Rivalyn & Anggara

Rivalyn & Anggara
Bab 7. Warnet



Setelah pelajaran selesai, dan bel pulang sekolah sudah berbunyi, rival dan Angga tidak langsung pulang , mereka berencana untuk mampir ke warnet sebentar untuk bermain game


"val, abis ini jangan pulang langsing ya? kita mampir ke warnet dulu. main gem, kayaknya udah lumayan lama nih kita kaga main gem di warnet bareng"


Angga mengajak rival


"bener juga lu, tapi sebelum ke warnet kita jajan dulu, beli cemilan "


"oke, tenang aja. ntar kita mampir ke Indoapril "


setelah itu, mereka meninggalkan kelas dan berjalan menuju tempat parkir sepeda motor


kemudian mereka meninggalkan sekolah dan menuju ke Indoapril untuk beli cemilan


keduanya memasuki Indoapril dan kemudian memilih camilan yang akan mereka beli


lima belas menit kemudian keduanya selesai memilih camilan dan menuju ke kasir. kemudian mambayar total harga camilan yang mereka beli


setelahnya, Angga dan rival beranjak dari Indoapril untuk pergi ke warnet tanpa ganti baju terlebih dahulu


*sesampainya di warnet


rival memesan tempat yang akan mereka berdua gunakan bermain game, rival memesan tempat duduk bernomer 9 untuknya dan nomer 10 untuk Angga


selanjutnya mereka duduk di tempat duduk yang sudah di pesan tadi dan kemudian mereka memulai permainan game mereka


sementara itu dari kejauhan tampak dua pasang cewek cantik dan cowok yang juga masih memakai seragam SMA yang terlihat sama dengan seragam Angga dan rival. rupanya mereka adalah kakak adik itu


melihat Angga sedang asik bermain game di warnet, kakak beradik itu menghampiri Angga dan rival kemudian mengajak mereka berbicara


"woi, elu ngapain di sini"


ucap kakak itu menatap Angga yang sedang asik bermain game


"woi, elu bud*g apa? beraninya nyuekin gue"


kemudian mata cowok itu melirik rival yang sedang duduk di samping Angga dan juga sedang asik bermain game


melihat hal itu, ia pun langsung berfikir untuk mengejek mereka


"ohh..pantesan kaga nggubris gue, ternyata lagi sama istri nya toh"


"kak, udah jangan ganggu mereka, kita main gem aja yuk"


"udahlah, muak gue liatnya. kenapa sih kalian berdua tuh selalu kemana-mana berdua? yang aneh itu si rival, ngapain juga dia deket-deket sama elu. jangan-jangan dia beneran *belok* lagi hahaha"


sang adik yang mendengar perkataan kakaknya itu, memintanya untuk berhenti dan pergi meninggalkan Angga dan rival


tetapi, kakaknya tidak mau mendengarkan perkataannya dan masih saja mengganggu rival


melihat sahabatnya di ganggu, Angga pun kemudian naik pitam dan berdiri hendak memukul wajah cowok itu tetapi, rival menahan tangannya untuk tidak memukul cowok itu


"maksud lu apaan hah? elu jangan seenaknya ngomong gitu, lagian bukan urusan lu juga gue sedeket apa sama rival ,elu kalo mau ngajak ribut sini, gue kaga takut"


rival berusaha menghentikan Angga uang sedikit lagi menarik kerah baju cowok itu


melihat rival yang berusaha menghentikannya, Angga pun benar-benar mengurungkan niatnya untuk memukul kakak Tiara yang membuatnya kesal


"udah, hari ini gue lepasin elu, tapi kalo lain kali elu ngejek soal rival lagi. gue kaga bakalan diem kayak hari ini, sekarang lebih baik Kelian pergi dari sini atau gue bakalan bener bener mukul kalian"


Angga mengancam cowok itu dan menyuruhnya pergi meninggalkan mereka berdua


mendengar ancaman Angga yang akan memukul mereka, Tiara pun ketakutan dan meminta kakaknya untuk cepat cepat keluar dari warnet dan meninggalkan mereka