My Most Beautiful Ex

My Most Beautiful Ex
eps.5 marahan



reypun terus melajukan motornya sampai akhirnya bela berkata,"STOP" sambil setengah beteriak membuat kaget rey.


"woy biasa aja kali gak usah teriak teriak kuping gue juga masih normal nggak tuli". rey.


"hehe ya maaf saking senengnya gue akhirnya nyampe rumah juga udah pegel ni kaki", bela sambil menunjuk ke arah kakinya.


mereka berhenti disebuah rumah 2 lantai dengan desain minimalis namun terlihat sangat elegan dengan hamparan bunga bunga dan tanaman lainnya yang tersusun rapih nan indah.


"ini rumah lo", rey.


"hemm", bela.


"yaudah sono masuk", rey.


"Lo juga sono pulang ngapain masih disini, masih pengen deket deket gue ya", kata bela sambil tersenyum dan mengangkat telunjuknya ke arah rey.


" dihh tanpa lo usir juga gue mau pulang, udah bosen kali seharian liat muka lo", rey.


belapun hanya mengerucutkan bibirnya,"ohh iya makasih ya bang ojek udah mau nganterin".


"lu kira gue tukang ojek".kata rey sambil memakai helmnya bela yang mendengar itu hanya tertawa.


belapun masih berdiri sambil melihat rey yang mulai menghilang dari pandangannya lalu ia masuk ke rumahnya dengan langkah gontai dan tas yang diseret.


"assalamualaikum, bibi bela cantik pulang nih ayah sama bunda udah pulang belum bi". bela masuk kerumahnya dengan setengah berteriak.


"ihh pada kemana sih aku ngomong gak ada yang jawab". bela trus menggerutu tanpa sadar ada seseorang yang sedang duduk disofa, saat bela ingin melanjutkan langkahnya ia dikagetkan oleh suara bundanya.


"hmm, waalaikumsalam". jawab bunda bela yang berdiri dari duduknya.


"astaghfirullah bunda bikin kaget aku aja untung gak jantungan, dari kapan bunda udah duduk disitu kenapa gak keliatan tadi", kata bela sambil mengelus dadanya


"lagian kamu masuk rumah pake teriak teriak segala, bunda disini dari tadi kamu gak akan sadar orang kamu jalan lurus kaya tiang listrik sambil menggerutu gak jelas", bunda bela.


"abisnya aku lagi kesel bunda", kata bela sambil menghentakkan kakinya ke lantai.


"duduk dulu", belapun duduk menuruti kata sang bunda


"tadi dianter siapa?".


"kata bunda anak gadis gak boleh pulang lewat jam 5 ".


"sejak kapan kamu jadi kaya gini".


"jawab bela!!", pertanyaan beruntun keluar dari mulut sang bunda.


"gimana aku mau jawab kalo bunda daritadi gak berhenti ngomong akukan bingung mau jawab yang mana dulu!!", bela.


"bunda aku haus pengen minum dulu", bela.


"bi ambilin bela minum dong", bela.


" ini non silahkan diminum", kata bibi yang membawa minum dari dapur dan menyerahkan ke bela.


"makasih bi", bela.


bela melihat bundanya sedang menunggu jawaban,"oke bun jadi gini tadi itu bla bla bla,,,,", belapun menceritakan kenapa ia bisa pulang sore, "nah gitu bun ceritanya dan sekarang kaki aku pegel karena jalan tadi tapi yang lebih parahnya sirey itu suka bikin kesel aku".


"trus kenapa kamu gak nelpon, bunda jadi khawatir tau kamu itu satu satunya anak kesayangan bunda, bunda gak mau terjadi sesuatu sama kamu",


"aku udah nelpon ko pake hp rey karena hp aku mati tapi nggak diangkat sama bunda, hmm maaf ya bun aku udah bikin khawatir".


"eh iya bunda lupa hpnya ada dikamar atas hehe, iya sayang".


arabela adalah anak tunggal dari pasangan tiara putri azkadina dan haris azkadina sebenernya keluarga ini termasuk keluarga yang berada namun mereka memilih hidup sederhana, jadi maklum bunda bela sangat sensitif terhadap anaknya karena bela anak kesayangannya apalagi sekarang anaknya itu sedang masa remaja yang perlu diperhatikan supaya tidak salah langkah.


"oh iya bunda ko udah pulang kalo ayah mana biasanya kalian pulang bareng", bela.


"ga tau ayah kamu jahat masa dia pecat bunda dari kantornya padahal bunda masih pengen kerja hiks hiks hiks,,, pokoknya bunda mau marah nanti bunda suruh ayah kamu tidur diluar biar tau rasa hiks hiks,,,".


"ternyata lagi marahan ceritanya, waduh ayah sampai disuruh tidur diluar lagi hehe,,ahh tapi mereka gak akan lama nanti juga ketemu pasti baikan lagi", batin bela.