My Holy Promise

My Holy Promise
DAREN LINGGAPUTRA



...Daren Raizel Linggaputra, Seorang Pria muda hebat berwawasan tinggi.Profesor muda sekaligus pembisnis handal.Dikenal sebagai Sosok yang menakutkan di dunia bisnis sekaligus Dokter yang sangat penyayang di dunia Kedokteran....


...Wajahnya sangat tampan dengan kulit putih mulus berambut coklat dan Lensa mata kuning kehijauan. Mata yang sangat indah dibalut senyum yang selalu tersimpul diwajahnya....


...Keelokan rupa yang berbanding terbalik dengan masa lalunya yang kelam.Lahir dari seorang istri simpanan bernama Aidris Raizel wanita berkebangsaan Australia yang dinikahi Ayahnya dan menetap di Indonesia yang kemudian berganti nama menjadi Indira Lingga....


...Dia juga memiliki adik bernama Arandia Linggaputri, seorang gadis manis yang sangat periang.Keduanya hidup bahagia bersama ibundanya dengan kasih sayang melimpah ruah meskipun Ayahnya jarang sekali berkumpul bersama mereka....


...Pesahabatan antara Wijaya Daren dan Rega berawal saat mereka bersekolah....


...Berada satu kelas bersama Rega sedangkan Wijaya adalah kakak kelas mereka. Sikap Wijaya yang begitu penyayang bak seorang kakak bagi mereka berdua....


...Hari demi hari mereka semakin akrab dan mulai dekat. Daren kecil saat itu masih sangat acuh dan pemalu hingga Rega selalu menggenggam tangan Daren kemanapun mereka bermain. Aran juga mulai ikut bergabung tiap kali mereka berkumpul. Mereka berempat bagaikan sahabat sejati yang tak terpisahkan....


...Hingga pada suatu hari Daren dan Aren pergi meninggalkan Rega dan Wijaya tanpa pamit untuk pulang ke Australia bersama Ibunya....


...Hari berganti bulan dan bulanpun berganti tahun. Kehidupan Daren dan Aran berubah drastis begitu juga Rega dan Wijaya sepeninggal mereka berdua....


...Aran yang dulu periang menjadi pendiam dan bahkan memiliki gangguan mental. Daren mencoba menghibur Aran dengan segala cara tepat setelah Ibu dan Ayah mereka bercerai keadaan Aren semakin memburuk. Tubuhnya semakin rapuh bahkan sulit sekali untuk berkomunikasi. Hanya kepada Daren-lah Aran mau berbicara hingga pada akhirnya Aran menderita depresi tingkat tinggi dan meninggal dunia meninggalkan luka yang sangat berat kepada Daren....


...Tahun demi tahun Daren terpuruk, hidupnya semakin kacau hingga dia mendapat kabar bahwasanya Ibunya hanyalah seorang Istri simpanan. Kehidupanya mulai tertata, semangat Daren tumbuh lagi hanya untuk membalas dendam kepada Ayahnya yang sampai kematian adiknya sama sekali tidak hadir di pemakaman....


...Perlahan tapi pasti, Langkah yang dia tempuh untuk maju dengan semangat bajanya menghantarkan Ia menjadi seorang Doktor muda. Dengan kemajuan pesat diapun menjadi Profesor dan mulai memberanikan diri terjun di dunia bisnis....


...Keinginan terbesarnya adalah bertemu Rega hingga pada akhirnya Ia memutuskan kembali ke Indonesia untuk menemui sahabat lamanya sekaligus membalaskan dendamnya....


...Beruntunglah dia kembali bertemu Rega, mendengar kabar Rega yang menyedihkan membuat Daren ingin sekali melindunginya....


Tok...tok..tok...


"Permisi Tuan Daren... Saya Dominique" Ucap seorang pria berjas hitam rapih yang bukan lain adalah asisten pribadi Daren.


"Ya masuk" ucap Daren.


"Tuan ini dokumen yang Tuan minta, kemudian mengenai Nona Rega Saya sudah mendapat informasi lengkap sesuai yang Tuan mau".Ucap Domi.


"Terimakasih Domi, coba jelaskan secara detail" Ucap Daren kepada Domi sebagai sapaan khasnya kepada Dominique.


"Baik.. Nona Rega sekarang tinggal sendiri di apartemen barunya, sedangkan bisnis lama yang dijalankanya sampai saat ini masih berkembang baik begitupun semua saham yang dia miliki saat ini stabil ,sedangkan Tuan Wijaya saat ini bertunangan dengan adik tiri dari Nona Rega beberapa hari yang lalu Tuan Wijaya kembali pulang dan sempat menemui Nona Rega sampai akhirnya terjadi insiden hingga secara emosional Tuan Wijaya menampar Nona Rega Tuan." Ucap Domi menerangkan.


