
akhirnya mereka berhasil memanjat pagar tembok
"hah.. berhasil kepanjat juga akhirnya, tinggi bwet ya ni tembok gais.
kamu capek ya val? mau aku gendong?"
"apa sih, ngga usah aneh-aneh ya"
"tau lu Angga, geli gue dengernya"
"ngga usah ikut-ikutan lu Reza "
"dih?"
"udah ah, gue laper nih"
"ya udah buruan yok, Dika udah laper, gue juga laper banget, langsung ke warung aja"
*sampai di warung mak Kokom
"mak kom, mau beli "
"eh iya, monggo duduk le"
"menu hari ini apa mak?"
"menunya ada nasi goreng, nasi bakar, mi ayam, bakso, nasi campur sekaligus lauk pauk, sama gorengan le, mau makan apa?"
"nasi campur enak tuh, gue mau nasi campur, kalian mau apa?"
"samain aja za, menu gue, Angga, sama Dika nasi campur semua biar gampang"
"oke, mak, nasi campur empat ya"
"siap le"
*mak kom menyiapkan empat nasi yang mereka pesan
beberapa menit kemudian
"ini le, nasinya udah siap"
"makasih mak"
"iya le, lho tapi kan belum jam nya makan, kok sampean udah pada keluar?"
"hehe, iya mak, tadi kita berempat di hukum sama pak An, terus kabur ke sini, soalnya laper"
"aduh le , sampean ini ada-ada saja, ya udah nanti abis makan, balik ke kelas lagi lho, mak tinggal ke dalem dulu"
"iya mak"
*berapa menit kamudian, mereka telah selesai makan
"udah kenyang nih, sekarang mau kemana, gais?"
"mau balik? tapi nanti ketahuan guru lagi gimana"
"ya udah kita bolos aja sekalian, biar ngga di marahin lagi"
"kok elu jadi sesat si val sekarang, ngajak bolos "
"ya abisnya mau gimana lagi, kalo balik pasti di marahin, apa mau di sini terus? ngga kan"
"gue ngga setuju ah, ntar ketahuan lagi"
"sok-sok an ngga mau bolos lu dot"
"gue sih terserah"
"kalo elu Ngga?"
"sebenarnya aku ngga mau bolos, tapi kalo Rival yang ngajak bolos, aku mau"
"apa sih, elu sendiri juga biasa ngajakin kita bolos "
"terserah gue lah"
*Kemudian, mak kom datang
"lho le,? kok sampean masih di sini? nanti di marahin pak guru lagi gimana? katanya abis di hukum tadi"
"iya mak, bentar lagi mau balik kok"
"hmm, ya sudah terserah sampean , udah mak ingetin lho ya"
"hehe, iya mak"
"ya udah, mau gimana nih gais? mau balik atau jangan ?"
"balik aja, Ngga"
"jangan woi, ntar ketahuan"
"ekhem, kalo Rival bilang jangan, ya udah jangan aja"
"kok jangan sih?"
"tau lu, malah ngikutin Rival"
"terserah gue lah"
"terus kalo ngga balik, mau kemana Ngga?"
"jalan-jalan aja yu? sekali-sekali lah, gue ngga pernah bolos "
"Reza jadi sesat"
"tau lu, malah ikut-ikutan Rival"
"udah lah, lagian kita udah keluar dari sekolah gini, nanggung kan"
"bener juga sih, ya udah ayo aja"
"tapi mau kemana?"
"ke mekdi"
"oke let's go gais"
*mereka berempat meninggalkan warung mak kom dan berjalan ke MakDonald's
*di jalan
mereka ngobrol seperti biasa sambil cekikikan
"haha, gue yang ngga pernah bolos, sekali-sekali bolos, jajan ke tongkrongannya orang kaya asik juga ya, tapi kok elu mampu beli mekdi si Ngga?"
"buset za, ternyata selama ini elu pikir gue ngga bisa beli mekdi gitu? kek gini juga gue itu cuma beda level dikit sama mereka orang-orang kaya"
"ya kan gue ngga tau"
"dasar Reza "