my boyfriend is mafia boss

my boyfriend is mafia boss
part 9



Regan pov


Aku tersenyum mengingat pertemuanku dengan gadisku dia dulu sangat menggemaskan tapi sekarang dia justru semakin menggemaskan dimataku namun ada satu hal yang mengganjal di pikiranku bagaimana bisa aku tidak tahu bahwa dia sedang sakit seharusnya penjaga yang kutugaskan untuk menjaganya tidak memberitahukanku tentang penyakit yang terjadi pada gadisku " keruanganku " ucapku saat aku bicara di interkom Yang terhubung dengan ruangan sekertarisku


Tok .. tok.. tok


" masuk "


" ada apa tuan memanggil saya " jawab david sekertarisku


" panggil orang yang selama ini ku perintahkan untuk menjaga alin " ucapku dengan wajah dingin , ia hanya menjawabku dengan anggukan setelah itu iya keluar dari ruangan ku dan aku kembali memfokuskan diriku kembali kearah berkas2 yang ada di mejaku .


Regan pov end


Normal pov


Beberapa jam berlalu regan baru saja selesai berkutat dengan berkas yang ada dimejanya ia meregangkan tubuhnya yang kaku dan melirik kearah jam yang ada di tangannya ternyata sudah malam ia tidak sadar karena terlalu serius mengerjakan pekrjaannya


" hah sudah jam 9 " ucapnya ia membereskan sedikit berkas yang ada dihadapannya lalu berjalan kearah ruangan pribadi yang ada diruangannya sesampainya disana hal pertama yang ia lihat adalah alin yang tertidur lelap dengan mulut yang sedikit terbuka


" hah cara tidurnya tidak pernah berubah sejak dulu , sangat menggemaskan " ucapnya sambil tersenyum melihat itu , ia berjalan kearah jendela yang ada diruangan itu karena ada yang menelponnya ia tak ingin suaranya mengganggu tidur alin


Tring ..tring


" halo tuan maaf mengganggu waktu anda "


" hmmm"


" tuan saya sudah menyuruh penjaga itu kemarkas besok tuan "


" besok kosongkan jadwal ku saat siang , dan tidak perlu bicara formal "


" baik tuan ...ah maksud ku regan , ah iya aku lupa memberitahumu tadi xavier menelpon katanya dia mengajak untuk kumpul2 di tempat biasa "


" hmm ya "


" oke itu aja yang ingin kusampaikan selamat malam "


Tut ...tut


Pov end


Skip pagi


Alin pov


Aku merasa terganggu dengan cahaya yang memancar kearah mataku aku mencoba membuka mataku menyesuaikan cahaya itu saat aku membuka mataku hal pertama yang kulihat adalah wajah tuan regan aku ingin berteriak namun kutahan dengan membekap mulutku aku terdiam saat melihat wajah tuan regan yang terlihat polos saat tidur tapi kenapa saat dia sedang bangun wajah nya sangat dingin mengalahkan dinginnya kutub utara hihihi . Pikirku


Saat aku masih terkekeh memikirkan hal tentang tuan regan tiba2 tuan regan membuka matanya dan menatapku dengan intens membuatku salah tingkah


" kau terpesona dengan ketampananku litle girl " ucapnya sambil menaik turunkan alisnya


Aku makin gugup


" ti..tidak ko " ucap ku dengan gagap


Kenapa aku jadi gugup begini . Batinku wajah ku memerah karena gugup yang mendera ini


" lalu kenapa wajahmu merona begitu " ucapnya tersenyum jahil kearahku . Ahkk aku benar2 ingin sembunyi dibalik lubang semut sekarang ini . Batin ku


Aku terdiam memegang pipiku yang terasa sangat panas aku .


" tidak siapa yang merona " ucapku sambil berdiri untuk melarikan diri namun belum juga aku berlari tanganku sudah ditarik oleh tuan kenzo hingga aku terjatuh kembali kearah ranjang itu dengan tuan regan yang berada diatasku lalu tuan regan memajukan wajahnya kearah ku aku tidak dapt berfikir apapun kepala ku pusing


Cup


Yang terjadi barusan benar2 membuatku rasanya hilang akal karena aku Tiba2 tidak bisa bergerak atau pun bicara kepalaku tiba2 kosong merasakan apa yang baru saja terjadi .


Alin pov end


terima kasih buat yang nunggu cerita ini


typobertebaran


😀