
Di tengah gelapnya club'
malam,Zack memandang sekelilingnya semua pistol mengarah kearahnya,Zack
memandang salah satu orang orang itu yang bukan lain adalah Robert
pemimpin kelompok PHONIX
"Licik tetaplah licik,sungguh sangat cocok denganmu Robert "ucap Zack
"Begini lah caraku untuk bertahan hidup Zack "ucap Robert
Di belakang Zack ,Lucas berusaha menghubungi anak buah mereka yang ia suruh berjaga di luar,namun tak ada balasan,himhha ia mendari sesuatu
"Shitt....."
"Lo kenapa?"tanya Revan
"Sepertinya anak buah kita udah di lumpuhkan di luar sana"ucap Lucas
"Oh my good,jadi bagaimana sekarang?"tanya Revan
"Gak ada cara lain,kita tunggu perinta Zack ,baru kita serang dia
Siapkan senjata kalian"ucap Lucas
*Plak*
"*****....Napa lu mukul kepala gue Jo"ucap Lucas sambil mengusap kepalanya yang kena jitakan dari jordan
"Lo lupa,sebelum masuk semua senjata kita di ambil,"ucap Jordan
Tiba tiba ada sebuah
bola kecil mendarat di depan mereka,dan keluarlah asap yang begitu tebal
memenuhi ruangan itu,Zack dan lainnya langsung berlari keluar ruangan
mengambil senjata mereka masing masing
Zack berusaha menghindar ketika anak buah Robert menembakinya,begitu juga yang di lakukan Lucas,Revan,Jordan
"Mereka semakin banyak,kita gak mungkin bisa ngalahin mereka semua Zac "ucap Jordan
"Kita hubungin Albert untuk mengirim seseorang kesini membantu kita"ucap Revan
"Jangan.....dia baru saja menikah,jika dia tau kita dalam masalah dia bakal datang sendiri kesini,,,"ucap Zac
"Baiklah,gak ada cara lain,kita habisin mereka sampai titik darah penghabisan"ucap Revan
Mereka mulai menyerang
lagi,tanpa sepengetahuan Zack ,ada satu orang di belakangnya yang siap
menembaknya,tapi itu di lihat oleh Lucas
"Zack awas di belakangmu"teriak Lucas
Dooorrr......
"Aaahh...shitt....."teriak Zac ketika peluru itu mengenai lengannya
"Zaaacccckkk......."teriak mereka bertiga
Tanpa mereka bertiga sadari seseorang siap menembaki dirinya
Dooorrr....
Dooorrr...
Dooorrr....
"Arrkkkhh...."teriak mereka bertiga
"Lucas,Revan,Jordan......"Zac
ingin menolong mereka bertiga,tapi kedua anak buah PHONIX mengepungnya
dengan senjata begitu pula dengan Lucas Revan dan Jordan
"Ternyata MR.Z gak sekuat apa yang di katakan orang diluar sana"ucap Robert
"B*ngs*t.....apa yang kau mau hah......"tanya Zac
Lalu Robert mengeluarkan sebuah map yang isinya pengalihan kuasa
"Tanda tangan berkas ini,agar wilayah di bagian selatan menjadi milikku"ucap Robert
"Hahahaha......apa kau bercanda....kau kira aku mau nyerahin wilayah selatan kepadamu?
Cuih....lebih baik aku mati......"
"Sebenarnya.....walaupun
kau mati,wilaya itu tetap akan jadi milikku,aku cuma kasih kau
kesempatan hidup,tapi kau menolaknya,jadi ucapkan selamat tinggal kepada
temanmu"ucap Robert sambil mengarahkan pistol ke kepala Zac
Dooorrr....
Dooorrr....
Dooorrr....
Dooorrr ..
