zenon


"tapi apa tamika bisa menggunakan pedang keadilan itu?." kata jaine, dia tau kalau tamika punya pedang itu karena dia bisa melihat informasi apa pun meskipun itu rahasia orang.


Zenon pun menatap tamika.


"tamika kau bisa menggunakan pedang itu?." kata zenon.


"ya aku bisa mengendalikan pedang zenon Jangan khawatir." kata tamika yang senyum ke zenon.


Zenon menatap jaine.


"kau pergi sekarang." kata zenon.


Jaine pun pergi dan zenon pun mengeluarkan pedang nothingness dia dan tamika mengeluarkan pedang keadilan dia Mereka berjalan ke raja iblis.


Rikudo pun menatap zenon dan tamika.


"biar aku urus so cewe dia mempunyai salah satu dari pedang terkuat di dunia." kata Rikudo dia ingin menyerang Tamika.


Raja iblis darkness pun menatap rikudo.


"kenapa gak sekalian lawan so cowo itu?." kata raja iblis.


"hmmm seperti Nya bagaimana kita berdua saja menyerang mereka." kata rikudo.


Dan penampilan rikudo itu rambut hitam, muka tampan tapi gak tampan banget.


Dan penampilan raja iblis darkness rambut hitam, muka mengerikan, mata warna hitam.


Tamika pun langsung teleport di depan rikudo dan mendorong rikudo hingga menabrak bangunan hancur.


"ayo bertarung." kata tamika dia mengeluarkan aura pedang dia.


Rikudo pun berdiri dan senyum.


"ok ayo bertarung." kata rikudo dan dia mengeluarkan pedang dia yang sangat kuat.


"hellsword." kata rikudo mengeluarkan pedang dia.


tamika membuat cahaya yang terang dan panas dan menembakan nya ke rikudo.


Rikudo pun menghindar.


"aku tidak akan merasakan sakit kau tau." kata Rikudo dia kebal dengan rasa sakit meskipun level dia masih bisa bertahan.


"kalau begitu rasakan ini." tamika pun menyerang dan membuat luka di rikudo dan Rikudo terpental jauh.


Sekarang Rikudo merasakan saki luar biasa


"bagaimana mungkin kalau begitu rasakan ini." Rikudo pun menggunakan serangan dia dark magic membuat ledakan yang cukup hebat dan dia membuat tamika pindah ke tempat infinite gelembung berisi infinite multiverse dan layer tak terbatas


Tamika pun terkejut ini pertama kali dia di sini.


Rikudo pun menyerap sistem di gelembung dan menembak Serangan kuat menghancurkan banyak gelembung tamika menggunakan analisis dia dan dia masih selamat rikudo pun terkejut.


tamika pun menggunakan mata ketiadaan dari zenon.


"sekarang giliran ku." tamika pun menyerang keberadaan rikudo dan karena tamika menggunakan mata ketiadaan tamika juga membuat semua gelembung menjadi concept kehancuran membuat apa pun yang abstrak karena nothingness itu termasuk abstrak dan tamika menggubah abstrak berserta fundamental itu sendiri sampai tamika immune dari itu tapi Rikudo pun senyum.


"kau kira membunuh ku dengan semudah itu pakailah otak." Rikudo pun kembali semula dia beregenerasi dengan cepat dia masih bisa beregenerasi sekuat apa pun serangan itu sampai menghancurkan gelembung itu tak bisa membunuh Rikudo dengan mudah.


"aku makhluk melampaui sistem." kata rikudo.


Tamika mencoba analisis rikudo sekarang tapi kali ini tidak berhasil.


Tamika pun senyum.


"pedang ku mempunyai kekuatan tak terbatas tapi sesuai tubuh penggunanya saja jadi pedang keadilan ini Omnipotence." tamika terus menyerang sampai menghancurkan informasi dan hukum sampai informasi dan hukum hilang dari pohon of universe.


Tamika juga menghancurkan abstrak dari rikudo membuat rikudo mulai kehilangan kekuatan dia.


Dan Rikudo itu mulai berdarah, tamika langsung menggunakan mata ketiadaan dia membuat concept dari rikudo menjadi lebih lemah.


"kekuatan ini sudah level fundamental Sangat kuat." kata rikudo di dalam pikiran dia tamika mengubah realitas rikudo menjadi nothingness membuat rikudo cuma melihat kegelapan tak terbatas sebelum dia menghilangkan dari pohon of universe.


Tamika pun menggunakan kekuatan dia membuat gelembung yang hancur kembali seketika.


"ok semuanya kembali seperti dulu." kata tamika.


Tamika pun teleport kembali ke tempat sebelumnya melihat pertarungan zenon.