
The two options that appear before him, which one will you choose?
A boundary that exists between me and them a boundary can separate them...
***But can also connect them***.
Part Special Alcatel {1/3}
Flashback
" Mana yang akan kau pilih diantara mereka?"
Seorang mengajukan pertanyaan kepada anak yg ada di sebelah nya.
"Menurut mu mana yang lebih baik antara keduanya?"
Orang yg di tanya malah bertanya kembali...
"Chen,mereka tidak ada bedanya bagiku semua sama saja"
Orang itu menjawab dengan nada datar bahwa apapun yang kamu pilih tidak akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari lainnya.
"Bodoh...sudah ku bilang berapa kali namaku bukan Chen...!"
Anak itu yang namanya selalu salah di sebut oleh temannya memarahi dia dengan ketus.
'Bisakah kau santai saja lagipula nama mu itu sulit untuk di ucapkan, aku memanggil mu Chen karna lebih mudah di ingat"
Orang itu merasa bahwa apa yang di katanya masuk akal apalagi nama Alcatel itu sulit di ucapkan apalagi di ingat Chen lebih mudah di ingat jadi dia selalu memanggil nya dengan nama itu.
"Cih, Aku pergi dulu...jangan menghubungi ku jika tidak ada yg penting"
Setelah mengatakan itu, Chen bukan maksud nya Alcatel pergi dari tempat itu meninggalkan orang itu sendiri.
"Jangan lupa bawa oleh-oleh saat kembali !!"
Orang itu melambawaikan tangannya seraya mengatakan kata kata itu...walau Chen pasti tidak akan menghiraukan ucapan nya.
...----------------...
Empire Shpire {Tahun 29 Bulan violet}
Walau fajar menyingsing tapi masih terus tertutup kabut tipis,sejak beberapa tahun terakhir kabut itu tidak pernah menghilang bahkan saat matahari bersinar terang.
warga yg beraktivitas seolah sudah terbiasa dengan pemandangan seperti ini mereka menganggap bahwa hal itu sudah bisa , Jika suatu hal terjadi untuk jangka waktu lama maka orang-orang selalu bisa beradaptasi dengan sangat cepat.
Mereka menganggap itu hanya masalah sepele sekarang,Tapi tidak beberapa tahun kebelakang ada yg mengatakan bahwa itu adalah fenomena alami dan sebagian lagi berspekulasi dan mengatakan itu merupakan kutukan.
'Sudah jelas kabut tipis ini mulai muncul sejak saat itu...i-ini pasti adalah kutukan ...tidak mungkin salah!!'
Ucap salah satu dari tiga orang yang duduk menikmati teh sore mereka, toko makanan penutup bisanya menjadi ramai saat siang menjelang sore kebanyakan bangsawan menikmati kue dan teh sambil berbincang-bincang ringan.
'Ssst!, aku sudah memperingatkan kamu untuk tidak membicarakan di tempat ramai, ba-bagimana jika ada yang mendengar nya!'
Salah satu dari wanita muda itu berbicara kepada temannya dengan nada lirih penuh peringatan tatapan mata memperhatikan sekitar takut ada yang diam-diam menguping pembicaraan mereka.
'Huhh , bicara ya bicara saja untuk apa begitu takut ... bahkan jika di dengar itu lebih baik siapa diantara kami kaum bangsawan maupun rakyat biasa yg tidak pernah tidak membicarakan nya sekali ,Jelas bahwa mereka tidak biasa menghentikan kita untuk tutup mulut, Mereka tidak mampu untuk menutup mulut semua orang kan, hal seperti ini sekarang sudah tidak berpengaruh lagi'
Wanita muda yang berbicara pertama kali menjawab kecemasan temannya dengan nada mencemooh seolah dia menertawakan temanya untuk hal yang tidak layak dikhawatirkan lagi.
Suara Jam di menara terdengar menandakan waktu pukul empat sore.
'Wahh, tidak terasa waktu sudah berlalu lebih dari satu jam,Maaf sepertinya aku harus pergi sekarang'
Salah satu dari tiga wanita muda itu berbicara dia adalah wanita yang paling pendiam dari dua lainnya , Saat mereka bicara dia hanya duduk diam seraya membaca buku dan mendengar kan mereka.
