
Regan pov
Aku terbangun ternyata sudah pagi aku melihat kearah samping ternyata gadisku masih tidur dengan lelap tapi saat ada cahaya matahari yang menyinari kearah matanya dia mengeryipkan matanya aku langsung memejamkan mataku aku ingin melihat apa yang ia lakukan .
Aku membuka mataku aku melihat wajahnya yang tiba2 menegang aku mengulum senyumku
" kau terpesona dengan ketampananku litle girl "
Ucapku sambil menaik turunkan alis ku
Dia terdiam dan terlihat gugup saat aku bertanya seperti itu
" ti..tidak ko " ucapnya dengan wajah yang memerah itu membuatku tidak tahan rasanya ingin sekali aku mencubit pipinya itu . pikirku
"lalu kenapa wajahmu merona begitu " tanyaku pada nya sambil melihat dia dengan tatapan jahilku
" tidak siapa yang merona " ucapku ia berdiri mencoba melarikan diri namun baru berapa langkah aku langsung menarik ia kembali keranjang hingga aku berada diatas tubuhnya aku memajukan wajahku kearahnya dia menutup matanya menggemaskan . Pikirku
Cup
Aku tersenyum melihat wajahnya yang tiba2 terdiam dengan mulut terbuka aku benar2 ingin tertawa melihat itu aku bangkit dari atas tubuhnya dan berjalan kearah kamar mandi saat aku sudah didalam aku menyalakan sower agar suaraku teredam suara air itu aku tertawa terbahak mengingat hal tadi aku tidak tau itu adalah hal yang sangat mengejutkan baginya .
Regan pov end
Skip
Regan sudah sudah rapi dengan pakaiannya ia menengok kearah ranjang ia terkikik geli melihat alin yang tertidur kembali saat ia kekamar mandi . Ia berjalan kearah jendela kaca yang ada diruangan itu lalu mengeluarkan ponsel untuk menghubungi sekertarisnya .
Tut... tut
" hallo "
" david belikan pakaian untuk wanita "
" baik aku antar kemansion segera "
" bukan kesana , antar kekantor dan juga sekalian belikan wafle , pancake , dan buah2an saat kau kesini "
" baik , apa kau menginap di kantor "
" baiklah "
Regan menghela nafas dan berjalan kembali kearah ranjang
" hoii , bangun " ucap regan sambil mengguncangkan tubuh alin
" eungghhh " regan yang mendengar lengguhan itu tersentak , kenapa dia malah mendesah seperti itu . Batin regan
" Bangun sekarang pemalas " sambil memeukul pipi alin . Alin yang merasakan pukulan kecil diwajah nya mencoba membuka matanya
" aaaaaaaa , tuan kenapa kau ada dikamar ku " ucap alin sambil berteriak histeris regan yang melihat itu langsung menutup telinganya
" kamarmu apa kau lupa padahal kau baru saja bangun beberapa menit yang lalu saat tertidur kau lupa benar2 " ucap regan sambil menggelengkan kepalanya baginya sikap alin sekarang benar2 lucu .
" ah , aku lupa ehehe " alin hanya cengengesan menanggapi itu
" mandilah , nanti pakaian mu akan kuletakkan di sini setelah selesai sarapan diruangnku " ucap regan sambil berlalu keluar , alin yang melihat itu hanya diam ia kembali mengingat apa yang terjadi tadi pagi itu benar2 memalukan baginya
" hah tubuhku bau sekali , sepertinya bau tidak bisa ditoleransi kekeke " alin terkekeh atas ucapannya .
Alin pov
Dikamar mandi
Apa yang kupikirkan sebenarnya seharusnya aku menamparnya tadi karena dia menciumku tapi kenapa aku diam saja bodoh sekali hah bagaimana keadaan orang tua ku ya apa mereka bahagia tanpa aku disisi mereka . Batinku
Aku melanjutkan ritual mandiku cukup lama aku di kamar mandi saat aku keluar memggunakan kimono aku tersenyum melihat pakaian yang disediakan tuan regan bagaimana tidak padahal aku harusnya hanya butuh satu namun yang kulihat ada beberapa pasany pakaian .
Alin pov end .
terimakasihbuatyangmasihnungguceritaini
😀
loveall😘