My husband is my boss

My husband is my boss
enam



keesokan harinya,aurel sudah bersiap siap untuk ke kantor barunya,aurel sudah siap dengan pakain formalnya dan turun kebawah untuk sarapan bersama dengan kakak dan saudara kembarnya.


"morning kak."sapa aurel semangat.


"morning to."balas keduanya.


"hmm,dek mama bilang,satu minggu lagi mama sama papa akan balik ke indonesia,ada hal yang harus di bicarakan."jelas amanda santai.


sedangkan alea dan aurel sedang di landa kebingunggan.


"duh,mati gue,kalo mama sampe tau gue ngasih alih perusahaan ke alea bisa gawat alea nih."gumam aurel dalam hati


"mati deh gue kalo mama tau aurel ngasih perusahaan mama ke gue,duh mati deh gue ma aurel."gumam alea tak kalah panik.


______________________


______________________


setelah selesai sarapan,aurel langsung pamit untuk bekerja,begitu juga dengan alea dan amanda.


sekitar 38 menit,akhirnya aurel sampai di perusahaan tempat ia bekerja.aurel berjalan memasuki kantor tersebut dengan ke-PD an.


"permisi mbak,saya mau nanya ruangan saya dimana."tanya aurel ramah.


"sekretari baru ya."tanya resepsionis balik yang ber name tag zelia.


"iya mbak."jawab aurel cepat


"mari saya antar,dan jangan panggil mbak,panggil aja zeze."ucapnya ramah.lalu menunjukkan ruang kerjanya.


setelah sampai,aurel duduk di kursinya dan memulai memeriksa beberapa berkas yang ada di sana,saat sedang sibuk,tiba tiba hp milik aurel bergetar menandakan notif dari alea.


'rel,mati kita gimana nihh,,mamah marah,mamah nyuruh lo pulang.'


saat membaca pesan dari alea,aurel terkejut setengah mati.


'yahh,gue kan baru masuk,gimana dong,duh pokoknya sebelum lo pulang,mampir dulu ke widjaya grup.'


'eh tunggu,bukannya mamah sama papah pulangnya seminggu lagi ya.'


'sebelum gue ama kak manda berangkat,kata kak manda mama sama.papa lagi dalam perjalanan,sory lupa kasih kabar.'


tak sempat aurel membalas pesan dari alea,hp nya kembali berdering dengan nama mama.


"duh,angkat gak ya."gumam aurel bergelut dengan pikirannya.


setelah beberapa lama berpikir,akhirnya aurel kembali menelfon mamanya.


'**halo ma,mama tadi ngapain nelfon kina,kina lagi kerja ma'


'kamu dimana sekarang'


'kantor ma'


'jangan bohong kamu'


'ih,kina gak bohong ma'


'kantor mana**'


aurel terdiam sebentar karena ingin menjawab apa sama mamanya.


'**halo aurel kinasha kusuma'


'i,iya ma'


'kantor mana kamu,biar mama yang menjemput kamu'


'kamu yakin,mama ada di ruang kerja kamu loh.'


'eh,,ngggg....'


'gak usah bohong kamu,mama gak akan marah,sekarang pulang!!!.'


't,tapi ma'


'gak ada tapi tapian**'


kerlina memutuskan panggilan secara sepihak.


"lea,kenapa kamu bisa di S'J COMPANY?"tanya kerlina tiba tiba.


"mm,aurel dia kerja di perusahaan widjaya."ucap alea pelan yang masih bisa di dengar oleh kerlina.


"WHATT!!!!, kamu bilang dia kerja lagi??,awas aja kamu KINAAAAA."ucap kerlina setengah bertiak


alea hanya bisa pasrah dengan keadaan ini.


Di sisi lain,,


"duh,gimana nih."gumam aurel.


setelah berdebat dengan pikirannya,aurel memutuskan untuk kembali ke mansion keluarganya.


aurel melangkahkan kakinya ke ruang kerja devan,tapi belum sempat aurel di ruangannya,devan sudah dulu menghampirinya.


"ikut saya."ucap devan dingin.dan datar.


"mau kemana pak,saya mau izin pulang."jawab aurel enteng.


"temanin saya dulu,baru kamu boleh pulang."ucap devan masih dengan ekspresi datarnya.


aurel sudah mulai jengkel dengan bosnya tersebut.


"lah,pak kan saya udah bilang,saya mau pulang."ucap aurel dengan ketus


"temanin saya dulu.denger gak sih."ucap devan yang mulai garang.


"gak bisa!!,saya ada urusan keluarga,mama saya udah balik,jadi saya mohon sama bapak jangan paksa saya,lagian asisten bapak kan ada."ucap aurel acuh tak acuh.


"kalo saya gak mau,lagian itu bukan urusan saya."ucap devan,dan kali ini aurel sudah muak dengan ucapan devan.


"bapak kok ngeyel ya,udah di bilang juga ada urusan keluarga,jadi saya harus pulang,demi nasib saya kedepannya."ucap aurel setengah berteriak.


aurel tak melihat jika ada yang memperhatikan mereka bertengkar.


saat di pertengahan, hp aurel kini berbunyi dan tertera nama alea.


'**halo le,maaf ada masalah disini'


'masalah apaan sih,papa marah loh sama kamu,kalo mama sih enggak,papa nyuruh gue jemput lo di widjaya grup,cepat papa marah,kalo lo jam dua belum pulang,maka papa sendiri yang akan ke kantor kamu'


'WHAT!!!, no pokoknya itu gak boleh terjadi,masalahnya si bos malah nyuruh nemanin dia makan siang'


'cemen lo kin,deril aja lo lawan,masa siput kaya tu orang gak bisa lo lawan.'


'lo kan tau sendiri,'


'pokoknya gue tunggu lo di parkiran,jika satu jam lagi lkita gak pulang,fix papa udah marah dan kecewa sama anaknya yang dulu tepat waktu sekarang malah kaya gini'


'oke oke gue kesana sekarang**'


lalu aurel memutuskan sambungan teleponnya dan berlari untuk keluar tanpa meminta izin dari devan