my boyfriend is mafia boss

my boyfriend is mafia boss
part 11



Normal pov


20 menit kemudian david datang dengan membawa banyak paper bag yang berisi pakaian dan kebutuhan wanita ia berjalan kearah ruangan regan .


saat ia sudah berada didekat pintu ruangan regan ia melihat bayangan seseorang diujung ruangan awalnya ia hendak mendatangi dan memeriksa siapa itu namun ia urungkan mungkin bayangan ob yang sedang bersih2 . Pikirnya


Tok ... tok ...tok


" masuk "


Davidpun masuk keruangan itu dia melihat regan sedang duduk sambil memeinum teh , david berjalan kearah regan dan menyerahkan barang yang ia bawa kepada regan , regan yang mengerti langsung mengambil paper bag itu dan pergi kearah ruamgan pribadinya tak lama regan keluar dari ruangan itu ia kembali duduk di kursinya .


" apa saja jadwalku hari ini " david yang mendengar pertanyaan dari regan langsung menjawab


" hari ini jam 9 nanti ada rapat dewan direksi , jam 12 siang nanti janji dengan tuan xavier , jam 3 sore ada pertemuan dengan clien dari negara ( y ) tuan " jawabnya


" hanya itu jadwalku hari ini " tanya regan kembali


david hanya menjawab dengan anggukan kepala


" antarkan alin kemansion " ucap regan


" baik tuan " setelah itu david mohon diri untuk membereskan pekerjaannya terlebih dahulu sebelum mengatar nona mudanya kembali ke mansion .


Setelah kepergian david regan hanya diam sambil memandangi pemandangan kearah jendela kaca yang ada diruangan itu sampai ia mendengar sura pintu dibuka regan memgalihkan perhatiannya kearah pintu tersebut terlihat alin yang memakai pakaian kasual yang tadi di beli oleh david alin berjalan kearah regan saat alin sudah sampai dihadapan regan ia bertanya


" tuan kenapa anda membeli banyak sekali pakaian " tanya alin


" hmm , kau bisa membawa pakaian itu pulang semua itu milikmu " jawab regan


" saya rasa tidak perlu tuan pakaian yang ada di mansion saja masih banyak yang baru tuan " jawab alin


" jika kau tidak mau pakaian itu buang saja " jawab regan dengan wajah datar


Melihat wajah datar regan alin tersentak takut


" baik tuan saya akan membawanya pulang " cicit alin dengan suara yang sangat kecil


Regan yang mendengar itu hanya tersenyum tipis


Menggemaskan sekali gadisku ini rasanya aku ingin sekali menggigit pipinya itu . Pikir regan


" ayo sarapan " ucap regan


Alin hanya diam sambil berjalan mengikuti regan


Sampai di sofa alin dapat melihat banyak sekali makanan yang tersedia di meja itu namun alin masih sungkan untuk duduk


Regan yang melihat itu bingung kenapa gadis ini tidak duduk


" kenapa tidak duduk " ucapan regan membuat alin yang sedari tadi berdiri lngsung duduk disofa yang berada dihadapan regan


" makan " ucap regan lagi yang melihat alin hanya diam duduk


" baik tuan " jawab alin ah kenapa dia jadi menyeramkan kembali apa dia berkepribadian ganda kadang baik kadang menyeramkan . Batin alin


" kau akan diantar sekertarisku " ucap regan memecahkan keheningan


Alin terdiam mendengar ucapan regan setelahnya ia menganggukan kepalanya tanda ia paham .


Regan beranjak dari sofa tersebut berjalan kearah kursi kebesarannya ia menelpon david menyuruh david mengantar alin kembali .


Tok .. tok .. tok


" masuk "


regan menoleh kearah alin yang sejak tadi hanya diam duduk disofa setelah sarapan tadi


" alin " panggil regan alin yang mendengar namanya dipanggil dia langsung menengok kearah regan


" dia yang akan mengantarmu "


alin menganggukan kepalanya dan mengambil tasnya dan paper bag yang tadi diberikan oleh regan dieuangan pribadi regan setelanya ia berjalan kearah david


David yang melihat alin terlihat kesusahan membawa barang tersebut mengambil barang itu dari tangan alin dan membawanya


" saya permisi tuan " ucap david dan alin bersamaan


" jaga dia baik2 " ucap regan


David yang mendengar hal itu tersenyum karena baru kali ini dia melihat tuannya begitu manis kepada wanita .


Alin dan david berjalan kearah lift


" maaf merepotkan anda tuan " ucap alin saat mereka ada didalam lift


David yang mendengar itu tersenyum jarang ada wanita seperti alin ini itu lah yang difikirkan david


" anda sama sekali tidak merepotkan saya nona "


Jawab nya sambil terseyum senyum yang sangat jarang ia keluarkan jika bersama orang asing .


mereka sampai dilobi langsung berjalan kearah parkiran saat mereka dilobi banyak yang melihat kearah mereka dengan tatapan yang berbeda2 saat sampai diparkiran david membukakan pintu belakang mobil namun alin malah membuka pintu depan david yang melihat itu menaikan alisnya


" nona anda harus duduk dibelakang " alin yang memdengar itu tersenyum


" anda tidak perlu formal pada saya tuan dan jangan panggil saya nona saya bukan atasan tuan , saya duduk didepan saja karena anda bukan supir tuan "


Jawab alin


David mendengar itu kembali tersenyum dan langsung berjalan kearah kursi kemudi dan melajukan mobil tersebut .


terimakasihsudahmenungguceritaini


typobertebaran


😀