MR.Z

MR.Z
Episode 5



Sudah lima hari Zack


berada di kalimantan,sebenarnya ia ingin mencari wanita itu,karna ada


masalah dengan pengiriman senjatanya yang telah di curi oleh


orang,terlebih lagi dia sudah jarang masuk kuliah,Zack berfikir kalau


kakaknya sampai tau dirinya sudah jarang masuk kuliah ia yakin akan


mendapatkan beberapa bogem darinya


Terdengar suara ketukan pintu dan disusul Albert masuk kedalam ruangan,


Saat ini Zack dan Albert


sedang mencari tau siapa pelakunya yang berani mencuri senjata api yang


harus di kirim ke prancis,entah siapa pelakunya yang pasti dia tdak


akan selamat


"Zack.....pelakunya sudah tertangkap" ucap Albert


"Bagus.......dimana dia sekarang?" tanya Zack


"Ruang tahanan bawah


tanah,sepertinya dia orangnya setia,sudah beberapa pukulan dia masih


bungkam dan tidak mau memberi tau siapa yang menyuruhnya''ucap albert


"apa kau sudah mengumpulkan identitasnya?"


"semua biodatanya ada didalam map ini"ucap albert sambil memberikan sebuah map kedepan zack,


 


 


Lalu Zack bangkit dan


berjalan keluar ruangan dan di ikuti oleh Albert menuju ruang bawah


tanah,dan tidak lupa ia mengenakan masker supaya tak ada yang


mengenalnya


Disebuah ruangan gelap yang minim penerangan,terdengar suara rintihan dan suara yang mengemah di seluruh ruang bawa tanah


Bauh amis mendominasi ruangan itu,apa lagi banyak mayat yang terbujur kaku,


Zack


pun masuk diruang tahanan ,ia melihat beberapa anak buahnya menghajar


tahanan itu,salah satu dari mereka melihatnya datang,langsung menyuruh


semua berhenti dan memberi hormat kepadanya


" MR.Z.....dialah salah


satu orang berani mencuri persenjataan kita"ucap salah satunya sambil


menunjuk tahanan yang sudah babak belur itu dan mereka pun melanjutkan


memukul pria itu


"Berhenti...!!!" ucap Zack,semuanya langsung berhenti,lalu mereka melihat Albert yang memberi kode untuk mereka keluar ruangan


Zack langsung mengambil salah satu kursi dan langsung duduk berhadapan dengan tahan itu


"Siapa namanya..?" tanya Zack kepada Albert


"Daniel Alexander" jawab Albert


Lalu ia menatap pria yang ada di hadapannya


"Jadi Daniel,mengapa kau berani mencuri barangku?"


".........." pria itu bungkam


"Siapa saja anggotamu?"


".........." tetap diam


"Dan Kau dari kelompok mana?" tanyanya lagi


"............"


"Masih bungkam?"


Ia pun mengeluarkan


belati kesayangannya di balik jasnya dan langsung menggores dan


mengukir huruf Z di pipinya,pria itu meringis ketika belati itu


menggores pipinya


"Aarkkkkk........" teriak Daniel ketika Zack menambahkan garam di lukanya dan menyiramnya dengan air dingin


"Belum mau jawab?" tanya Zack,pria itu hanya menatap tajam kepada Zack dan tersenyu. Kecil


"Sampai matipun kau tidak akan mendapat informasi apapun dariku,pecundang" ucap Daniel


Zack ang geram mendengar Daniel memanggilnya pecundang Zack


langsung melempar belatinya hinggah mengenai lengan Daniel,lalu


mengeluarkan pistol CLOCK17dan langsung menembak kepala Daniel hinggah


tewas seketika


"Kenapa kau membunuhnya Zack?" tanya Albert


"Kita tidak akan bisa mendapat informasi darinya" jawab Zack dan pergi meninggalkan Albert


"Jakarta.....


