My Boyfriend Is A Vampire

My Boyfriend Is A Vampire
Bab 4



tanpa di sengaja aku menabrak dada axxter sampai jatuh


"ehh,,maaf karena gua lu jadi jatoh"axxter sambil membantu ku untuk bangun


"hmm,,gpp ini salah gua juga kok,gua ga liat jalan"aku dengan keadaan sudah berdiri


"ada yang sakit ga"axxter


" emm,,,ga ada kok" aku


"lu emang kenapa" axxter


"ohh,,,hehehe,,,gua kesasar,tadinya gua mau pulang tapi ga ketemu sama pintu keluarnya" aku


"ohh,,yaudah gua anterin lu sampe depan,perlu gua anterin lu pulang pake mobil gua" axxter sambil jalan menuju pintu keluar


"ohh,makasih,,ga usah,gua udah pesen ojol kok" aku


"ohh,yaudah" axxter


•••••••••••


DI DEPAN GERBANG


"Mbak Jesica yaa" bang ojol


"iya" aku


Abang ojolnya pun memberikan ku helm,dan aku memakai helmnya,dan langsung naik


"axxter,gua pulang dulu yaa,,bayee" aku


"iya" axxter


dan akhirnya Abang ojolnya menyalakan mesin motornya lalu jalan,pada saat di tengah perjalanan Abang ojolnya bertanya kepada ku


"neng itu pacarnya ya" Abang ojol


"engga bang bukan,itu temen saya"aku


"ohh,dikira pacarnya,soalnya saya liat neng,main ke rumah cowoknya gitu" Abang ojol


"saya ada kerja kelompok di rumah temen saya yang tadi" aku


"ohh..." Abang ojol


••••••••


DI DEPAN RUMAH


aku pun turun dari motor ojolnya


" 25.000 ribu ya bang" aku sambil memberikan uangnya


" Iyah mbak" Abang ojol sambil menerima uangnya


___________


setelah aku memberikan uang ke ojolnya,dan ojolnya pergi,lalu aku langsung masuk ke dalam rumah,,,pada saat aku baru masuk ke kamar dan menaruh tas,,tiba-tiba


' Tok,,tokk,tokk ' ( suara ketukan pintu )


aku pun jalan menghampiri pintu


"sebentar" aku


"Haiii" Febrica


"ehh,,haaaii,Feb kamu kesini ada apa" aku


"Jesica aku boleh tinggal sama kamu dulu,soalnya mamah aku ke luar negeri,kalau aku ikut,aku harus aku harus pindah sekolah,aku kan ga mau pindah sekolah,boleh yaa,kalau perlu aku bayar rumah bulanan aja" Febrica


"ohh,boleh kok,ga usah bayar bulanan,anggap aja rumah sendiri,kamu kan sahabat aku yang baik,yaudah jangan terlalu lama di luar,dingin,yukk masuk" aku


"yuk" Febrica sambil menarik kopernya


• • • • •


DI DALAM


"Feb,kamu tidurnya sama aku aja yaa,soalnya kamar yang satu lagi udah di jadiin gudang,yaaa" aku


"okok,tapi bilang aja kamu takut tidur sendiri,haha" Febrica sambil tertawa kecil


"ihh,apaan sihh,kalau aku takut juga dari dulu,aku kan dari dulu tidur sendiri,kamu kan tau" aku


"iya iya,yaudah aku mau rapihin baju dulu" Febrica


"ohh ya,Feb kalau mau rapihin baju kamu taruh aja bajunya di lemari sebelah aku tuh yang itu"aku, sambil menunjukkan lemari yang berwarna hitam


"iya,,"febrika


"Feb,aku mau mandi dulu yaa" aku,samil jalan menuju kamar mandi yang ada di kamarnya


"**Tingg,,,Tingg,Tingg" (suara hp Jesica berbunyi)


dan Febrica pun mengecek hp Jesica


"Jess ada telfon nihh" Febrica,agak teriak


"siapaa" aku


" alexx,aku anggat atau engga"Febrica


"angkat aja" aku


"okee" Febrica,febrika pun mengangkat telfon dari alexx


"Hallo,ada apa ya"Febrica


"ini siapa,kok suaranya beda sama Jesica"alexx


"ini gua Febrica"kata Febrica


"ohh,Jesica nya ada ga"alexx


"dia lagi di kamar mandi" Febrica


"ohh,yaudah bilangin aja ke dia,jangan lupa minum obat" alexx


"ohh,iyaiya"Febrica


"yaudah itu aja byee"alexx,,yang langsung mematikan telfonnya


"iya,lah langsung dimatiin"Febrica


setelah Febrica membereskan bajunya,,,


"Ceklekk**" suara pintu kamar mandi terbuka