My Most Beautiful Ex

My Most Beautiful Ex
eps.8 pingsan



"huhh dasar nene lampir sama dia aja so manis ehh giliran sama gue galaknya minta ampun tuhkan ngomongnya juga sambil senyum senyum, lah kalo ngomong sama gue mana ada manis manisnya yang ada jawabnya ketus, heran gue ternyata ada wanita model kek gitu", kata rey yang berbicara sendiri sambil berkacak pinggang dan memperhatikan dua insan yang sedang berbincang itu.


"yaudalah ngapain liatin mereka mending ke kelas main game", kata rey, ia pun melanjutkan langkahnya, namun saat pertengahan jalan ia dipanggil seseorang yang tak lain adalah candra dengan bela yang terkapar.


reypun cepat menghampiri mereka, "lah kenapa tuh bocah perasaan tadi baik baik aja kenapa sekarang jadi terkapar gitu".


flashback onn


"yaudah kak aku ke kelas dulu ya", kata bela sambil tersenyum, "bahagianya bisa ngobrol sama kak candra gue yakin sedikit lagi dia bakal suka sama gue dan gue harus buktiin ke intan bahwa yang tadi di omongin dia itu gak bener kak candra gak bakalan bikin sakit hati gue", batin bela.


Candra yang melihat bela senyum senyum sambil melamun lalu ia melambaikan kan tangannya didepan muka bela.


"bela,bela,bela lo kenapa", Candra.


"ehh nggak papa, yaudah aku ke kelas ya",


bela yang tenggelam dalam lamunannya langsung tersadar kembali saat candra melambai lambaikan tangan didepannya, lalu ia membalikan badan dan melangkah untuk pergi tanpa sadar ada tihang dibelakangnya.


"bel awas ada ti,,,,", kata candra " ,,hang", lanjutnya, ia memberi tahu bela namun telat keburu bela menabrak nya.


Duarr,,,


belapun menambrak tihang tersebut, "aduh kepala gue sakit banget tambah malu lagi gimana nih, pura pura pingsan aja deh", batin bela.


"are you okey bel?", tanya candra.


"kepala gue pusing, wahh ada burung burung ngelilingi kepala gue", kata bela sambil tubuhnya sempoyongan dan bruk ambruk deh bela pingsan lebih tepatnya pura pura pingsan hehe.


"bela bela bangun bela, duh gimana nih", candra.


"ayo dong angkat bawa gue ke UKS biar kaya disinetron sinetron gitu", batin bela.


candrapun melihat Rey yang sedang berjalan mau melewati mereka lalu ia memanggil untuk membantu nya.


flashback off


"Lo teman sekelasnya kan bantuin gue bawa dia ke ruangan uks ya", candra.


"lah kenapa jadi nyuruh cowo rese itu si, ah tapi kalo gue bangun sekarang ketahuan pura pura pingsan nanti tambah malu dong, yaudalah biarin aja kepala gue juga emang sakit", batin bela.


"gue gak ngapa ngapain, tadi itu dia kepentok tihang itu makannya jadi kek gini, gue minta tolong ya bawa dia ke UKS kan Lo teman sekelasnya", candra.


"oke deh kasian juga liat mukanya yang udah kaya tutup panci hehe", rey.


"yey gak usah ngehina juga kali", batin bela.


lalu rey mengangkat tubuh mungil bela dan melangkahkan kakinya membawa bela ke ruangan UKS.


"ini orang makannya apa sih badannya kecil tapi berat banget", rey.


"gue juga sama makan nasi kali, ehh ko gue jadi deg degan gini, lama lama ko jadi nyaman ya buat gue ngantuk aja", batin bela, tak berapa lama belapun benar benar terlelap tidur.


sesampainya di UKS rey langsung merebahkan tubuh bela.


"kalo dilihat dia itu manis juga ya", kata rey, tapi ia langsung menggelengkan kepalanya, "ehh apaan sih rey", lanjutnya.


kemudian intan dan ria datang.


"bela kenapa ko bisa sampai ke gini", tanya mereka.


"tadi dia kepentok tihang waktu sama si canda",rey.


"aduh bela pasti Lo malu ya kasian banget si hidup lo, udah ngejar ngejar tu cowo eh yang dikejar gak peduli", intan.


kring kring kring bel masuk berbunyi.


"udah waktunya masuk tuh kalian ke kelas aja soal bela biar sama gue aja", rey.


"tapikan Lo cowo", ria.


"ya kalo cowo kenapa, gue juga gak bakalan macam macam cuman jagain dia doang", kata rey, "yaudah sana sekalian izinin ya", lanjutnya.


"yaudah kita ke kelas ya", intan.


"hemm", rey.