My Best Friend's

My Best Friend's
BAGIAN : 4



#Skip keesokan hari Di Sekolah


Aulia baru saja memasuki kelas XI-1, disana hanya terdapat 5-7 orang siswa-siswi. Kemudian Aulia berjalan ketempat duduk nya, dan tidak ada satupun dari kedua sahabat nya yang sudah datang.


Berselang 10 menit akhir nya salah satu sahabatnya datang-- Maya. Tak lama disusul oleh Restu dan Maul.


"Ul, tumben lo datangnya pagian?! " Ucap Aulia.


"Nih, si Utser ngebangunin gue pagi banget" Kesal Maul sambil melihat kearah Restu.


"Dari pada lo gak bangun-bangun nanti malah mati" Ucap Restu menggidikan bahu.


"Yee, terserah lo deh... "


"Eh, Naya mana nih kok belum datang? " Tanya Maul.


"Gak tau gue, gue kira dia udah duluan. " Jawab Maya.


"Emang lo gak periksa kamar nya apa? " Tanya Aulia.


"Waktu gue buka pintu nya malah dikunci. " Jawab Maya lagi.


"Biarin aja nanti juga datang sendiri. " Kata Restu enteng.


"Kalo tu anak telat gimana?! " Kesal Aulia, karena teman-temannya tidak memperdulikan Naya yang akan terlambat.


"Kan Naya udah biasa telat" Jawab mereka bertiga dengan entengnya. Dan hal tersebut lah yang membuat Aulia terdiam.


Yang dikatakan ketiga temannya memang benar Naya sudah terbiasa terlambat tapi ia masih saja khawatir. Akhirnya ia tidak memperdulikan lagi, walaupun ia masih merasa tidak enak dengan Naya.


~ Asrama Perempuan-kamar Naya&Maya


06.50


Naya baru saja terbangun dari tidurnya, ia langsung melihat kearah jam dengan malas. Lalu ia berdecak kesal sebab Maya tidak membangunkannya.


"Ck.. Maya kok gak bangunin gue sih. " Kesal Naya.


Kemudian Naya berjalan memasuki kamar mandi di kamarnya.


Sekitar 10 menit Naya mandi dan berpakaian, ia langsung berjalan mengambil tas nya. Naya memang tidak pernah memakai bedak ataupun liptint karena katanya 'buat apaan kesekolah pakai make-up orang mau belajar juga', memang Naya yang paling aneh di antara kedua sahabat perempuannya.


Dengan segera Naya membuka pintu, tetapi ia baru ingat bahwa kemarin malam Naya langsung mengunci pintu kamar nya agar tidak diganggu saat dirinya sedang tidak mood.


"Heehh.. Pantas saja Maya gak bangunin gue, orang pintunya gue kunci. Bodo banget sih gue" Naya berbicara sendiri sambil memukul kepala nya.


Setelah membuka pintu Naya langsung bergegas pergi ke sekolahan.


# Skip di depan pagar sekolah


"Akh.. Sial banget sih gue!! " Seru Naya.


Naya datang pada saat pagar telah terkunci rapat.


"Eh.. Telat lagi Non.. " Ucap satpam sekolah.


"Iya pak.. "


"Pak boleh bukain pagarnya gak? " Tanya Naya


"Maaf Non saya gak dibolehin, kalo udah telat ya Non harus terima hukumannya.. " Jawab satpam itu.


"Yaudah deh pak, saya kembali ke asrama aja. Pak jangan beritahu pengawas ya? " Pinta Naya.


"NAYA, APA YANG KAMU LAKUKAN DI LUAR SANA!! " Seru Reyhan.


"Eh.. " Bingung Naya.


"Pak tolong buka pagar nya. " Pinta Reyhan pada pak satpam.


" Eh.. Iya. " Ucap satpam tersebut sambil membukakan pagar nya.


Setelah pagar terbuka seperempatnya Reyhan segera menarik tangan Naya, untuk memberi Naya hukuman karena terlambat masuk sekolah.


"Nay, kamu gak bosan apa telat terus? " Tanya Reyhan, sambil terus menarik Naya menuju lapangan olahraga.


"Gak." Ucap Naya singkat.


"Hheeh.. " Reyhan menghela napas kerena jawaban Naya.


Sesampainya mereka di lapangan basket Reyhan mengatakan..


"Kamu kakak hukum keliling lapangan basket 10 putaran, setelah itu temui kakak di bangku sana. " Kata Reyhan sambil menunjukkan bangku di dekat lapangan basket.


"Emm.. " Sahut Naya. Dan mulai berlari mengelilingi lapangan basket.


Baru 8 menit Naya berlari ia sudah menghabiskan 10 putaran. Setelah selesai Naya langsung menemui Reyhan.


"Kak Rey, udah selesai. " Ucap Naya datar.


"Eh.. Oke, ayo ikut kakak keruangan BK. " Ajak Reyhan.


"Emm.. " Jawab Naya.


~ Ruang BK


Sesampainya mereka di depan ruang BK Reyhan langsung mengetuk pintu ruangan, sedangkan Naya hanya berdiri dibelakang Reyhan...


'Tok tok tok' bunyi ketukan Reyhan.


"Masuk" Ucap seseorang di dalam ruangan.


Setelahnya Reyhan dan Naya langsung masuk keruangan BK.


"Permisi Pak.. " Ucap Reyhan.


"Ehh.. Nak Reyhan, ada apa kesini? " Ucap Pak Herman-- selaku guru dan pembimbing BK.


"Ini pak ada yang terlambat. " Jawab Reyhan,sambil menunjuk ke arah Naya.


"Huuhh.. Kamu lagi Naya. " Ucap Pak Herman sambil menghela napasnya.


"Baiklah Rey, kamu boleh kembali ke kelas. " Perintah Pak Herman.


"Baik Pak.. " Ucap Reyhan.


Reyhan membalikan badannya dan ingin membuka pintu, tapi sebelumnya ia menatap Naya sebentar. Sampai akhirnya ia keluar ruang BK.


Setelah Reyhan keluar dari ruang BK, Pak Herman memerintahkan Naya untuk duduk di sofa ruangan nya.


Naya duduk di sofa dan di ikuti oleh Pak Herman sambil membawa sebuah buku catatan, lebih tepatnya buku untuk mencatat kenakalan semua siswa-siswi di Flower High School.


"Hheehh...Syahirah Naya Putri memangnya kamu gak capek apa selalu membuat masalah dan masuk BK?! " Kesal Pak Herman.


TBC..