
Brakkkkk
meja gue gebrag hingga terbelah menjadi dua semua murid Yang ada di sana ketakutan melihat gue terutama tiga cowo di meja itu sudah menggigil ketakutan. mereka tau bahwa Yang sekarang mengendalikan tubuh Queen adalah alana manusia kejam Yang tak ada ampun.
setelah itu gue mendorong nadya sampai terbentur ke tembok dan mengeluarkan darah kan auto nadya jadi gemetar ketakutan.
"apa Lo bilang gue anak sampah gue anak j***ng coba Lo teriak sekali lagi"kata gue sambil menjambak rambutnya dan tersenyum smik ke kearah nadya.
"DASAR J***NG IBLIS DASAR ANAK SAMPAH MUNGKIN INI YANG MEMBUAT ORANGTUA LO JYJYK DA NGEBUANG LO DI TONG SAMPAH UNTUNG LU DI PUNGUT SAMA KELUARGA GUE KALO KAGA UDAH MATI LO DASAR GAGUNA" teriak nadya Yang membuat Queen semakin marah.
"apalo bilang gue di urus sama keluarga Lo ngimpi a***jng gue di jaiin babu ama keluarga Lo dan j***ng teriak j***ng mikir begoo"sahut gue emosi.
"berapa Yang lu mau 100 milyar 1 triliun mau berapa Lo gue ganti uang kompensasi saat keluarga Lo ngurus gue"tantang gue.
"1 triliun"jawabnya enteng dan gue cuman tersenyum meremehkan dia.
"BANGG VANO PANGGIL BANG REYNALD KESINI BAWA SEKALIAN CEK"teriak gue ke bang vano. dan auto terbirit birit dia memanggil bang reynald.
tak berselang Lama reynald datang drnga vano deng bergetar mengeluarkan keringat dingin sedangkan para murid disana cuman menonton dan begidik ngeri meliat primadonanya Yang sangatlah kejam.
"mana cek nya"Tanya gue.
"I... ini d... dek"kata reynald gugup sambil menyerahkan buku cek kepada gue. gue pun langsung mengambil buku cek itu dan menulis nominal Yang tadi di sebutkan.
sedangkan para sahabat dan abang abangnya tak percaya karna uang 1 triliun itu buka uang kecil itu sangat besar.
Queen mendekati meja bang gio dkk dan Para sahabatnya Yang di ikuti oleh reynald dkk.
"Bang gio bang alvin gue mau pamit buat ke LA ada masalah di sana mungkin gue disana selama 1 bulan dan jangan bilangin ke mamah dan papah tentang masalah inih dan bilang sama mamah papah gue ada perlu dan kalo udah selesai sebelum satu bulan gue bakal pulang"kata gue dingin.
"a.. ada masalah apa dek mungkin kita bisa bantu"sahut alvin ragu ragu dan gugup karna takut dengan Queen Yang sedangkan emosi.
"Tak perlu tak usah ada Yang ikut campur"jawab gue.
"vano siapin pesawat pribadi gue. gue beri waktu 1 jam"
"he... helikopter apa pesawat J... jet Queen"Tanya vano.
"terserah Lo Yang penting cepet, Bastian hubungi orang orang di LA jangan bilang kalo gue mau kesana, Lo Denis suruh orang mansion buat anterin perlengkapan kita di sana, dan Lo reynald izinin gue dan Yang lain buat libur selama satu bulan,, CEPATTTT"kata gue panjang lebar.
"Ba... baik Queen"jawab mereka serempak dan berlalri mengerjakan tugas mereka.
sedangkan bang alvin dkk dan para sahabat gue bingun dengan mereka Yang mau menuruti perintah Queen terutama reynald yang termasuk guru killer pun takut terhadap Queen sampai mengeluarkan keringat dingin.
Jangan lupa vote Yang banyak oke dan kalo ada kesalahan dalam penulisan tolong langsung komen aja oleππβ‘