Di sebuah universitas ALEXA,HANA dan FARAH sedang beristirahat di kantin


" Oliv dan Kayla kapan kembali,ini sudah 5 hari dia di kalimantan,apa urusan mereka belum selesai?"tanya Hana


"Mungkin" jawab Alexa


"Memang urusan apa sih,kenapa kita gak ikut juga?"tanya Hana lagi


" ck....lo banyak tanya banget sih,,,,,,,,


Kan


Oliv sudah bilang ingin membasmi kuman yang sudah mengusik


keluarganya,dan kenapa kita gak ikut? Karna dia ingin kita mengawasi


kuliah"jawab Alexa


Hana cemberut,karna di


dalam hatinya dia ingin ikut kekalimantan,tapi apalah dayanya kalo bos


sudah berkata demikian,dirinya harus ihklas lahir dan batin apa lagi


harus bersama dengan kulkas berjalan dan ibu tiri yang sangat kejam


Dirinya heran kenapa dirinya bisa berteman dengan dua orang ini


'Mungkin sudah takdir'batinnya


Sedangkan Farah sangat risih di lihat seperti itu


"Kenapa lo ngelihatin gue kayak gtu?" tanya Farah


"Akhirnya lo ngomong


juga,gue kira mulut lo ke lem,makanya cuma diam dari tadi" ucap hana


dan langsung mendapat jitakan dari Alexa,tuh kan kaya ibu tiri


"Aduh....sakit ****" desis Hana


"Diam lo" ucap Alexa sambil mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya yang sedari tadi bunyi dan lalu mengangkat panggilan itu


"Halo.."


"......"


"WHATTT..... Bagaimana kalian bisa kalian lalai begitu"ucap alexa


"......."


"Ok....kalian cari cara buat dia tak bisa sampai bandara,aku akan menyusulmu"


Alexa pun menutup telponnya dan langsung menyuruh Farah dan Hana mengikutinya


"Sebenarnya ada apa al?" tanya Farah


"Ka David pergi menuju bandara,dia mau ke kalimantan"


"Whattt......"teriak Farah dan Hana


"jadi ka David udah tau Oliv ada dikalimantan?"teriak hana


" woy berisik...cari cara supaya dia tidak jadi berangkat"ucap Alexa


"Gue ada cara,gue kerumah dlu sekarang,kalian susul anak buah lainnya untuk mencegat kak David sampai bandara" ucap hana


Mereka pun masuk kedalam mobil sport masing masing dan melaju dengan kencang


Beberapa menit Farah


dan Alexa berhasil menyusul anakbuahnya yang qberusaha mencegat mobil


David,tapi semua bisa di hindar oleh David,tak ada cara lain,Farah


langsung melajukan mobilnya dengan cepat melewati mobil David,tak


seberapa jauh farah langsung membanting stir untuk menghalang jalan


didepan,sedangkan Alexa menghadang dari belakang,seketika itu mobil


David langsung berhenti,Farah menyuruh salah satu ank buahnya memeriksa


mobil David dan pura pura salah orang supaya david gak curiga,tak lama


kemudian anak buahnya menghampirinya


"MRS.GREET,,,tuan David tidak ada di dalam mobil"


"Oh shit...." farah mengumpat dan langsung menghubungi Alexa


"Ada apa?" tanya alexa


"Kak David gak ada di dalam mobil,sepertinya dia sudah tau kalo kita meengawasnya"


"Kita ke bandara sekarang"


Sedangkan di tempat


lain David tersenyum melihat segerombolan mobil ysng mencegat mobilnya


,ternyata dugaannya benar kalo ada seseorang mengawasinya,lalu ia


melajukan motor spornya melewati mobil itu


Sesampai di bandara semua anak buahnya menyambutnya


"Tuan pesawat anda sudah siap lepas landas"


David pun mengikuti ank buangya dari belakang


Baru beberapa langkah terdengar suara ledakan


"Duar..."


Dan semua langsung berhamburan keluar,


"Maaf tuan keberangkatan di batalkan,pesawat pribadi anda meledak"


Sedangkan Farah dan


Alexa yang baru sampai bandara,langsung kahet mendengar suara ledakan


dan beberapa orang berlari keluat bandara


"Apa ini ulah Hana?"


"Anak itu bener bener gak bisa bikin rencana yang lebih halus"


"Biarlah,,,dengan begini ka david gak bisa pergi,apa kau sudah menghubungi Oliv?"


"Sudah,tp nomornya tidak aktif"


Mereka pun langsung


pergi meninggalkan bandara,sedangkan hana tersenyum puas dengan hasil


yang dikerjakannya,gak sia sia hana begadang semalaman membuat bom


rakitan dan ia sangat tidak menyangka bom yang ia buat bakal berguna


sekali,,,,


"MISSION ACCOMPLISHED"