
Maaf lama baru nongol,maklum lah mau istirahatkan otak dulu
*
*
*
*
Z
ac melajukan
kendaraannya selaju mungkin ketika ia mendapat kabar jika Elis sudah
sadar,entah apa yang sekarang ia rasakan sekarang,disatu sisi dia
bahagia akhirnya orang yang di cintanya sadar dan di sisi lain ia merasa
bingung harus dibawa kemana hubungannya dengan Kay,Zack sangat
dilema,antara Eliz dan Kay mana yang harus ia pilih,ia akui dia juga
mencintai Kay,egois....emang dirinya egois ,
*
*
*
*
*
*
"Kay...dia sudah sadar,apa yang kau lakukan sekarang?"tanya Hana
"Bagus kalau dia sadar,kita lihat apa dia masih mengenalku atau tidak"ucap Kay
"Kau yakin mau kesana?"tanya Sarah
"Pasti Zack juga ada disana Kay"ucap Alexa
"Itu lebih bagus
lagi,aku sudah punya rencana,mungkin ini sedikit membuatnya sakit hati
dan Zack akan membenciku,setidaknya aku sudah berusaha mempertahankan
cintaku"ucap Kay
"Baiklah,,,,,kami akan ikut denganmu,,,,"ucap Hana
*
*
*
*
*
Zack duduk disebelah
tempat tidur Eliz,mata tenangnya menatap gadis itu dengan
sendu,kerinduan kini mengganti tatapan tenangnya setelah beberapa waktu
lalu Elis siuman
Eliz adalah wanita yang begitu ia cintai,jika
ditanya siapa wanita pertama yang membuatnya jatuh cinta,maka jawabannya
elizabert ,karna sebuah tragedi membuat mereka berpisah cukup lama dan
kini ia tak percaya eliznya masih hidup
"Aku mencintaimu Zack"ucap Eliz
"Aku juga sangat mencintaimu Liz"ucap Zack sambil mencium kening eliz
Tanpa mereka ketahui ada seseorang di balik pintu melihat mereka berdua dengan deraian air mata
Beberapa saat yang lalu......
*
*
*
*
*
*
Sesampainya dirumah sakit,penjaga didepan pintu ruang Elis menghentikan langkah Kay yang hendak masuk keruangan itu
"Anda tidak boleh masuk nona"kata penjaga itu
"Saya tunangan Zack,biarkan saya masuk"ucap Kay
"Tuan tidak ingin di ganggu"
"Apakah tunangannya sendiripun tidak bisa menemuinya?"tanya Kay
"Maaf nona tuan
berpesan,tak ada seorangpun yang boleh masuk saat tuan bersama dengan
nona Eliz"Kay semakin geram,tanpa banyak tanya Kay langsung melumpuhkan
penjaga itu dengan sekali serangan
"Merepotkan,daritadi gue minta baik baik,tapi kalian nyolot,makan tuh bogem gue"ucap Kay
Ketika Kay membuka pintu,Kay melihat Zack dan Eliz berpelukan
"Aku mencintaimu Zack"ucap Eliz
"Aku juga sangat mencintaimu Liz"ucap Zack
'sakit'itu yang dirasakan Kay sekarang,tanpa berfikir panjang Kay memutuskan pergi dari ruangan itu
Disinilah Kay berada di
sebuah club' malam miliknya dan ditemani segelas minuman di
tangannya,entah sudah gelas keberapa yang ia minum,yang Kay fikirkan
hanya ingin melupakan sementara masalahnya,ia sedikit mabuk udah berapa
lelaki yang mencoba mendekatinya tapi di usir secara kasar oleh Kay
"Zack sialan,asu,*******,apa kurangnya gue hah!!!,"teriak Kay,
*
*
*
*
*
Di pojok club' ada segerombol anak remaja yang sedang berpesta,dan salah satunya melihat Kay
"Anjay,,,,,cantik bener tuh cewe''ucap pria itu
"Yang mana ***....?"tanya pria satunya
"Noh yang duduk sendirian "
"Wah boleh juga tuh...."
"Mau taruhan gak...?"
"Hadiahnya apa kali ini"
"Gue kasih ATM gue kalo kalian ada yang berhasil bawa cewe itu masuk kedalam salah satu kamar di club' ini"
"Gue ikut,"
"Gue juga"
"Siapa yang mulai duluan"
"Kan diantara kita,cuma Aryan yang masih perjaka,gimana kalo dia yang duluan"
"Anjay,Lo aja kali,gue gak mau ikut"
"Gue heran sama Lo,dijaman sekarang lo masih perjaka"
"Gue gak mau tau,malam
nih Lo harus lepas perjaka Lo itu,Lo harus merasakan nikmatnya surga
bro,gak cape main solo Mulu,sekali kali Lo coba nyoblos,kuyakin Lo pasti
ketagihan"
"Bangke Lo,"ucap Aryan
Aryan mulai mendekati
Kay,sebenarnya ia sudah menyadari keberadaan Kay,hanya Aryan hanya
mengamati dari jauh,ia yakin Kay sedang menghadapi masalah,
Sebenarnya
Aryan gak mau peduli,tapi mendengar ucapan teman temannya untuk
menjadikan Kay barang taruhan membuat Aryan harus ikut campur
Aryan berdiri tepat disamping Kay dan bertanya
"Kak Key kalo punya masalah jangan coba coba melampiaskan ke minuman"ucap Aryan
"Tau apa loh bocah,mending Lo diam"ucap Kay
"Disini bahaya ka,Lo tau laki laki di pojokan sana jadiin Lo barang taruhan,mending kakak ikut aku,disini gak aman"ucap Aryan
Aryan mencoba menolong Kay keluar dari club' dan memasukkannya kedalam mobil,
Kay hanya menurut,ia tak bisa melawan ia merasa pusing efek dari minuman tadi,ia melihat ke Aryan yang sedang menyetir
"Apapun masalah kakak,kakak harus menghadapinya jangan bersembunyi dan melampiaskannya keminuman,"ucap Aryan
"Jadi gue harus gimana lagi,gue udah berusaha ngertiin dia tapi dia gak pernah ngertiin perasaan gue,"ucap Kay
"Oh jadi masalah percintaan,kalo masalah ini aku gak bisa bilang apa apa kak,tapi saran aku coba kakak bicara dengannya"
"Ternyata Lo bisa ngomong bijak juga yah,,,,"
"Ya elah di kasih
saran,balasannya malah nyindir,bilang makasih kek,ayo kasih uang
jajan,kakak tau coba aku ikut taruhan juga pasti aku yang menangin tuh
ATM Bobby"
*Plak...
Aryan meringis mendapat jitakan dari kay
"AW....sakit ******..."ucap Aryan
Dan Kay kembali menarik kuping Aryan
"Lo ngatain gue hah!!!"ucap Kay sambil menarik kuping Aryan
"Aduh ampun ka,udah dong gue Lagi nyetir nih,ntar nabrak"ucap Aryan
Tak lama kemudian tiba
tiba sebuah mobil menyalip dan menghadang jalan mereka,dengan panik
Aryan membanting stir dan menanbrak pembatas jalanan
Kay meringis memegang keningnya yang terbentur,sedangkan Aryan sudah tak sadarkan diri karna pendarahan di kepalanya
Dari
kejauhan Kay melihat seseorang menghampiri mereka,Kay berusaha
memperjelas pengelihatannya tetapi kepalanya semakin sakit hingga
dirinya tak sadarkan diri
Tbc