
Setelah selesai mandi dan berias, Queen kembali menemui Bobby yang sedang sibuk bergelut dengan kertas kertas sampai ia tidak sadar akan kehadiran Queen.
"Bobby..." ucap Queen dengan nada manjanya. Nambun Bobby tetap saja sibuk dengan kertas kertas itu.
"selalu saja gitu diabaikan, lupa sama Queen. Cuma tanda tangan aja tapi sampai segitunya" kesal Queen dalam hati
Akhirnya Queen memutuskan menghampiri Bobby dan langsung masuk di tengah tangan Bobby agar ia bisa duduk di pangkuan Bobby. Bobby langsung sadar akan hal itu dan langsung melihat Queen.
"Queen kamu ng-" belum selesai mengucapkannya, Bobby langsung membulatkan matanya melihat pakaian Queen yang terbuka menampilkan bahunya yang putih mulus. Queen memakai baju Crop top hitam potongan tank top dan celana Jeansnya.
"kenapa bajunya gitu hum ?"
"yang ada cuma ini, Queen gerah bi. jangan di omelin" ucap Queen sedih dan menunduk
Bobby yang melihat ekspresi Queen langsung mencangkup pipi Queen dan menatapanya lalu mencium lembut bibir Queen. Queen membalas lumatan yang diberikan Bobby dan refleks mengalungkan tanganya di leher Bobby. Selang beberapa detik, Bobby melepaskan ciuman itu.
" sengaja yaa menggodaku ?"
Queen menggeleng dan memeluk Bobby
"Queen..."
"Aku ngak bakal kmana mana, Kamu fokus aja, Queen ngak bakalan ganggu kok" ucap Queen yang masik tetap di posisinya memeluk Bobby, menyembunyikan mukannya di leher Bobby.
Bobby hanya menghela nafas,bagaimana mungkin Bobby fokus dengan posisi Queen seperti ini. Hembusan nafas QUeen di leher Bobby membuatnya tidak fokus yang ada membangkitkan nafsunya. Bobby memutuskan menutup otomatis pintu ruangannya.
Queen yang menyadari itu mendongkakkan kepalanya "kok dikunci?"
Bobby mengecup singkat Queen "tanggung jawab dia bangun"
Queen pun menyadari ada sesuatu yang mengganjal di bawah sana.
"ngak mau ah, cape kamu kalau maen ngak kira kira"
"salah kamu ngapain mancing aku"
"mana ada aku mancing, cuma meluk padahal, kamu aja mesum " ucap Quen sambil menjulurkan lidahnya
Tanpa pesetujuan dari Queen Bobby mengangkatnya dalam gendongan seperti Koala, dan membawanya masuk kedalam ruangan pribadinya
"Ishhh Bobby turunin aku sekarang! Aku gamau"
"Nurut ajaa kenapa sih, kamu harus tanggung jawab"
Bobby menurunkan Queen diatas kasurnya,
"Nihh, Udah aku turunin" Kata Bobby lalu membuka Jas kerjanya
Dannnnnn.....
"eummmmhhh"
Bobby mencium Queen dengan Ganas namun Queen diam tidak membalas. Bobby sadar akan hal itu mengigit kecil bibir Queen.
"Awwww, sakitlah" keluh Queen
"Makanya bales masa aku main sendiri" kata Bobby
Bobby kembali mencium Queen. Kali ini lebih lembut dan penuh perasaan. Queen sudah pasti menikmati perlakuan Bobby dan mengalungkan tangannya ke leher Bobby.
"Euhhhhhhh" desah Queen
Shit! Bobby maskin nafsu dengan tubuh Queen yang sudah menjadi candunya ini. Lalu Bobby mengecup dan meninggalkan kissmark di dada Queen. Queen yang melihat itu hanya pasrah
"yang pagi aja belum hilang sekarang di tambah lagi" batin Queen
Bobby yang sedang asik bermain dengan dada Queen seketika mendongkak. Queen melihat tatapan yang mengandung arti dan mengerti apa yang dikatakan mata tersebut.
"I'm Yours" kata Queen tersenyum
Lalu Bobby memulai dan kembali mengecup dan **** dada Queen dan itu membuat Queen mendesah.
"Ahhhhh"
Bobby membuka celana Jeans Queen dan hanya menyisakan CD Queen. Lalu mengelus paha Queen yang mulus itu dengan lembut.
"Aku suka liat kmu kaya gini, kamu sexy" ucap Bobby lalu mencium kembali Queen dengan gemas.
Bobby meremas dengan kencang payud*ra Queen dan menjilat bagian sensitif Queen dengan menjilati telingannya. Membuat Queen kehabisan akal dan menikmati setiap sentuhan yang di berikan Boabby kepadanya.
"Ughhh"
Bobby membuka pakaian atas Queen dan membuka bra Queen yang sudah tak berada di tempatnya. Setelah itu Bobby menanggalkan pakaian atasnya.
"Mandiku yang percuma" keluh Queen dalam hati
Tanpa basa basi lagi Bobby mencium, menjilati, dan menghisap semua yang ada di tubuh Queen. Dari bibir turun ke dada lalu turun ke perut rata Queen.
*"Ughhh Bobby ahhhh" *
Bobby turun dan mengecup area V Queen yang masih terbungkus CD itu. lalu membuka CD Queen dan langsung mencium Area V Queen. Bobby terlihat sangat ahli memainkan lidahnya di sana. Membuat wajah Queen memerah karena merasakan adrenalin yang sangat tinggi sekarang.
"Ahhh Bobby....... aku mau keluar"
Bobby langsung menarik bibirnya dari area V Queen. Tak ingin membiarkan wanitanya berorgasme sekarang. seketika Queen mengerutkan dahinya, Namun sedetik kemudian berubah, karena tanpa aba aba Bobby langsung memasukan miliknya kelubang V Queen yang berdenyut.
"Ahhhhhhhhhhh......."
Bobby langsung menggerakan pinggulnya maju mundur.
"Aasssssssshhhhh....Semmmpit sekali Queen" desah Bobby
Suara penyatuan mereka terdengar.
"Aku tidak tahan Bobby..... Aku ingin keluar sekarang"
"sebentar sayangg...."
Bobby mempercepat gerakannya hingga Queen pasrah dan tak bersuara lagi. Queen hanya diam dan membuka mulutnya menikmati gerakan Bobby. Ia sudah lemas karena permainan Bobby.
Akhirnya Queen keluar kemudian disusul Bobby pun keluar. Bobby ambruk di tunuh Queen.Mereka berpelukan.
"hanya bebrpa hari tidak melakukannya dan masih saja sempit, kamu selalu memuaskanku. Terimakasih Queenna"
Queen hanya menjawab dengan anggukan karena sangat lemas. Mereka berpelukan dan Bobby mengecup pucuk kepala Queen.