
"Bobby.."
Panggilan Queen hanya dijawabn dengan deheman Bobby
"Kamu mau makan apa? biar aku buatkan"
namun tetap saja Queen tidak mendapatkan jawaban, Queen yang kesal pun menghampiri Bobby yang sedang sibuk dengan aktivitasnya.
"Bobby..." Rengek Queen
"hmm..." lagi lagi Queen hanya mendapat deheman. Queen sangat tidak suka jika sudah diabaikan Bobby seperti ini.
"Mau sampai kapan kamu mengabaikanku" Lirihnya
"Sebentar Queen nanggung" jawab Bobby tanpa melirik Queen sedikitpun
"Ish... Kalah terus aku sama selingkuhan kamu itu.." Queen berdecak kesal. sudah terlalu terbiasa mendengar jawaban Bobby itu.
"Sedikit lagi Queen.. belum masuk nih" kalimat ambigu tersebut keluar dari mulut Bobby
"Terus aja selingkuh depan aku, AKU GAAKAN MASAK" ucap Queen dengan menghentakan kakinya karena kesal
"Pulang sana... sekalian bawa selingkuhan kamu itu... sebel aku bilangin papih" Kesal Queen
Setelah mendengar omelan Queen akhirnya Bobby menyerah dan melihat wajah kesal Queen yang menurut Bobby itu menggemaskan, Wajar karena tingkah Queen yang manja seperti ini tidak pernah ia tunjukan kepada Publik.
"Hei... Kemarilah Queen" Ucap Bobby, Queen menghampiri Bobby dan duduk di panggkuannya
"Yakin gamau masak? kalau aku gamakan, terus mati kelaperan siapa nanti yang jagain kamu hum?" ucap Bobby mengelus pipi Queen, membujuknya agar Queen tidak kesal kepadanya.
"Yaa aku pulang... balik ke Mansion terus ngadu ke papih minta orang buat gantiin kamu.." ketusnya
"ck..awas aja kalau berani ngelakuin itu.."
"biarin.. udah sana jauh jauh.."
"Astagaa masih aja cemburu.."
"siapa yang cemburu? mana da cemburu"
"yakin..." goda Bobby
"Ya-yakinlah.."
Bobby mencium kening Queen "jangan cemberut begitu, bibirmu terlalu seksi sayangg"
Queen yang mendengar penuturan Bobby pun menatap tajam Bobby
"Dasar mesumm.... Awass ah" ucap Queen yang bangkit dari pangkuan Bobby
"Mau kemana?"
"Mau masaklah.."
"kok? tadi bilangnya gamau masak, kok sekarang berubah pikiran?
"soalnya kalau aku ga masak nanti kamu mati trs ninggalin aku.."
"kamu gamau aku tinggalin aku?"
"Bukan begitu, aku hanya meringankan pekerjaan papih. karena minta org buat gantiin kamu itu susah lagi pula aku gamau ngabisin uang papih sama kakek"
Ingin sekali Bobby tertawa mendengar jawaban polos Queen itu, Mana mungkin Bobby mati hanya karena tidak makan sekali dan juga menhabiskan uang ? ohh astaga hanya karna tidak mau ngeluarin uang. hei dengar uang keluarga Queen tidak akan habis sampai 7 turunan pun.
Queen yang melihat ekspresi Bobby pun bertanya " aku salah ngomong yaa?"
Bobby tersadar akan pertanyaan Queen
"Oke.. kamu tunggu disini yaa" Ucap Queen disertai kecupan lalu pergi meniggalkan Bobby
"dasar bocah polos yang bikin candu" Bobby mengumpat saat Queen berlalu.
Namun baru beberapa detik Queen keluar, Bobby dikejutkan kembali oleh suara pintu.
"Kenapa balik lagi?"
"Aku tdi lupa"
"lupa? lupa apa?" Bobby mengerutkan keningnya bingung.
"aku belum nawarin kamu makan... kmu mau makan apa?" ucapnya dengan nada polos
"Apa aja Queen asal kmu yang masak"
Queen berlalu Setelah mendapatkan jawabannya
"hhhh... sabar Bobby harus terbiasa"
Setelah selesai makan dengan segala omelan Queen Karna Bobby masih saja sibuk dengn selingkuhannya itu dan menghiraukan panggilan Queen Akhirnya Queen menyembunyikannya dari Bobby agar dia bisa makan bersama.
"Queen.." rengek Bobby
"apa?" ketusnya
"aku sudah makan,... jadi kembalikanlahh dia"
"Tidakk aku sedang menghukummu itu karna kmu selalu mengabaikanku jika bersamanya"
" Maaf... sungguh aku tidak mendengarnyaa"
"yaa itu karna km terlalu fokus dengannya sampai kau melupakannku"
"aku sudah meminta maaf kepadamu,jadi kumohon kembalikan aku sangat membutuhkannya"
"TIDAK!" sergah Queen
"Kau akan melupakanku lg jika sudah bersamannya :(" sambungnya
"Astagaa Queen kalau aku tdak cepat mengerjakannya, papi dan kakek akan marah"
Queen terdiam sedetik kemudian berkata dengan helaan nafasnya
"hhh....aku akan meminta kakek dan papi agar kau tidak sibuk sampai mengabaikanku lagi"
Bobby yang melihat kesedihan Queen pun langsung mendekatinya dan memeluknya "Mana bisaa sayangg,itu sudah tugasku...yasudah malam ini aku akan bersamamu dan tidak akan bekerja apalagi mengabaikanmu"
Queen yang mendengar penuturan Bobby pun kegirangan
"Beneran..janji yaa... jgn sentuh selingkuhanmu itu"
"jangan memanggilnya selingkuhan, itu hanya benda mati Queen"
Bobby sudah sangat kesal karena Queen terus terusan menyebut benda mati itu sebagai selingkuhannya.
"tetap saja benda itu bisa membuatmu mengabaikanku dan lupa akan keberadaanku"
"..hanya krna laptop dia cemburu.." batin bobby