"Ohww. Shiitt ... "Teriak Robert ketika peluru mengenai lengannya dan beberapa anak buahnya mati
Semua melihat ke arah si penembak, betapa terkejutnya Zack ketika melihat seseorang ia kenal
"Kayla...."gumah Zack
Kay pun langsung menghampiri Zack begitu juga Hana,Farah,dan Alexa menghampiri Lucas,Revan dan Jordan
"Apa kau baik baik saja?"tanya Hana
"Ini sangat sakit sekali aduh...."Lucas berpura pura kesakitan
"Dasar banci,,,,segini aja udah kesakitan"ajek Hana
"Tapi entah mengapa melihat wajahmu ,sakitnya langsung hilang yah...."gombal Lucas
"Dasar buaya darat,masih
aja sempat ngegombal orang,...mati aja kau sekalian..."teriak Hana
Lucas agar ia tidak melihat rona merah di wajahnya
"Aduh...kenapa aku deg deg kan yah,yah lord apa aku mulai menyukainya"batin Hana
Sedangkan Revan hanya diam melihat Farah di hadapannya
"Hey.....apa kau baik baik saja?"tanya Farah sambil melambaikan tangannya di wajah Revan ,
Ia tetap diam menatap wajah Farah,karena jengkel Farah langsung menjitak kepalanya
"Aduh....."Revan meringis sambil mengusap kepalanya
"Sadar juga kau....sepertinya kau baik baik aj"ucap Farah dan langsung pergi
"Sungguh cantik,aku tak akan melepaskanmu"batin Revan....
*
*
*
*
*
Sedangkan Alexa langsung
mengobati luka Jordan yang sedikit parah karena peluru itu mengenai
dadanya,sedangkan Jordan hanya memandangi Alexa
"Kenapa kau melihatku begitu?"tanya Alexa
"Kau tidak pernah berubah,ketika aku terluka selalu kau mengobatinya dulu tanpa menanyai dulu keadaanku...."
Alexa hanya terdiam
"Kenapa kau tidak bertanya,,"ucap Jordan
"Bertanya apa?"tanya Alexa
"Kenapa aku menghilang di hari jadi kita yang ke 2?"tanya Jordan
"Untuk apa aku bertanya,itu hanya masa lalu,kau istirahatlah,biar aku dan temanku yang menghadapi mereka"ucap Alexa
"Biar aku bantu,luka ini gak seberapa,,,"ucap Jordan
"Keras kepala"
"Itulah diriku"
*
*
*
*
*
*
"Beraninya kalian hah,apa kau tau sedang berurusan dengan siapa hah..."ucap Robert
"Tau....sekarang aku lagu berurusan dengan tua Bangka"ucap Hana
"****** sialan,,,,semuanya bunuh semuanya..."perinta Robert kepada anak buahnya
Terjadilah baku tembak
di club' itu kali ini semua anak buah mati sedangkan Robert berusaha
kabur tetapi berhasil di lumpuhkan oleh Kay ....
"Mau kemana kau tua Bangka,kali ini aku tak bisa mengampuni yang sudah berani melukai priaku,,,,,ingat ini dengan baik baik,,
Ada permintaan terakhir....?"tanya Kay
"Si...siapa k..kkau ?"
"Malaikat maut mu"
Dooorrr.....
Robert pun mati seketika,mereka semua beristirahat sejenak,tenaga mereka terkuras habis malam ini
Tanpa mereka sadari Kay mulai jatuh terduduk memegang perutnya yang tertembak saat ingin melindungi Zack
Zack yang melihat Kay jatuh langsung menghampirinya,
"Kayla!!!!....Revan
siapkan mobil sekarang .."teriak Zack saat melihat luka di perut
kayla,begitu juga dengan Hana,Farah dan Alexa terkejut mendengar
teriakan Zack
"Oh astaga Kay.....sadar lah,jangan tutup matamu"ucap Zack saat melihat Kay ingin menutup matanya,Kay tersenyum kearah Zack
"Aku sangat benci senyumanku itu"ucap Zack
"Aaappaa....kkauu mmencin
Taiikuu Zack?"tanya Kay
"Aku mohon Kay,jangan banyak bicara dulu "ucap Zac
" Aku mencintaimu Zac..."ucap Kay hingga akhirnya ia tidak sadarkan diri
"Oh tidak....jangan lagi.....kumohon jangan lagi...."teriak Zac
____________________________
TBC