
Tringggg.... tringgg... tringgg...
bel istirahatpun berbunyi dan Queen langsung berpamitan kepada ketiga sahabatnya karna dia akan ke kantin bareng dengan vano dkk.
"Eh guys gue duluan yah bay"pamit Queen pada sahabatnya dan langsung berlalu pergi kepada ketiga abang abangnya itu Yang sudah menunggu Queen di depan pintu masuk.
"Hay bang yu langsung cuss aja udah laper nihh"rengenk Queen pada abang abangnya.
"oke tapi Lo Yang telaktir yah Dek uang kita abis buat beli perlengkapan sekolah soalnya heheheee"sahut vano sambil berjalan di lorong kelas untuk kekantin.
"oke siap, dan nanti uang kalian Yang buat perlengkapan sekolah gue aja Yang ganti yah"sahut gue lembut.
"makasih adek abang Yang baik hati dan cantik".
"Baru muji kalo ada maunya"jawab gue sambil mengerucutkan bibir gue sedangkan abang abang laknat gue malah tertawa kencang gue kan jadi tambah sebel yah.
di perjalanan menuju kantin gue berpapasan sama bang alvin dkk dan mereka melirik acuh tak acuh pada bang vano dkk tapi pas ngelirik gue mereka tersenyum.
"mau kemana Lo dek?"Tanya alvin.
"kantin"sahut gue cuek.
'tuh kan bagian gue Yang nanya dia slalu cuek bagian ketiga cecunguk itu Yang ngomong dia bakalan berbeda 180°' batin alvin.
gue dan varo dkk melewati bang alvin dkk dengan tampang cool kita hahaaaa. sedangkan bang alvin dkk menatap ketiga cowok Yang lagi bareng ama gue tapi di hiraukan oleh ketiga cowo tersebut.
sesampainya di kantin banyak tatapan memuji dan tatapan iri dari murid murid disini dan banyak omongan omongan unfaedah dari mereka.
'*bunga kampus ama pangeran jerr cocok amat'
'bunga hati abang uhh I love you'
dan masih banyak lagi ocehan ocehan dari mulut orang Yang tak guna itu. kitapun mencari meja Yang kosong tapi hanya ada meja di tengah tengah kantin teraebut. setelah itu gue dkk menduduki meja tersebut.
"mau pesen apa nih?"Tanya vano.
"Bakso sama es tea aja, tapi kayaknya kalo Queen Yang biasa yah dek?"jawab Denis.
"Uhh abang gue mah pengertian mat, iyah gue kek biasa yah bang"Sahut gue sambil tertawa renyah.
vano oun berjalan ke stan makanan untuk memesan makanan kita tapi tak Lama vano pergi handpone bastian berdering tapi Yang aneh raut Bastian kaya emosi gitu kan gue bertanya Tanya.
setelah telepon terputus Bastian menatap gue penuh arti dan gue kan tambah heran yahh. tak beberapa Lama vano datang dengan makanan Yang sudah kita pesan, kita pun makan dengan tenang.
"ada apa?" Tanya gue pada Bastian.
"ada masalah Queen"jawab Bastian sambil manatap gue sendu.
"Markas utama kita di LA di serang dan beberapa mafioso kita ada Yang terluka karna ada penyusup"sambungnya lagi sambil menunduk takut.
Queen pun menjadi datar akibat marah dan emosi dan Yang paling bikin emosi nadya dkk menggebrak meja gue dan menyiram air Yang ada di meja itu.
Brakk Byurrrrr
"Ehh j****ng Lo jangan kegatelan yah ngedeketin Bastian dasar anak sampah, cuman anak pungut keluarga Pratama aja lo udah bangga dasar sampah anak J***ng"kata nadya dkk termasuk Angel itu loh Yang suka ama abang gue bang gio.
sedangkan gue udah ngeluarin aura sangat dingin ketiga cowo Yang duduk bareng gue pun sudah semakin ketakutan dan mengeluarkan keringat dingin.
Jangan lupa vote and komen oke😘♡