
Warna Langit senja yang semakin gelap seakan memberitahu bahwa hari sudah mulai petang.
Namun tidak membuat dua insan beranjak dari posisinya, Bobby dan Queen masih berada di atas ranjang, sambil memeluk satu sama lain seakan dunia milik berdua sh****t
"Queen..."
Queen dengan posisi mata tertutup memeluk Bobby, dan hanya menjawab panggilan itu dengan deheman.
"Siapa Aaron?" Tanya Bobby
Queen membuka matanya lalu menatap Bobby bingung, Bagaimana bisa pria yang sekarang dalam pelukannya menanyakan Pria yg bukan lain Kakak tingkatnya. Apakah dia sedang cemburu sekarang?
"Kenapa?.."
Bobby hanya menggelengkan kepalanya
"Tidak, aku hanya bertanya"
Queen yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan kembali memeluk Bobby. Mungkin Queen lelah dengan pergulatan tadi.
"Jawab Queen.."
"Engga penting" jawab Queen kesal
"Untuk apa coba dia menanyakan Aaron" ucapnya dalam hati
Bobby yang kesal karena tidak mendapatkan jawabnnya, Akhirnya menganggkat tubuh Queen agar duduk di atas perutnya. Queen yang terkejut akan hal yang di lakukan Bobby pun reflek menutupi dadanya. Bobby yang melihat itupun menurunkan kedua tangan Queen.
"Aku sudah sering melihatnya, tidak usah di tutupi " goda Bobby
"Ishhh... Tetep aja aku malu.." Ucap Queen sambil mengerucutkan Bibirnya
Bobby yang melihat tingkah gemas Queen langsung memeluknya karena dia takut Khilaf dan bisa saja mengajak Queen untuk berkeringat lagi.
"Siapa Aaron" tanya Bobby kembali
"Kakak tingkat aku, kenapa sihh kepo" jawab Queen ketus
"Ohh, jadi dia pria yang sering di gosipin suka sama kmu?" tanya Bobby sembari mengelus rambut Queen
Queen hanya mengangguk
"Kamu suka sama dia?"
"engga, memang kenapa?" tanya Queen mengerutkan dahi
"Tidak..."
"Aku cemburu Queen, kamu deket sama dia" ucap Bobby dalam hati
"Mau sampai kaya gini? Lengket .." rengek Queen
"Mau mandi?"
"Iyaaa..."
"Ayoo, sekalian berendam.."
Queen yang mendengar itupun langsung bangun, dan duduk di atas perut Bobby
"kenapa?"
"kalau mandi sama kamu, yang ada bukan mandi malah nambahin lengket:(("
Bobby hanya tertawa melihat ekspresi Queen sekarang
"Engga ngak akan, beneran.."
"Janji, soalnya kau cape, seriusan" ucap Queen sambil menunjukan dua jarinya
"Cape katanya, tapi tadi semangat banget" ucap Bobby menggoda disertai tawanya
Mendengar itu Queen memukul pelan dada Bobby
"Hahahha, aku suka kalau kamu lagi di atas ranjang, Kamu seksi" bisik Bobby
Kini pipi Queen sudah memerah karena malu dengan kata kata vulgar yang Bobby bisikkan
"Bobby.... jangan godain teruslahh:(" ucap Queen yang tanpa sadar bergerak.
"Queenn..."lirih Bobby
Queen yang melihat ekpresi bobby mengeritkan dahi karena bingung
"Kamu sedang menggodaku ?"
Queen Bingung "Eng-engga" ucap Queen terbata bata lalu tersadar akan kesalahannya. Yaa! Kesalahan Queen, dia bergerak dan bersentuhan sampai mengenai milik Bobby.
*SMIRK*
"Ishh jangan gt mukannya, dasar mesummm" ucap Queen disertai pukulan kecilnya
"Eunghhhh" desahh Bobby
Queen menghentikan pukulannya dan bertanya
"Kenapa kau mendesah?"
"kau membangunkannya Queen"
"Huh?... Ahh maaf :("
"Tidak akan aku maafkan"
"Bobby" ucap Queen dengan nada manjanya
"Tanggung jawablahh"
Queen hanya bisa pasrah karena sudah pasti Bobby tidak akan melepaskannya.
"yasudah ayo kita mandi, udah lengket"
Bobby bersorak ria, "Ayooo" lalu mengangkat Queen ala Bridat Style, Queen langsung mengalungkan tangannya di leher Bobby
Mereka menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam, entah apa yang mereka lakukan yang pasti Queen kelelahan karena ulah Bobb.