
Tapi kalau ku lihat-lihat wajahnya hampir sama dengan Ardian. diibaratkan Ardian itu 100%, tapi kalau laki-laki ini hanya 94% mirip ardian. apakah dia Ardian versi baru? tanya batinku.
"Huh.. kenapa aku harus memikirkan mimpi ini. toh, ini juga mimpi. lagian mimpi kan bunga tidur dan tidak ada yang bisa dipercayai apa pun yang ada di dalam mimpi. haha.." Ucapku ketawa.
.
.
.
.
.
.
.
.
Waktu terus berjalan.
Terkadang aku merasa kesepian dan sempat memikirkan hal yang tidak-tidak.
Kalau aku bosan, paling aku hanya menonton TV dan membaca komik atau manga lewat HP.
Dan kalau tidak ada kerjaan, biasanya aku tidur hingga malam.
.
.
Malam akhirnya tiba juga.
Aku hanya ditemani oleh kucingku Rai.
Kesepian menyelimutiku malam ini.
Ardian, kenapa kamu tak berkunjung kerumahku malam ini? apakah kamu masih marah atas kejadian kemarin? kalau memang benar kamu marah kepadaku karna kejadian kemarin, aku hanya minta maaf. Plis... Ardian datanglah mengunjunginyaku.
.
.
TOK..TOK..
Tak lama dari itu ada ya mengetuk-ngetuk pintu depan rumah ku.
Apakah hantu? tidak, tidak mungkin kan.
TOK..TOK.. HEY BUKA PINTUNYA
Eh? suara ini, hah suara Ardian. akhirnya harapanku terkabulkan.
.
.
Aku membuka pintu depan rumahku tapi setelah aku membuka pintu depanku tidak ada siapa-siapa diluar.
'Tidak ada orang diluar, jelas-jelas aku mendengar suara Ardian tadi. apakah hanya hayalan ku saja?'
Aku membalikkan badanku dan segera menutup pintu tetapi..
BAH!!! teriak seru Ardian mengejutkanku.
aku malah dikejutkan oleh si Ardian yg konyol ini.
"Heh! kamu ini! untuk jantungku masih sehat jadi tidak copot saat kamu mengejutkanku"
"Sorry.. sorry"
"Mmm!.." kode dariku bertanda kesal.
"Oh.. kamu rindu ya kepadaku makanya marah, ciee"
"A-apa?! rindu? sejak kapan?"
"Sejak gak ketemu aku.."
"Heh.. aku hanya kesal kepadamu karna mengejutkanku tadi"
"Ini untukmu" Ardian memberikan 2 tas belanjaan yang sudah berisi barang-barang kebutuhanku.
"Wah.. kamu yang beli semua ini?"
"Iya, aku yang beli. udah udah aku mau pulang dulu. sampai jumpa besok ya."
"Yah.. kamu sudah mau pulang, cepat sekali sih"
"Iya habisnya sibuk sekali hari ini. mungkin besok aku bisa menemanimu dirumah atau mengajakmu jalan-jalan bersamaku."
"Jalan-jalan? kamu serius?"
"Iya serius. Udah kamu tutup pintunya. jangan lupa kunci agar gak kepalingan. jaga dirimu baik-baik. besok aku kesini kok. Bye"
"Hmm"
Aku menutup pintu depan rumahku lalu menguncinya dengan rapat. aku kemudian menyusun-nyusun barang yang telah Ardian berikan kepada tadi.
Setelah itu aku tidur bersama dengan kucingku Rai.
AKU HARAP. BESOK, DIA TAK AKAN MENGECEWAKAN AKU...
Besok hari...
Hari ini aku terbangun di pagi hari, mulai membereskan rumah, menyapu rumah dan berkemas-kemas untuk jalan-jalan hari ini.
Hatiku senang sekali hari ini, apa yang perlu aku bawa ya? apakah perlu membawa tikar? eh.. ini kan hanya jalan-jalan bukan piknik. haaa aku berharap piknik tadinya, Batinku.
Siapa ya kira-kira? jangan-jangan Ardian.
Mendengar ada yang mengetuk pintu rumahku, aku meletakkan sapu rumahku itu lalu segera pergi ke arah pintu depan. Aku mulai membuka kunci pintu rumahku lalu yang aku temui ialah..
"Kakak!!" Adikku langsung memelukku.
"Eh?"