'Ul, jarang sekali kamu pergi lebih cepat dari biasanya apakah ada sesuatu yang terjadi'
Wanita muda bergaun biru itu bertanya kepada temannya biasany walaupun UI tidak berbicara di permukaan tapi dia tetap antusias menghadiri acara minum teh mereka,Hari ini UI tidak seperti biasanya meminta izin pergi lebih dulu.
Setelah beberapa pengamatan UI terdiam cukup lama sebelum menjawab pertanyaan tersebut.
'Besok aku mungkin akan pergi ke daerah luar '
Tak!
Suara UI menutup buku yang di bacanya,Dia menjawab dengan suara datar tanpa mengubah ekspresi wajah tabahnya.
'Apa, daerah luar ma-maksudmu itu pemukiman kumuh kan?'
Kata-kata UI sontak membuat keduanya kaget mereka bertanya secara bersamaan dengan nada suara tinggi.
Karna apa yang mereka katakan membuat semua orang yang mendengar menatap keduanya dengan tatapan mata yg aneh.
Setelah mereka melihat bahwa orang-orang mulai memandangi mereka menunjukkan wajah malu.
'Ya,itu benar tepat seperti yang kalian pikirkan , kalau begitu aku pergi dulu'
Setelah berkata UI langsung berdiri dari kursinya dan pergi tanpa mempertimbangkan kedua temannya.
'Dia pergi..'
Salah satu dari wanita muda yang merespon sedikit lebih cepat melirik dengan mata hitam penuh tanda tanya dan berkata pada wanita muda lain.
'Aku melihat tanpa perlu kau mengatakannya,Sudahlah itu juga bukan urusan kita lebih baik seperti ini jadi tidak perlu bertanya lebih jauh'
Wanita muda bergaun coklat itu menjawab dan mengatakan apa yang dia pikirkan.
Sudah jelas kalau tidak ada yang bagus jika bertanya lebih lanjut pada UI.
Mereka memang berteman dan sering berkumpul dan mengadakan acara minum teh bersama tapi hanya sebatas itu tidak lebih dan kurang.
'Ya'
...----------------...
Malam pun datang udara mulai terasa dingin sampai menusuk tulang , dinginnya malam bertambah parah setiap menitnya.
Bagi Kebanyakan orang mereka bisa menyala kan pemanas ataupun perapian di rumah, agar tetap hangat selama malam yang dingin dan panjang ini.
Mereka yang tidak beruntung hanya bisa menahan perasaan menyakitkan itu rasa sakit itu terus datang lagi dan lagi seolah angin dingin itu mengejek mereka terus-menerus.
Ada panti asuhan yang terletak di antara daerah kumuh,panti asuhan itu sangat besar itu terlihat mencolok karna ukurannya yg besar dan berwarna hitam pekat.
Walaupun begitu panti asuhan itu terlihat bagus dari luar, tapi jika di perhatikan lebih dekat banyak detail yang terlewatkan,cat di dinding sudah tua dan memudar banyak bagian dinding di penuhi dengan retakan lebar.
Kakk! Kakk!
Suara gagak bisa terdengar di kesunyian malam,para gagak yang bertengger di atap panti asuhan mereka berkerumun dan berkicau satu sama lainnya,mereka seperti sedang berkomunikasi satu sama lain, Tentu apapun yang mereka katakan tidak berarti tidak ada yang bisa mengartikan kata-kata apa yang mereka katakan.
Di dalam pun terlihat lebih parah,ada aroma yang tidak enak di udara, lantai kayu yang keras dan lembab, furniture kayu yg lapuk karena usia.
Tempat yang sangat tidak cocok untuk di tinggali oleh anak-anak.
"Hatchu!,Kenapa malam ini lebih dingin dari kemarin..."
Sesosok anak kecil dengan tubuh pendek dengan tubuh kurus dan lemah tertatih-tatih, terlihat berjalan entnah menuju kemana dia memakai pakaian putih pudar lusuh,paikaian itu seperti ternoda lumpur membuatnya tampak kusam dan kotor.
Suara bersin anak itu terdengar, dia menyeka hidungnya dengan pakaian yang dikenakan.
... Sea.......
Note Yuzi: Latar tempat part Special berbeda dengan tempat di cerita utama tapi masih berhubungan.