
Markas BLACK LION
Brumm brumm brumm..
"Hey kamu jangan but gara gara disini Sana pergi"kata para penjangga mengusir gue.
"Bukain nih pintu gue mau masuk"kata gue tegas Dan datar auto mereka ngeri kan liat aura gue.
bakat jadi artis kali gue hahahaaa gue bakal kalahin ahh kakak gue ayu tingting biar gue jadi kenal ama bule bule kayang ayu tinting ngayal autor ke tingbian ngga sih? hhahahaaa
skip
"Maaf nona tapi tidak sembarangan orang bisa masuk"kata pengawas 1.
"Panggilin varo!"kata gue tegas Dan dingin.
"maaf tapi anda tidak bisa menemui master kami dia sangat sibuk!".
"VAROOOOOOOO"teriak gue dan varo yang di panggil langsung lari terbirit birit nyamperin gue diatuh takut yah guys kalo gue udah marah ckckck.
"eh leader maaf saya tidak tau kalo anda datang"kata varo sambil menundukan kepalanya dan tangan yang sudah mengeluarkan keringat dingin.
'Apaa jadi dia leader kita ampun gue bakal mati nih'kata pengawas 1 sambil mengeluarkan keringat dingin.
'mati deh gue'kata pengawas 2.
"Buka pintunya sekarang dan lo varo cepet urus dua cecunguk ini beri pelajaran yang ngga ringan biar mereka kapok"kata gue sambil tersenyum smik.
"B..baik Le..leader"kata varo gugup dia sangat takut ngelat aura gue yang sangan dingin.
'mati gue,bakalan jadi iga rebus nih gue,,jritt cantik cantik tapi beuhhh auranya nyeremin kalo lo kalem udah gue jadiin bini lo' kata vano bermonolog sendiri dalan hati.
"kumpulin semua mafuioso ke aula Dan panggil ka Denis ke ruangan gue".
"Siap leader".
Gue pun masuk ke ruangan gue Yang isinya itu ada tempat istirahat kamar mandi tempat ganti baju intinya duabgan gue mah gedweee banget hihihiiii.
markas utama Black Lion itu adanya di LA gue ngediriin mafia ini saat umur gue masih 8 tahun waktu gue di usir sama keluarga kandung gue sebelum gue di angkat jadi keluarga Pratama.
disini tempatnya ada tiga gedung, gedung pertama di gunakan buat aula Dan ruangan gue gedung kedha di gunain buat kamar ya sekitar ada 10 ribu kamar Dan kalo di gedung ke tiga di gunain buat beladiri, santai santai, dll.
Tok.. tok.. tok..
"Masuk"kata gue Yang lagi asik rebahan di sopa Yang kira kira gede banget yah ukurannya heheheeee.
"Ada apa miss memanggil saya"kata Denis sambil menundukan kepalanya.
"bagaimana perkembangan markas kita Yang di LA?"Tanya gue dingin.
"Semuanya berjalan lancar miss"kata Denis lagi.
"Oke".
"Nis lo lusa masuk sekolah bareng gue kasian lo biar bisa nerusin pendidikan Lo Dan ajak vano juga Bastian sekalian urusan Yang lainnya biar gue Yang urus"kata gue tanpa melirik ke Denis.
kan auto syok denis dia kira setelah pindah negara dia ngga bakal ngelanjutin pendidikannya eh ternyata miss nya mereka baik banget.
"terima kasih miss"kata Denis sambil menatap haru ke gue.
Tok.. tok.. tok..
"Permisi miss mafioso sudah berkumpul di aula"kata vano sopan.
"yaudah nis yo kita ke aula"ajak gue ke Denis.
"siap miss".
ketika gue devan Dan vano masuk aula banyak pandangan kagum ngeliat gue Dan memuja dari para mafioso.
"Oke gue disini cuman mau ngasih pengumuman aja buat kalian semua Yang masih sekolah kalian bisa ngelanjutin sekolah kalian Dan untuk Yang sudah tidak bersekolah kalian belajar beladiri dll nya dengan giat kalian harus menjadi kuat Dan tangguh Dan urusan biaya biar vano Dan depan Yang urus Dan Bastian Lo bantu data siapa aja Yang melanjutkan pendidikan"kata gue.
semua mafioso merasa terharu karna punya leader kaya gue heheheee mereka sangka leader mereka akan galak Dan kejam ternyata baik hati.
gue liat jam di tangan gue Dan waktunya udah menunjukan pukul 17:00 jadi gue pamit buat pulang takut nanti pada nyariin" yaudah kalo gutu gue permisi".
"Baik miss"kompak para mafioso.
Terimakasih Yang udah stay terus sama cerita aku🙏