My husband is my boss

My husband is my boss
Delapan



cahaya terdiam mendengar kata kata dari aurel


"kenapa?,kok diem.?"tanya aurel sinis


"denger ya miskin,gue bisa aja bikin keluarga lo tambah miskin,tapi karena gue masih peduli sama keluraga lo,jadi,,,gue urungkan deh niat gue,gue pengen liat keluarga lo yang dadi miskin tambah miskin,hahahahahha."ucap cahaya sambil tertawa


"owh,yakah?,uhh takut,,,,tapi itu semua hanya mimpi lo cahaya,sebelum lo buat hancur keluarga gue,gue yang pastiin keluarga lo hancur lebih dulu dari pada gue."ucap aurel


lagi dan lagi,cahaya dibuat diam seribu bahasa dengan ucapan aurel


"lo gak tau siapa gue ya?,hah!,gue Cahaya Ningrum adipati,anak dari fajhar adipati, dan mentari ningrum yuliansyah.anak terkaya setelah keluarga wijaya,sedangkan lo manusia miskin."ucap cahaya dengan nada sombongnya.


"Aduh,takut,,,nona jangan hancurkan keluarga ku,,heii,lo kira gue takut apa?sory gak ada kata takut di kamus seorang aurel kinasha."jawab aurel dengan nada santai dan mengolok


sedangkan cahaya hanya terdiam tanpa sepatah kata pun.tak lama kemudian,devan sampai di kerumunan antara karyawan yang menonton pertunjukan antara aurel dan cahaya.


"ada apa ini?."tanya seorang laki laki


"aurel,?ada apa ini?."tanya nya lagi


"aa,gini pak,tadi saya di bully karena miskin sama dia,ya saya balas lah pak,makanya terjadi keributan disini."jawab aurel enteng


"kenapa kalian masih disini,bubar,kembali bekerja,dan untuk kalian berdua(Cahaya dan Dimas)pergi dari sini."ucap laki laki iti tegas


Mereka bergegas meninggalkan laki laki tersebut dengan aurel beserta Cahaya Dan Dimas


"tunggu apa lagi,kalian pergi dari sini,karena membuat kantor ku seperti ini."ucap laki laki tersebut


cahaya dan dimas pergi meninggalkan kantor tempat aurel bekerja.


"kamu aurel,kenapa baru masuk?,sedangkan jam makan siang sudah habis,kemana saja kamu."tanya laki laki itu yang bernama devan


"tadikan sudah saya bilang,saya ada urusan keluarga,yang penting dan gak bisa di tunda."ucap aurel


"kamu tau hah!!,sekarang jam berapa?,kamu baru jadi sekretaris udah seperti ini,gimana kedepannya?,kamu saya pecat!!."ucap devan.


"lahh,kok gitu sih pak?,kan urusan keluarga pak,penting lagi,ditambah mama saya masuk rumah sakit karena terkena kanker,bapak nenggang dong,keluarga saya udah gak punya apa apa lagi,ditambah mama saya butuh biaya untuk kemonya."ucap aurel berpura pura.


"saya gak mau tau,besok kamu tidak hadir di sini,NGERTI!!!!."ucap devan tegas dan berlalu meninggalkan Aurel yang terdiam.


sedangkan diruang CEO


"Maaf pak,apa bapak yakin memecat aurel?,diakan gak punya apa apa lagi,ditambah mamanya masuk rumah sakit,kan kasian pak."ucap asisten devan yang bernama vico


"huhft,tapi dia itu masih baru,gimana besok?,bakalan kacau perusahaan."ucap devan


"Kan tadi dia ada urusan keluarga pak."ucap vico meyakinkan


"baiklah,kamu cari lagi dia,mungkin dia belum jauh dari sini."ucap devan pasrah


disisi lain....


"duh,kepala gue kok makin hari makin sakit ya?,kenapa coba."ucap aurel bermonolog


tiba tiba saat dijalan,aurel merasakan pusing yang teramat hingga ia pingsan


tak lama kemudian,sebuah mobil berhenti di depan Aurel yang sudah tergeletak


"yaampun,ini kan aurel,gue harus kasih tau pak devan."ucap vico


Tut....tut...


"ada apa vic?."tanya devan ttp


"aurel pingsan ditengah jalan pak,sekarang saya mau kerumah sakit."ucap vico


"oke,saya akan menyusul."jawab devan dan mematikan ponselnya.


disisi lain,anak buah dari arya,memberikan info kepada arya bahwa aurel pingsan di jalan.


**HAI READERS TERCINTA.......


Balik lagi di cerita MHIMB.....


Kira Kira aurelnya sakit apa ya???.....tungguin kelanjutannya ya.....


see you next time**.....