
Zack yang sedang duduk termenung langsung menoleh ketika pintu ruangannya terbuka pelakunya adalah albert
"Zack....apa kau yakin ingin memberi tau kan mereka sekarang?" tanya Albert
"Ini sudah waktunya"
"Kenapa?"
"Akhir akhir ini banyak sekali penyerangan terjadi di wilayah selatan,aku gak mw terjadi sesuatu padamu"
Lalu Albert pun tersenyum,melihat Zac mengawatirkan dirinya
Dia ingat kejadian yng dulu waktu Zac menolong dirinya yang hampir mati dijalan
5 tahun yang lalu
Waktu itu Albert sedang liburan di indonesia dengan orang tuanya,saat itu dia merayakan ulang tahunnya yang ke 12,diperjalanan menuju hotel tiba tiba ada sebuah mobil menghadang mereka dan di susul beberapa mobil di belakang
"Apa yang terjadi dad?" tanya Albert
"Tidak ada sayang,kamu tenang aja kamu tunggu di sini jangan keluar mobil apapun yang terjadi,kamu jangan pernah keluar dari dalam mobil,mommy dan daddy sayang padamu,jadilah anak yang kuat "
Di saat itu Albert melihat sendiri orang tuanya mati,Albert yang masih muda sangat shok
Lalu salah satu orang itu melihat albert d dalam mobil langsung menghampiri dan menyeret Albert keluar dari mobil
"Bos ada saksi mata" kata orang itu sambil mendorong Albert ke hadapan bosnya
"Ternyata Jhon memiliki putra...."ucap pria itu
"Ke...kenapa kau membunuh o..orang t..tuaku" tanya Albert
"Karna dia pantas mati,dan sekarang giliranmu bocah"
Pria itu langsung
mengeluarkan pisau di balik jasnya dan bersiap menyerangnya tiba2 sebuah
tangan menghentikan pisau itu,Albert yang sedari tadi menunduk
langsung mengangkat kepalanya melihat orang yang sudah menolongnya,dia
melihat seorang anak remaja yang masih memakai seragam putih biru
menahan pisau itu dengan tangan kosong
"Cuih....paman terlalu cemen,masa anak kecil juga di lawan"
"Bocah sialan,kau juga ingin mati juga yah"
"Aku belum mau mati paman,dosaku masih banyak,belum aku tebus,ini aja aku masih cicil cicil biar gak makin banyak dosa"
Orang itu geram melihat bocah smp itu dan langsung menyerangnya,dan bocah smp itu bukan lain Zack
Zack yang melihat pria itu menyerangnya,dia langsung menendang selangkangnya hingga pria itu meringis meradakat sakit luar biasa
Zack langsung menarik Albert dan melempar bom asap ke arah segerombolan orang itu
Albert yang kaget ketika zack menariknya tiba tiba,dia hanya pasrah di tarik hingga masuk kedalam mobil
"Pak anton...langsung tancap gas pull" ucap zack
"Saya akan langsung di pecat tuan David kalau dia tau tuan muda mencari masalah dengan para mafia itu" ucap sang sopir
"Biar saya yang tanggung jawab,ngebut sekarang pak ke apartemenku saja dulu" ucap Zack
Setengah jam kemudian mereka sampai di tempat di apartemen zack langsung mengobati luka Albert
"Tahan sedikit
yah,mungkin sedikit sakit" ucap Zack sambil membersihkan lukanya dengan
antiseptik,Albert meringis ketika Zack membersihkan luka dilututnya
"Selasai......" ucap Zack selesai mengobati luka Albert
"Terima kasih ka...."
"Zack Jonhsen,panggil Zack aja,kamu?"
"Albert Hemswarth"
"Albert....semua yang
terjadi hari ini,jangan membuat dirimu sedih,anggap semua ini cobaan
yang tuhan berikan padamu,tidak perlu menangis,orang suruhanku sudah ku
selalu di sampingmu,anggap saja aku keluargamu sekarang" ucap Zac
Albert hanya bisa
menangis,hinggah pemakaman selesai dia hany bisa menangis di depan makam
orang tuanya,Zack saat itu hanya diam melihatnya menangis,tak lama
Zack pun menghampirinya dan mengajaknya pulang
Dan saat itu Albert berjanji akan selalu berada di samping Zack dan melindunginya....
Masa sekarang........
Zack dan Albert sedang asik mengobrol tib tiba pintu ruangan di ketuk
Zack
sengaja membalikkan badannya menghadap ke jendela kaca melihat
pemandangan di luar sana,Albert langsung membukakan pintu dan menyuruh
ketiga orang itu masuk
Orang itu bukan lain adalah Lucas,Revan,dan Jordan
Mereka heran melihat sesosok pria berdiri membelakangi mereka,
"MR.Z...mereka sudah
datang" ucap Albert dia sengaja menyebut Zack dengan mr.z,agar ketiga
orang itu tidak penasaran dengan pria yang di hadapan mereka
Lucas sangat terkejut
mengetahui MR.Z ada di hadapannya,selama ini dia sangat kagum dengan
sosok bosnya itu dan sekarang dirinya sudah berada di hadapannya
Mereka langsung tunduk hormat kepada Zack
"Kalian tau untuk apa kalian ku panggil kesini?" tanya Zac
"Tidak tuan" jawab mereka bertiga
"Selama ini aku
mengawasi kalian,kerja kalian sangat memuaskan,jadi apa kalian siap
untuk menjadi kaki tanganku seperti Albert?" tanya Zack
"Saya siap MR.Z" ucap Lucas
"Dengan senang hati tuan," ucap Revan
"Terima kasih sudah mempercayai kami MR.Z,aku siap mengabdi nyawaku" ucap Jordan
Zac pun langsung membalikkan badan menghadap ketiga orang itu,betapa terkejutnya mereka ketika melihat wajah bos mereka
Sangking terkejutnya sampai sampai mereka terjatuh terduduk di lantai
"MARCO...." Teriak mereka bersamaan
LUCAS MILLER
REVANO WILLIAM
JORDAN ARYA
_______________________________
HAI GUYS....
Q UP DATE LAGI SEMOGA KALIAN SUKA YAH
JANG LUPA VOTE &COMENT NYA YAH
TBC.......