Queenna

Queenna
Eps 11



Jam menunjukkan pukul 6 Pagi


" Queen hari ini kamu nggak ada jadwal kuliah kan?" tanya Bobby yang baru saja keluar dari kamar mandi, dengan handuk yang masih melilit dipinggangnya.


Queen mengangguk


"Iya, Queen libur hari ini. Ada apa? mau ngajak Queen jalan-jalan?" jawab Queen excited


"Engga cuma nanya , dari pada jalan-jalan mending kita seharian disini" Ucap Bobby menarik Queen kedalam pangkuannya.


"Ishhh...Gamau kamu pasti minta aneh aneh, bisa-bisa kita cuma rebahan aja disini"


"baguslah kan itu yang aku mau, Olahraga lagi" Godanya


"ihhh ngeselin, udah sana cepet pake baju" mendorong pelan bahu Bobby


"gamau, nanti juga dilepas lagi" ucap Bobby sambil memeluk erat Queen


"Aaaaa Bobby sesakkk"


Bobby langsung melepaskan pelukannya


"Maaf sayangg" ucapnya


Bobby yang melihat raut wajah Queen Cemberut, merasa bersalah.


"jangan cemberut gitulah, Yaudah aku ganti baju dulu Queen sayang tunggu disini yaa"


Mendengar ucapan Bobby raut Queen langsung yg sebelumnya cemberut langsung tersenyum dan mengangguk. Bobby tersenyum, Ia bergegas turun dari ranjang dan berjalan ke arah walk in closet.


Setelah selesai, Bobby langsung keluar mencari Queen yang tidak ada di kamarnya.


Ia menemukan Queen yang sedang sibuk dengan peralatan dapurnya.


Bobby tersenyum melihat Queen dari belakang yang sedang memasak dengan kaos oversize dan rambutnya yg di cepol.


Bobby lalu berjalan ke arah Queen dan melingkarkan kedua tangannya di perut Queen dan mengecup pipi mulus Queen.


”Astaga! Bobby! ngagetin tau,” katanya manja.


"Kok ngak nungguin aku sih, kirain aku kamu masih kesel terus kabur gitu aja"


"aku kabur pun kamu pasti tau kan aku kemana"


Bobby tertawa, menciumi leher Queen dari belakang.


”nanti kalau udh nikah gini yaa, Kamu seksi bikin betah,”


Queen berjalan ke arah lemari, mengambil piring dengan Bobby yang masih memeluknya, sesekali meremas dadanya.


" Bobby Tangannya diem bisa ngak” kesalnya Bobby terkekeh, meremas dengan keras kedua dada Queen.


"Kayaknya makin besar, padet, padahal nggak pakai bra,”


Queen yang kesal melihat tingkah Bobby pun memukul pelan pergelangan tangan Bobby.


”Kerjaan kamu, yang gamau lepas terus”


Queen meletakkan piring yang berisi sarapan sederhana yakni nasi goreng. Karena isi kulkasnya sudah menipis, Queen melupakan hal penting ini, mengisi bahan makanan.


Bisa saja anak buahnya yang membelikan kepeluar dapur. Tapi Queen tidak ingin merepotkan orang lain urusan dapur itu urusan Queen.


"Duduk sana, aku siapin makanan,”


Bobby mengangguk. ”lya istriku sayangg,”


Keduanya diam, menikmati sarapan buatan Queen.


”Kenapa? Ngak enak yaa?"


"Eeee engga kok, ini Enak, banget malahan.” Ucap Bobby disertai senyuman manisnya.


Queen tersenyum senang, dan melanjutkan makannya.


***


Sepanjang jalan mereka hanya dia. Tidak ada di antara kami yang membuka suara. Hanya suara audio musik yang terdengar dari keheningan yang terjadi.


Queen melirik ke arah Bobby. Dia tampak tenang saat menyetir dengan satu tangan. Satu tangannya lagi menopang kepalanya di antara pintu mobil. Melihat.


"Kamu Keren " batin Queen memuja


Bobby saat menyetir tampak keren dan membuat Queen terus menatapnya dengan tatapan memuja.


"Menikmati pemandangan, heh?" suara Bobby menyentakkan Queen ke alam sadar.


Queen meringis malu lalu menghadap ke jendela. Merutuku kebodohannya bisa kepergok sama Kendrick karena terlalu terpesona sama wajahnya.


Beberapa menit kemudian mobil Bobby berhenti di mall. Jadi kita ke mall nih?


"Kita disini mau nonton dan makan siang, sekalian Quality time bareng kamu"


Seakan tahu apa yang ada dipikiran Queen, Bobby pun menjawab pertanyaan yang di pendam di otak Queen.


"pantesan pake masker, takut ketauan wartawan ya"


Bobby tersenyum singkat.


Benar apa yang dia katakan saat dari parkiran, kami langsung menuju lantai teratas dimana bioskop berada di lantai teratas.


"Kamu mau nonton apa sayang?" Queen mengerjapkan mata saat wajah Bobby tepat berada dihadapannya, meski sudah terbiasa tetap saja itu membuatnya kaget.


Queen mengigit bibir bawahnya, kenapa di saat seperti ini aku masih sempat terpesona sama wajahnya sih?! Arghh... Tau gini mending diem di Apart deh


"Terserah kamu saja."


Lalu Bobby menjauhkan wajahnya dan mengangguk mengerti.


"kamu mau nunggu disini atau ikut aku?"


"ikutlahh"


Bobby memeluk pinggang Queen sembari berjalan.


"kenapa ngak ke mansion aja, kita bisa kan nontn disana"


"tadinya sih mau gitu..."


"terus kenapa kesini, kan kmu jdi ribet hrus pake masker"


"Di mansion gaakan bebas Queen" batin Bobby berucap.



Bobby menyewa satu bioskop hanya untuk menikmati film berdua saja dengan Queen. Tak lupa Bobby memesan Velvet Class.


"Ishhh... gausah aneh aneh yaa ini biokop, pake disewa pula, tempatnya kaya gini" Ucap Queen menatap tajam Bobby


"hehehe.... Udah jgn cemberut udah terlanjur sayangg"


***