My husband is my boss

My husband is my boss
empat



pagi ini,aurel memulai rutinitasnya setiap hari yaitu,ke kantor,ya hari ini ia akan bekerja di perusahaan widjaya,dan meminta alea,kembarannya membantunya di S'J COMPANY,sedangkan di SANJAYA GRUP,sudah di atur oleh sella,asistennya.


"pagi kak manda,alea."sapa aurel semangat.


"pagi juga."balas mereka.


"o iya,lea,nanti datang ke kantor aku ya,mau ngomong."ucap aurel dan melahap makannya.


"kenapa."tanya alea bingung.


"udah datang aja ke sanjaya grup jam 10.00,oke."ucap aurel.


sedangkan alea hanya menatap heran kembarannya.


setelah selesai makan,aurel berangkat ke kantor,ia tak berangkat ke kantornya,melainkan ke kantor widjaya.


#flashback on


siang itu,aurel sedang mencari makan siang di dekat kantornya,ia sengaja tak membawa mobilnya,karena sudah terbiasa,Saat sedang berjalan,tiba tiba,ada mobil yang menabrak aurel,untungnya aurel sempat menghindar.


"eh,lo pandai bawa mobil gak sih."teriak aurel pada orang yang di dalam mobil tersebut.


tak lama kemudian,orang yang di dalam mobil tersebut turun untuk meminta maaf karena tak sengaja.


"maaf saya tidak sengaja."ucapnya meminta maaf pada aurel.


"makanya kalo bawa mobil,nyetir pake mata,jangan matanya liat ke layar hp."ucap aurel dengan ketus.


"okey,saya sudah minta maaf,dan untuk anda juga kalo jalan pake mata juga,selain mata,tu pake kuping,udah jelas di klakson malah gak mau nepi,ya untung saya cepat merem mobil saya."ucap pria itu.


sedangkan aurel memikirkan sesuatu,dan ia mendapatkan ide untuk mengerjai pria tersebut.


"yaampun,pak jangan pecat saya dong pak,saya lagi butuh uang,ibu saya sakit keras pak."ucap aurel di telpon sella


sella yang mendengar itu hanya diam dengan kebingungan yang sangat super bingung.


"pak saya mohon,ibu saya sedang sakit pak,kakak saya juga lagi di rumah sakit tolong pak,jangan pecat saya,saya janji gak akan pernah bikin bapak kecewa janji deh pak."ucap aurel dengan penuh drama.


"maaf bu aurel,ibu bisa ke kantor sekarang,ada berkas yang harus ibu tanda tanganni.


"pak kasianilah keluarga kecil saya pak."ucap aurel masih dengan drama.


"baiklah pak,saya tidak akan masuk lagi."ucap aurel dengan pasrah dan meutup telpon dari sella.


"bu aurel kenapa ya?."bingun sella di ruang kerjanya.


"hihihi....pasti sella bingung."ucap aurel dalam hati.


"maaf pak,saya harus buru buru,ibu saya sedang di rumah,ia sedang sakit,ayah hanya bekerja sebagai satpam,kakak saya lagi di rumah sakit."ucap aurel dengan tatapan sendu.


karena tidak tega,akhirnya devan menawarkan satu pekerjaan untuk aurel,awalnya aurel menolak,ya kerana.ia juga bekerja di dua perusahaan sekaligus.tapi ia berfikir bahwa alea bisa membantunya.


#flashback off


saat sampai di widjaya grup,aurel berjalan menuju resepsionis dan bertanya ruangan milik devan.


"permisi mbak,saya mau tanya,ruangan pak devan dimana ya."tanya aurel ramah.


"apakah mbak yang mau interview."tanya resepsionis itu balik.


"iya mbk."jawab aurel singkat.


"mari saya antar."ucap resepsionis itu dan mengantarkannya ke ruangan devan.


setelah resepsionis itu meninggalkan aurel di depan pintu ruang kerja devan,aurel mengetok pintu tersebut.


tok...tok...tok..(anggep aja suara ketokan pintu)


"masuk."ucap seseorang dari dalam ruangan.


"maaf pak,saya aurel kinsaha yang akan interview."ucap aurel ramah.


"silahkan."ucap devan mempersilahkan aurel untuk duduk.


__________


__________


sedangkan di sisi lain,alea sibuk melayani para tamu,dan juga memperhatikan setiap model desain baju yang akan di jahit oleh penjahit di butik tersebut.alea ingat harus ke kantor sang adik untuk membicarakan hal yang tak sama sekali ia tau