
sesampainya di parkiran,aurel terus mencari keberadaan alea di parkiran.
"huh,maaf le lama,huh,huh,huh,."ucap aurel ngosngosan.
"ngapa lu rel,kayak habis di kejar setan aja."ucap alea memberi air mineral
"itu,si bos ngikutin."ucap alea menatap sinis devan
"WHAT!!!,gak salah lo le."ucap aurel sedikit teriak.
"tuh lo liat aja sendiri,."jawab alea menunjuk arah belakang.
"OMG,cepat dari pada tuh orang ngikutin gue mulu."ucap aurel menarik tangan alea menuju mobil.
sedangkan disisi lain,devan heran dengan tingkah sekretarisnya itu.dan devan juga heran mengapa aurel menarik paksa tangan alea.
sekitar 30 menit berkendara,alea dan aurel sampai di kediaman kusuma.
"le,takut."ucap aurel manja
"ish,gak usah kayak gitu,jijik gue dengernya."jawab alea ketus
"yaelah lu mah."kesal aurel dan melepaskan tangannya dari tangan alea
"ASSALAMUALAIKUM,MAMA,PAPA,KAK MANDA,ALEA DAN AUREL UDAH PULANG NIH."teriak alea saat memasuki rumah.
"jangan teriak teriak lea."tegur kak manda
"yayaya,maaf."jawab alea.
"alea,aurel,sini sayang,papa mau bicara sama kalian."ucap arya yang tak lain adalah papa dari sikembar aurel dan alea.
"iya pah."jawab mereka kompak sambil menundukkan kepala mereka.
"kamu suruh lea kerja di perusahaan mama.?"tanya arya pada aurel.
"iya pah,maaf kina cuma mau kerja di tempat lain kok."jawab aurel dengan nada bersalah.
"kamu yakin nak."tanya kerlina.
"yakin ma."jawab aurel meyakinkan.
"kalo kamu yakin boleh kok sayang,biar nanti di sanjaya grup sella yang gantiin kamu."jawab kerlina dan diangguki oleh arya.
"papah sama mamah yakin,terus perusahaan mamah siapa yang bantuin,?"tanya aurel.
"tenang,mama bisa masuk lagi kok,tapi cuma di S'J COMPANY,di sanjaya group,kamu sama sella aja yah,sedangkan butik mama diambil alih oleh alea,kamu kan tau alea gak suka kerja kantoran,dia lebih suka sama fashion,makanya mama kasih kamu tanggung jawab ambil alih perusahaan mama,kalau kak manda,dia ambil alih perusahaan papa kamu di asia."jelas kerlin pada aurel
"makasih banyak ya mah,pah,entah kenapa aurel pen kerja ditempat orang lain."ucap aure
"yaya,sekarang kamu balik gih,jam makan siang udah mau habis"ucap arya.
"papa antar ya."tawar arya
"gak usah pa,alea,,,,anterin gue dong."ucap aurel dan dapat pelototan dari alea
"maleshh."jawab alea cepat.
"okeh kak,yuk."jawab aurel cepat
"mama,papa,kina berangkat dulu ya."pamit aurel pada kedua orang tuanya.
______________________
______________________
skip dikantor..........
Aurel turun dari mobil diikuti oleh amanda untuk mengantarkan sang adik...
"yaudah,kamu hati hati ya,kerjanya yang semangat,jangan lalai,kalo kamu lalai pasti nanti kamu bakalan megang kedua perusahaan mama."ucap manda lembut sambil mengelus surai hitam milik aurel
"iya kak,kakak juga semangat kerjanya ya,kakak harus bisa buktiin ke papa kalo kakak bisa memperbesar nama keluarga kusuma juga nama papa dan juga nama perusahaan."jawab aurel sambil memeluk kakaknya.
Aurel memang manja dengan alea dan amanda,sedangkan bersama sahabatnya ia akan berubah 180° yaitu bar bar.
"yaudah,kakak pamit dulu ya."ucap amanda mencium kening aurel
"kakak hati hati ya."jawab aurel.
sedangkan disisi lain,devan yang habis makan didekat kantor melihat kejadian antara aurel dan amanda,tetapi devan tak mendengar percakapan mereka berdua.
saat aurel melangkahkan kakinya memasuki kantor,tiba tiba langkahnya terhenti karena ada yang memanggilnya.
"AUREL."teriak orang itu
spontan,aurel melihat kearah suara betapa terkejutnya ia melihat dimas di belakangnya.
"DIMAS!!!."ucap aurel tanpa sadar.
dimas berlalri menghampiri aurel yang diam mematung.
"hai apa kabar."tanya dimas basa basi
"bukan urusan lo."ketus aurel
"ya urusan aku dong,kamu kan pacar aku."ucap dimas bangga
"pacar lo bilang,gue gak pernah punya pacar model lo."ucap aurel acuh tak acuh.
"yah sayang,kamu marah ya sama aku."tanya dimas dengan manja
"lo siapa gue,jadi gue gak berhak marah sama lo."jawab aurel ketus
"aduh aurel aurel,lo itu gak perlu jual mahal deh,tampang pas pasan,miskin,udah mending ada yang suka sama orang miskin kaya lo."ucap seorang dari samping.
"CAHAYA."ucap aurel pelan
"kenapa?,kaget liat gue gue ingetin sama lo ya,jangan pernah deket deket sama dimas,lo gak pantas sama dimas,dimas orang kaya,sedangkan lo miskin."ucap cahaya dengan nada sombong.
"nona cahaya yang terhormat,saya gak ada tuh deketin dimas,dia aja yang deketin saya.satu lagi harusnya anda sadar diri ya cahaya ningrum,anda hanya orang ketiga di bubungan saya dan dimas so,jangan sombong,bekas gue aja lo pake."ucap aurel sinis