"Ada apa kakak? apa kakak tidak suka melihatku memelukmu?"
"Tidak. apa kamu pergi sendiri kesini?"
"Ya."
"Hebat juga adik kakak ini" Ujarku mencubit pipi adikku "Kenapa pipimu makin tembem?"
"Ih.. aduh kak jangan cubit pipiku terlalu keras kak nanti jadi bengkak" melepaskan pelukannya dariku.
"Habisnya pipi kamu lembut.."
"Kakak ini..."
__ Disaat aku dan adikku sedang mengobrol didepan pintu rumah, tiba-tiba tanpa kami sadari ada mobil yang masuk lalu parkir di halaman depan rumahku. aku juga tak menyadarinya bahwa ada mobil yang parkir dihalaman rumahku. tak lama dari itu tiba-tiba aku dan adikku dikejutkan suara laki-laki tepat disamping aku dan adikku "Iya pipi kamu lembut sekali!"
"Eh?" ucapku serentak.
"Kakak.. siapa abang laki-laki ini kak? aku takut.."
"Jangan takut, ini.." ujarku bingung
"Aku adalah pacar kakak kamu, wahai adikku yang cantik" ucap bercanda Ardian.
"Pacar kakak??"
"Hah?!! pacar? mana ada pacar!" Blush ku mulai keluar.
"Hanifah, jadi tidak kita jalan-jalan?"
"Kak, apa kakak mau jalan-jalan dengan abang ini? kalau iya, sebaiknya aku tidak ikut" Kata adikku.
"Kenapa tidak ikut dengan kami? kan seru kalau ikut" ujar hanifah menatap adik dengan bingung.
"Ha... kalau aku ikut, adik palingan jadi nyamuk. good bye kak. bersenang-senang lah kak. kalau dia memang pacar kakak aku sarankan biar makin seru pacarannya sebaiknya melakukan adegan yg ada di drama." kata adikku berbisik kepada ku lalu melambaikan tangan kepadaku.
Adik melambaikan tangannya lalu berjalan pulang sendirian.
aneh. melakukan adegan yang ada didrama? adegan apa? heh..
"ayo kita jalan-jalan bagaimana kalau kita nonton kebetulan di bioskop ada film action baru" ujar ardian.
"Tapi aku gak suka genre action karna sangat menegangkan membuatku takut dengan adegan yang banyak mengandung kekerasan" ucapku pada ardian.
"Baiklah,aku akan menonton apa saja denganmu.
Film apa yang ingin kamu tonton".
Hanifa "Baiklah kalau begitu. kalau genre romantis?"
"Eh.. jangan lah. bagaimana kalau kita nonton film horor terbaru?" kata ardian.
"Horor? um.. ok. tapi film horor nya gak terlalu banyak kekerasan kan?"
"Um sepertinya tidak, tapi kemungkinan pasti ada adegan kekerasan karna ini genre horor."
"Tap.."
Ardian tiba-tiba memotong kata-kata ku.
"Tidak perlu takut, kan ada aku"
"Idih.. bucin"
"Huh.. btw jam berapa kita akan pergi?".
Adrian"Bagaimana kalau nanti siang jam 2".
"Yah masih lama. eh tunggu, kalau kita pergi ke bioskop jam 2, kenapa kamu kesini? aturannya kamu pergi menjemput aku jam 2"
"Aku mau mengajak kamu pagi ini untuk pergi melihat festival kota hari ini"
"festival?"
"yap festival"
Ardian menarik tanganku dan aku menepis tangannya.
"ayo kita pergi"
"tunggu!"
"eh? ada apa?"
"apa kamu tidak lihat aku sekarang memakai baju apa? aku masih memakai baju rumah."
"Tapi kamu cocok pakai baju rumah ini" Ledek Ardian.
"Hm.. sabar.. kalau aku pergi denganmu ke festival memakai baju rumah, apa kata dunia nanti? mungkin aku akan diketawain habis habisan oleh orang lain dan juga dapat membuat kamu jadi malu."
"Ouh. kalau gitu aku akan menunggu mu berganti baju. usahakan baju yang cantik"
"Ok ok"
HAI.. SILAHKAN BERI SARAN DAN KRITIK UNTUK EPISODE KALI INI AGAR SAYA BISA MENJADI YANG LEBIH BAIK LAGI KEDEPANNYA, TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA. LOVE YOU ALL...