
maaf ya kalo lama up nya 🙇
~
~
♡
cahaya masuk melalui celah jendela yang terbuka membuat orang yang sedang menutup matanya dengan malas membuka matanya " eunggghh , silau sekali" racau alin yang duduk di atas tempat tidurnya untuk mengumulkan nyawanya yang masing tertinggal di alam mimpi setelah cukup lama mengumpulkan nyawanya ia melirik kesekitarnya ia meras asing dengan kamar ini kamar " kamar siapa ini " monolog alin dalam hati ia mencoba mengamati kamar ini dan tidak lama setelah itu ia ingat dimana ia sekarang dia ingat bahwa ia dijual oleh orang tuanya mengingat itu semua membuat ia merasa hancur bahkan satu2 nya orang yang ia sayangi sekarang menjualnya ia hanya bisa menangis , ia tidak sadar bahwa sejak tadi ada yang memperhatikan ia sejak awal ia bangun dari tidurnya.
cukup lama ia menangis alin memutuskan untuk membersihkan diri setelah itu mencari makan karna ia sangat lapar perutnya bahkan sudah terasa sangat perih .
~
~
disebuah ruangan seorang laki2 duduk di kursi kebesarannya sambil melihat monitor yang menampilkan cctv kamar dimana gadis yng dijual kepadanya berada dia merasa sakit saat melihat gadis itu menangis sampai tersedu2 ia bingung dengan dirinya dia tidak tau perasaan apa yang membuat dia jadi lembut kepada gadis itu " akan kupastikan kau selalu tersenyum saat disini bersamaku"batinku , selang beberapa menit ada yang mengetuk ruanganku" masuk"jawabku " permisi tuan sarapan sudah di siapkan " ucap pelayan wanita itu dengan nada yang sensual dan pakaian yang sengaja ia naikan dan pada bagian dada sengaja ia buat rendah , aku menyeringai akan hal itu dia pikir aku akan tergoda " hmmm pergilah" jawabku dengan wajah datar , setelah itu dia keluar dengan senyuman yang dibuat2 "menjijikan" pikirku.
~
aku terdiam melihat pakaian ku setelah itu aku berjalan kearah meja rias dan memoleskan sedikit pewarna bibir agar tidak terlihat pucat , setelah selesai aku memutuskan untuk keluar kamar karna perutku sudah benar2 lapar sangat perlu diisi .
~
diruang makan regan sudah duduk menunggu gadisnya keluar dari kamar selama menunggu dia mengecek pekerjaan nya , sampai regan mendengar ada yang berjalan kearahnya " selamat pagi tuan" suara merdu mengayun ditelingaku aku menengok untuk mencari arah suara tersebut aku tertenggun melihat gadis yang berada disampingku dia memakai pakaian putih polos , sedikit polesan dibibir mungil nan ranum miliknya , dengan rambut yang dibiarkan terurai menambah kesan manis , cukup lama aku memperhatikannya sampai suaranya mengintrupsiku " maaf tuan apa saya mengganggu tuan , saya kelaparan tuan maaf saya mengganggu tuan saya akan pergi " ucap gadisku sambil menunduk dan memainkan pakaian yang ia pakai tentu saja aku terkejut mendengar itu " tidak ... kau tidak mengganggu ku duduk" ucapku dengan wajah datar aku melirik sedikit kearahnya kulihat matanya berbinar mendengar apa yang ku ucapkan dia duduk dengan senyum yang membuatku ikut tersenyum .
~
26 feb 2020😀
maafkan author jika upnya lama ya 🙏🙏
semoga kalian suka sama ceritanya ditunggu kelanjutannya 😚