
Setelah itu mereka pun keluar dari temple itu saat sudah mengalahkan penjaga itu.
"ok mau kemampuan dulu nih kita sudah di zona aman dari Monster." kata zenon yang lagi melihat peta.
"ok kita cari tempat yang bagus untuk tidur malam ini." kata tamika.
"emm sekarang masih hari ke empat jadi kita harus pintar memilih tempat untuk tidur." kata zenon.
Zenon dan tamika melanjutkan perjalanan sampai malam.
Sekarang sudah malam mereka pun sudah di tenda untuk tidur.
Zenon dengan senyum nya menjawab.
"so mau melakukan itu seperti semalam." kata zenon, zenon juga berkedip ke tamika.
tamika pipinya pun merah.
"aku gak mood lakukan itu untuk sekarang." kata tamika.
"ok jadi tidur saja." kata zenon dan dia pun memeluk tamika dengan tubuh hangat nya.
Sekarang sudah subuh.
zenon pun bangun.
"selamat pagi." kata zenon dan dia menguap juga.
Tamika pun ikutan bangun
"selamat pagi juga." kata tamika.
"well sekarang sudah hari ke tiga." kata zenon
2 hari kemudian ujian selesai zenon sekarang di ibu kota dan sisa Perseta cuma 45 orang dan untuk special Sage masih utuh 32 jadi kalian bisa
Zenon lagi di tempat pengumuman.
"ok untuk semua calon Sage kalian di tugaskan ke ruang bawah tanah untuk membunuh raja iblis bawah tanah nya di ibu kota." kata yohime.
"kalian akan di pimpin oleh Sage yang senior." kata yohime.
Setelah itu semua orang bubar dan yohime pun menghampiri zenon dan tamika.
"hei kalian berdua tunggu." kata yohime.
Zenon dan tamika pun berhenti berjalan melihat ke yohime zenon pun berbicara.
"ada apa Sage yohime?." kata zenon.
"kalian pasti orang dari dunia lain di summon oleh Sage alicia kan." kata yohime.
Zenon pun menjadi waspada tamika juga ikutan.
"bagaimana kau tau kami dari dunia lain." kata tamika.
"Alicia sendiri memberitahu ku sudahlah jangan tegang kalian akan ke tempat kandidat tidur jadi tempat itu lebih mewah." kata yohime.
zenon dan tamika sekarang sudah di kamar baru mereka.
"wow ini sangat mewah ini seperti di mansion ku dulu tapi lebih mewah." kata tamika yang lagi lihat lihat sekitar.
Sementara zenon lagi bermain game di ranjang.
Dan ada seseorang ketuk pintu.
"hallo untuk zenon dan tamika kalian do suruh pergi ke tempat pertemuan para kandidat Sage special." kata orang dan dia pergi.
Zenon pun berhenti main game dan berjalan ke sana bersama tamika.
Saat di sana pintu yang menutup ruang itu sangat besar ada dua penjaga di sana juga.
"apa kalian tamika dan zenon." kata penjaga itu.
Zenon pun menjawab.
"ya ini kami." kata zenon.
kedua penjaga itu pun membuka pintu dan menunduk sambil zenon dan tamika berjalan.
Zenon dan Tamika pun bertemu teman sekelas mereka semua Hajime berjalan ke zenon dan argil pun berlari ke zenon.
"zenon maafkan aku telah meninggal ku." kata argil yang menunduk ke zenon.
Zenon pun senyum.
"sudahlah yang penting kau masih hidup bro." kata zenon dengan senyum dia.
Sementara tamika yang di peluk oleh sahabat dia bernama Kaori sayuga.
"tamika maafkan aku telah meninggal kamu aku terpaksa karena tidak tau ngapain saat di bus." kata kaori yang menyesal.
Setelah Eron lagi memakai kacamata dia.
"hallo zenon lama tidak bertemu." kata Eron ke Hajime sambil senyum.
"ah Eron sama lama tidak bertemu juga." kata zenon.
"tapi kenapa kau meninggalkan kamu berdua saat di situ." kata zenon.
"supaya tidak membawa beban." kata Eron dan Eron hendak berjabat tangan.
Zenon tanpa curiga dia pun berjabat tangan.
Dalam pikiran Eron.
"sistem apa kelemahan dan kelebihan zenon ini request dari Sage Alicia untuk membunuhnya." kata Eron di dalam pikiran dia.
(master seperti nya sistem dia palsu) kata sistem Eron.
Eron pun menatap zenon.
"saya hendak pergi dulu so bye." kata Eron, dia berjalan ke ruang dia dan bertemu Sage Alicia, kuryo, dan yusifu Kanzen.
"Sage Alicia, kuryo, Kanzen zenon dia menggunakan sistem palsu." kata Eron.
Alicia pun terkejut.
"menggunakan sistem palsu tapi bagaimana dia bertahan sampai sekarang." kata Alicia.
"aku pun tidak tau." kata Eron.
"kalau begitu bagaimana kita langsung saja membunuh nya." kata Kanzen yang tidak sabaran.
"jangan main bunuh bunuh sembarangan pasti zenon menyembunyikan kekuatan asli dia." kata kuryo yang kalem.
"yang penting aku mendapatkan hadiah dari sistem." kata Alicia.
"tapi kita jangan sembarang juga zenon telah membunuh dua Sage." kata Alicia mulai serius.
"tapi dua Sage itu lebih lemah dari mu kan." kata Kanzen.
"ya betul, ok langsung saja ke rencananya Kanzen gunakan sistem pembuat cerita mu untuk bunuh zenon." kata Alicia.
Kanzen pun senyum.
"ok sesuai request hahahaha." kata Kanzen dan dia ketawa jahat.
To be continue.