
-IN THE CAR-
"Bi kita mau kemana?" tanya Queen
"kamu maunya kemana?" Tanya Booby
Queen yang mendengar pertanyaan itu pun berpikir sejenak lalu berkata " Pulang aja"
"Pulang kemana hum?"
"Ke Apart lah, masa iya pulang ke Mansion" ucap Queen sebari menatap Bobby
Bobby yang mendengar ucapan Queen menyeringai seperti seekor singa yang sedang melihat mangsanya.
Queen yang melihat Ekspresi Bobby pun, reflek mengusap wajab Bobby dengan tangannya sambil berkata
"enggak usah gitu mukannya, mikirin yang aneh aneh yaa! dasar mesum"
Bobby hanya tertawa sekilas melihat ekspresi Queen yang cemberut.
"Biarin lah, aku mesum cuma samu kamu aja Queenna" ucap Bobby sambil mengelus kepala Queen
"Bohonggg" ketus Queen
"Seriuss....Mana bisa aku bohong sama kamu yakan?" ucap Bobby
Queenna hanya diam dan mengangguk, mengiyakan perkataan Bobby. Memang Bobby tidak bisa berbohong kepada Queen, karena jika Bobby berbohong Queen pasti tahu itu.
"Kita ke kantor aku dulu yaa" Ucap Bobby yang sekilas melihat Queen.
"Mau ngapain ihh, anterin aku pulang dulu " ucap Queen dengan nada rengekannya
"ada berkas yang belum aku tanda tangan. Nanti kita pulang bareng. engga apa-apa kan ?" Balas Bobby
"ohh gt, yaudah ngpp" jawab Queen dengan pandangan melihat kendaraan yang berlalu lalang.
Bobby tersenyum lalu menggenggam tangan Queen, Queen yang melihatnya mengeritkan dahinya.
"Aku kangen kmu Queen" Ucap Bobby sambil mencium tangan Queen.
"Ishhh Fokus nyetirrr Bobby" Ucap Queen menyembungikan rasa malunya, padahal Queen sudah sering menerima perilaku romantis Bobby. Namun tetap saja Queen selalu malu jika Bobby berlaku manis padanya.
---
Bobby langsung merangkul pinggang Queen dengan posesif sehingga tubuh mereka saling menempel, seolah-olah Queen tidak boleh pergi dan bisa saja ingin memperlihatkan bahwa Queen hanya miliknya.
"Bi di ruangan kamu ada baju aku kan?"
Bobby berfikir sejenak "Ada kayanya, memangnya kenapa?"
"Aku mau numpang mandi, soalnya gerah ngpp kan?" Ucap Queen melihat Bobby
Bobby hanya tersenyum dan mengangguk, menandakan ia menyetujuinya.
Setibanya di depan ruangan Bobby.....
"Selamat siang Tuan, Selamat siang nona Queen" Ucap salah satu sekretaris Bobby.
Bobby memiliki dua sekretaris, yang satu pria dia bernama Steven dan yang satunya wanita dia bernama. mengapa Bobby memiliki dua sekretaris sekaligus, kinerja mereka bagus? sudah pasti namun alasan yang sesungguhnya adalah jika Bobby ada urusan keluar kota Bobby akan membawa Steven karena Bobby tidak ingin Queen berpikiran yang aneh aneh jika ia membawa
"Siang Stev " ucap Queen memberikan senyumnya lalu ia melihat Bobby yang sibuk dengan ponselnya. Queen yang melihat sikap dingin itu geram
"bi jawab ihh" ucap Queen sedikit teriak
Seketika Bobby terkesiap "ahh siang"
Steven yang melihat tingkah Bobby yang kaget itu hanya tersenyum "Tuan Jackson selalu nurut apa kata Nona Queen, mereka sangat cocok jika menjadi pasangan" ucapnya dalam hati
"Yaudah ayo " ajak Bobby
"Ahh iyaa, yaudah Stev kami masuk dulu :)"
"Silahkan :)"
Bobby dan Queen langsung masuk ke ruangan, ruangan dengan luas yang bisa dilang sangat besar dan juga terdapat ruangan Khusus yang di dalamnya ada kamar mandi, tempat tidur dan hal hal yang dibutuhkan Bobby.
"kamu mau mandi sekarang ?" tanya Bobby
Queen mejawab dengan anggukan
"jangan lama" ucap bobby mencium kening Queen
"ngak akan lama kok, kalau sama kamu baru lama" cibir Queen lalu pergi meninggalkan Bobby yang sedang tersenyum melihat tingkah Queen.