
"Hallo bang, siapin helikopter sekarang juga gue Lo,bang rey,vano dan bastian kita semua pindah ke negara papah angkat gue dan urus semua surat pindah gue sekarang juga dan siapin perlengkapannya gue tunggu lo di mall punya gue yang ada di tengah kota gue tunggu 30 menit"kata gue sambil menutup kembali sambungan telepon itu tanpa mendengar jawaban dari bang denis.
gue melirik mereka yah hanya menatap gue heran karna yang mereka tau gue orang miskin dan gapunya tapi setelah kejadian ini mereka sungguh terkejut dan syok mendengar ucapan gue.
"ja.....jadi ini mall milik lo Queen?"tanya vanya ragu.
"ya ini mall milik gue kenapa?heran lo bahkan lo tau perusahaan Q'A company??itu juga milik gue.kenapa nyesel mutusin gue?tapi untung gue belum nunjukin siapa gue jadi gue tau mana fake friend and real freand dan buat lo fero selamat atas perhinatanlo igu sangattt berhasil dan inget gue masih punya saham 40% di perusahaan lo semua dan liat aja apa yang bakal gue lakuin ke kalian"sahut gue sambil tersenyum smik meremehkan mereka.
"dan buat lo vita inget yah gue ga bakal ngebiarin lo mengusik hidup gue lagi kalo lo atau keluarga angkat lo berani mengusik hidup gue lagi lo bakal ngerasain akibatnya dan gue bakal ngancurin keluarga lo termasuk lo juga"kata gue sambil memandang remeh mereka Yang sudah sangat ketakutan.
"Qu.... queen to long jangan sangkut pautakan sama keluarga gue. gue mohon mereka ngga Salah ini Salah kita lebih baik Lo hukum kita aja, dan jangan campurin dengan keluarga gue. gue minta maaf sebenarnya gue udah Lo bener bener jadi sahabat gue karna gue tahu Lo orang Yang baik tapi kita juga di amcam oleh vita kalo ngga mau turutin dia dia bakal ngancurin perusahaan gue. jadi gue mohon Queen maafin gue"kata vanya sambil nangis tersedu sedu memohon kepada gue.
"iyah Queen kita berdua juga minta maaf. jangan sangkut pautkan dengan keluarga kami tolong Queen kami mohon hukum saja kami tapi jangan keluarga kami"tambah dita pada gue.
"oke Lo bertiga gue bebasin tapi dengan hukuman Lo bertiga gue asingin ke negara F selama 5 tahun tanpa kembali ke negara ini gimana?? seguju?"Tanya gue.
karna tidak ada pilihan lain mereka pun menyetujui sayarat gue dan mereka pun bersiap siap untuk pergi ke negara F.
"dan untuk Lo berdua liat aja pembalasan gue 2 tahun Yang akan datang hahahaaaaa".
"permisi miss helikopternya sudah siap. apakah mau berangkat sekarang?"Tanya Denis sopan ke gue karna dia tau bahwa gue kalo lagi marah bakalan serem.
"yaudah yu kita berangkat. empet gue liat mereka berdua. cocok si Yang satu bermuka dua Yang satu tukang tipu hahahaaa"tawa gue menggelegar di tempat itu dan gue pun berlalu pergi bersama Denis tak lupa gue mengacungkan jari tengah gue pada mereka bedua.
Makasih udah stay disini 🙏janga lupa vote and komen sebanya banyaknya yah😍♡ツ