"Apa ???? bagaimana mungkin Kak Wijay sampai hati menampar Rega???? sepengetahuanku Kak Wijay sangat menyayangi Rega bahkan sebelumnya mereka saling mencintai, dan bisa-bisanya Kak Wijay bertunangan dengan adik tiri Rega!!! Sungguh nasibmu semengerikan itu Rega."


Ucap Daren emosinal mendengar kondisi Rega.


"Tuan Wijaya dipaksa bertunangan oleh Ayah Nona Rega dengan iming-iming Material serta Kekuasaan yang diberikan Ayah Nona Rega kepadanya. Pada awalnya Tuan Wijaya menolak tapi semenjak kebangkrutan keluarganya Ia pun menerima tawaran tersebut.


Saat Nona Rega dipermalukan dan ditampar Tuan Wijaya ada seorang pria yang menolongnya, hanya saja Tuan...."


Ucap Domi setengah ragu.


"Ada apa katakan dengan jelas" Tegas Daren.


"Hanya saja Pria tersebut adalah Tuan Elang Garuda" Ucap Domi berhati-hati.


" Hemmmmmm dari sekian banyak orang kenapa dia yang menolongmu Ga, Andai saja aku datang lebih awal"


Sambung Daren sembari menghela nafas panjang.


"Saat ini Nona Rega berhubungan dekat dengan Tuan Elang Garuda dan kemarin mereka bertengkar gara-gara seorang gadis panti asuhan bernama Gladis" Sambung Domi menyelesaikan laporanya.


"Terimakasih Domi atas kerja kerasmu menggali informasi, Untuk saat ini tolong awasi Rega dan jaga dia, jika ada sesuatu yang mencurigakan dan membahayakan Aku pasrahkan keselamatan Rega di tanganmu dan hargailah nyawanya seperti kamu menghargai nyawaku dan lindungilah dia seperti kamu melindungi aku dan keluargaku" Tegas Daren


"Baik Tuan, Saya pamit".


"Baik Tuan" .


"Terimakasih Domi".


...----------------...


From : Angkawijaya@gmail.com


To : DarenRai_Linggaputra@gmail.com


Subject : Daren Aku butuh bantuanmu


Ren... sulit sekali menghubungimu, bertahun-tahun kami mencari tau keberadaanmu sampai akhirnya aku bisa menemukan e-mail mu saat ini.


Maafkan aku yang tidak bisa melindungi kalian semua. Ren banyak sekali hal yang ingin aku bicarakan.Tolong hubungi aku.


081567891912


...----------------...


Membaca kiriman e-mail dari Angkawijaya Daren segera menghubungi Angkawijaya.Kebetulan Ia juga ingin sekali bertemu Angkawijaya sekaligus membahas semua yang terjadi pada Rega semenjak kepergianya.


"Hallo"


"Hallo, maaf ini siapa?"


"Daren, jam 7 malam di Hotel Santorium"


"Ok"


Daren segera menutup telponya tanpa bicara panjang lebar.


Tiba-tiba terdengar suara wanita paruh baya yang tidak lain adalah Indira Lingga.


"Daren sayang...."


"Ya Bunda...." Daren segera menghampiri Ibunya.


"Sayang besok Bunda kembali lagi ke Australia Kamu jaga diri baik-baik disini, Oh iya Daren sudah bertemu Rega atau Wijaya belum???


Bunda ingin sekali bertemu Rega sebelum kembali" Pinta Ibunya.


"Aku usahakan Bunda bertemu Rega malam ini"


"Terimakasih Nak... Bagaimana penampilan Rega sekarang??? Bunda yakin dia gadis yang cantik dan sangat cerdas, Bunda jadi rindu Aran saat mengingat kalian berempat berkumpul"


Daren segera memeluk Ibunya, Ia paham betul perasaan Ibunya semenjak Aran meninggal.


"Rega tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik Bunda, dia hebat mandiri dan sangat kuat" Ucap Daren


"Ingin sekali rasanya Bunda melihat kamu dan Rega menikah, Bunda rasa Aran juga pasti setuju memiliki kakak ipar sekuat Rega" Ucap Indira.


"Bunda ini ada-ada saja, sudahlah Ayok Bunda istirahat dulu".


Pinta Daren memecah suasana.


......................


......~Bersambung~......