my boyfriend is mafia boss

my boyfriend is mafia boss
part 7 baru tau 2



Segala pikiran buruk ada dikepala ku sekarang aku benar2 takut jika aku kambuh lagi , tapi sejenak aku berfikir bukankah aku sudah sembuh karena aku tidak pernah merasakan lagi sakit itu dalam waktu yang lama


" kau kenapa apakah kau pusing kembali "


tanya tuan regan dengan raut khawatir lalu dia berjalan kearah luar tak lama dia kembali namun tidak sendiri melainkan bersama dokter


" periksa dia jangan sampai ada yang terlewat " ucap tuan regan dengan nada dingin , aku menatap dokter itu yang terlihat ketakutan mendengar nada dingin yang diucapkan oleh tuan regan dokter itu mendekat kearah ku lalu memeriksa ku , lalu kulihat dokter tersebut menatapku lalu dia berjalan kearah tuan regan


" apa kita bisa bicara diluar tuan " kata dokter itu namun baru beberapa langkah kearah pintu aku menahannya


" tunggu , kenapa tidak bicara disini saja dokter " ucapku dokter tersebut terdiam sebentar lalu setelah itu dokter itu menghela nafas


" apa nona sudah tau apa yang terjadi pada nona " ucap dokter tersebut ku balas dengan anggukan


" anda mengetahuinya nona , apa anda sering memeriksakan diri ke dokter nona "


pertanyaan dokter tersebut membuat ku terdiam dan menundukan kepalaku aku tidak tahu harus menjawab apa jadi aku hanya diam sambil menunduk


" baiklah , tuan aku akan menjelaskan kepada anda apa yang terjadi pada nona tubuh nona sangat lemah dan rentan, itu membuat nona tidak boleh telalu kelelahan , bukan begitu nona ? "


aku menganggukan kepala ku


" kemungkinan yang bisa saya simpulkan adalah saat nona masih dalam kandungan ibu nona meminum obat2an yang tidak seharusnya diminum oleh orang hamil sehingga itu berimbas terhadap janin yang sedang dikandung obat tersebut menyebabkan imun ditubuh nona sangat lemah sehingga nona tidak bisa terlalu lelah itu akan membuat nona pingsan " jelas dokter tersebut


aku langsung terkejut mendengar ucapan dokter tersebut


" dokter dulu saya pernah periksa tapi tidak separah ini dulu saya hanya mudah lelah saja tidak lebih tapi tadi saya sampai mimisan dokter " ucap ku


" seiring berjalannya waktu itu akan memperburuk kondisi nona jika tidak ditangani dengan benar nona anda membutuhkan perawatan " jawab dokter tersebut aku benar2 shock akan fakta ini kupikir dulu saat aku mengonsumsi obat dari dokter kurang lebih setahun aku sudah sembuh karena aku tidak pernah lagi merasa kelelahan berlebihan atau pun mimisan lagi tapi penjelan dokter sekarang membuatku benar2 shock


" apakah bisa sembuh total " aku yang mendengar penuturan dari tuan regan mengangkat wajahku menatap tuan regan , dokter langsung menjawab dengan nada bergetar mendengar tuan regan bicara lebih dingin


" akan sedikit sulit tuan karena nona sudah cukup lama tidak mendapatkan perawatan " dokter tersebut menjeda ucapannya karena melihat tatapan tuan regan yang semakin menajam dan mengetatkan rahangnya mendengar ucapan dokter tersebut




Setelah itu hening beberapa saat hanya ada aku dan tuan regan diruangan ini aku bingung dengan suasana canggung ini aku setelah itu tuan regan berjalan kearahku dan menatapku dengan tatapan yang sulit diartikan sambil mengusap kepalaku


" kau akan baik2 saja percaya padaku " ucapnya aku terdiam mendengar itu setelah itu aku menganggukan kepalaku sambil tersenyum kearahnya , aku merasakan hal yang belum pernah aku rasakan yaitu perasaan terlindungi perasaan yang tidak pernah kurasakan selama ini aku bahagia aku bisa merasakan perasaan ini .



~


~


~



Regan pov


Setelah menemani gadisku yang tertidur dengan nyenyak aku kembali kemeja kerja ku , aku merenung kembali memikirkan apa yang dikatakanoleh dokter itu sebelum dia pergi " *jaga pola makan dan tidur nona tuan jangan biarkan dia terlalu kelelahan itu tidak baik bagi tubuhnya yang lemah , jika dia terlalu memaksakan diri akan terjadi hal yang diluar bayangan kita tuan* " aku hanya mengangguk " baik tuan saya permisi " aku takut hal itu akan terjadi aku tidak bisa membayangkan jika dia pergi meninggalkan ku baru kali ini dalam hidupku aku takut akan kehilangan seorang yang berarti dalam hidupku , memikirkan hal itu membuat air mataku mengalir begitu saja air mata yang tidak pernah aku keluarkan selama ini tiba2 mengalir dengan derasnya


Aku kembali mengingat pertemuan ku dengan gadisku .



πŸ™maafkan author karna baru up πŸ™πŸ™πŸ™


#πŸ˜€ buat yang nunggu cerita ini mksh banget akan author usahakan akan sering up


terima kasih sudah mau membaca karya author😘😘